Blog

  • Antisipasi Rawan Kejahatan, Jajaka Nusantara DPD DKI Jakarta Patroli Jaga Kampung

    Antisipasi Rawan Kejahatan, Jajaka Nusantara DPD DKI Jakarta Patroli Jaga Kampung

    Jakarta Timur, Mzk News– Dalam upaya menjaga ke amanan dan ketertiban anggota Ormas JAJAKA (Jawara Jaga Kampung) di wilayah lingkungan Duren Sawit, Jatinegara, Matraman yang di pimpin langsung Baba Asan sebagai Ketua Ormas Jajaka Nusantara DPD DKI Jakarta. Kegiatan ini di lakukan dalam rangka antisipasi rawan kejahatan, seperti tawuran dan Gank Motor yang sudah meresahkan warga dan masyarakat, Sabtu 24/04/2021.

    Pada kesempatan itu Baba Asan Ketua Ormas Jajaka menjelaskan “Kami Organisasi Masyarakat Jajaka Nusantara DPD DKI Jakarta mengerahkan 50 anggota untuk berpatroli jaga kampung dan bergabung dengan aparatur pemerintahan,saat ini dari tingkat Kecamatan, Danramil , Polsek dan Siskomas Duren Sawit dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Rute monitoring cipta kondusif kita kumpul di dekat RS Duren Sawit Jakarta Timur lalu kita melewati jalur-jalur rawan tawuran BKT (Banjir Kanal Timur), Jalan Raden Intan, masuk Universitas Persada, Pondok Kelapa, Kalimalang,Transisto, TPU Pondok Kelapa, Bintara, Pondok Kopi, Jalan I Gusti Ngurah Rai, istirahat di Al Falah klender,” ujarnya.

    “Kita mulai berpatroli mulai pukul 23:00 WIB hingga pukul 02:30 WIB, alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan aman,” tambahnya lagi.
    Sementara itu Baba Asan mengharapkan Jajaka Nusantara DPD DKI Jakarta ini lebih kompak dan solid, selalu siap membantu aparatur pemerintahan untuk mengamankan wilayah kita/jaga kampung.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • Fahira Idris Apresiasi Bang Japar Komcam Cipayung Gandeng Pencak Silat Cipayung dalam Kegiatan Bagi Takjil di Bambu Apus Jaktim

    Fahira Idris Apresiasi Bang Japar Komcam Cipayung Gandeng Pencak Silat Cipayung dalam Kegiatan Bagi Takjil di Bambu Apus Jaktim

    Jakarta, Mzk News – Organisasi Bang Japar yang dikomandoi Ibu Fahira Idris sebagai Ketua Umum terus Sinergis dalam melakukan Kegiatan sosial di bulan Ramadhan, kali ini di wilayah Cipayung Jakarta Timur bersama Pencak Silat Cipayung adakan kegiatan rutin membagikan Takjil Gratis dibulan suci Ramadhan 1442 H di Perempatan Bambu Apus Jakarta Timur, Minggu, 26 April 2021.

    Musa Marasabessy,SH Danwil Bang Japar Jakarta Timur menyampaikan “Pembagian Takjil Gratis kali ini di bagikan 500 lebih paket takjil yang diberikan bertempat Jalan Raya Bambu Apus Jakarta Timur,” ujarnya.

    Musa Marasabessy Danwil Jaktim mengucapan terima kasih kepada ibu Ketum Bang Japar Ibu Hj. Fahira Idris SE, MH, Bapak Wanhat Jakarta Timur Bapak H. Ferry, Para Pengurus Pencak Silat Se-Cipayung, Para Pengurus Komhan Se-Cipayung, Satgas dan Srikandi Bang Japar beserta seluruh anggota Bang Japar Komcam Cipayung terkhusus dan anggota Bang Japar Wilayah Jakarta Timur Umumnya yang telah hadir dan ikut serta membantu Bang Japar Komcam Cipayung Jakarta Timur.

    “Terima kasih Bang Japar Komcam Cipayung Jaktim, saya mengapresiasi semua pengurus Komhan, Komcam dan Komwil dan Srikandi Cipayung Jakarta Timur, ini kegiatan tahunan dan dilakukan baik disaat Pandemi Covid-19 dan hasilnya semoga mendapatkan pahala kebaikan kita semuanya,” ujar musa.

    Fahira Idris Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Bang Japar mengapresiasi langkah Bang Japar Komcam Cipayung Jakarta Timur dan Bang Japar Se-Jakarta Timur dimana dalam Kegiatan sosial dibulan suci Ramadhan kali ini membagikan Paket Takjil Berbuka Puasa Ramadhan dan Kolaborasi dengan Para Pengurus Pencak Silat Se-Cipayung Jakarta Timur.

    “Alhamdulillah, Terima Kasih Bang Japar Komcam Cipayung Jakarta Timur, saya Bangga pada Bang Japar Komcam Cipayung Jaktim yang terus berbagi pada sesama dan tetap berkegiatan dimasa PSBB Covid-19 kali ini, Terima kasih kepada para donatur, semoga dibalas kebaikannya oleh Allah SWT dan mendapatkan Pahala untuk kita semuanya, aminn”, ujar Fahira.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • Pulihkan Kelestarian Lingkungan, Koramil 1508-06/Bere Bere Bersama Mahasiswa Tanam Mangrove

    Pulihkan Kelestarian Lingkungan, Koramil 1508-06/Bere Bere Bersama Mahasiswa Tanam Mangrove

    Daruba, Mzk News – Sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian lingkungan, banyak cara bisa dilakukan misalnya saja melalui penanaman pohon. Salah satu bentuk kepedulian Koramil 1508-06/Bere Bere ikut serta dalam kegiatan Penanaman Mangrove oleh Mahasiswa KKN Tematik Institut Agama Islam Negeri Ternate Tahun 2021 di Pemakaman Umum Desa Maba Kec. Morotai Utara Kab. Pulau Morotai, Minggu (25/04/2021).

    Danramil 1508-06/Bere Bere Lettu Inf Matias P. Lesnusa yang ditemui di sela sela kegiatan mengatakan, “melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar untuk keamanan wilayah pesisir pantai, dengan mengurangi dampak dari terjadinya abrasi,” tuturnya.

    Pada kesempatan itu Matias menyatakan bahwa Kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan akan menginspirasi kalangan muda untuk mau terlibat aktif. “Generasi mudalah yang harus bergerak dan melakukan perubahan untuk lingkungan yang lebih baik,” terangnya.

    “Kegiatan ini harus terus dilakukan dalam menjaga kelestarian alam, sehingga ke depan diharapkan penanaman pohon Mangrove dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya lagi.

    Sementara Sucipto Kolono selaku kordinator Desa sekaligus kordinator Kecamatan mengatakan, ada beberapa program kerja yang kami jalankan di desa bere-bere, salah satunya yaitu program kerja penanaman mangrove sekaligus ini menjadi program prioritas teman-teman mahasiswa KKN Tematik Tahun 2021 dengan tema Reboisasi sebagai upaya pelestarian dan pengembalian fungsi ekologi daerah pesisir pantai.

    Harapanya terlepas dari kembalinya kami di kampus Institut Agama Islam Negeri Ternate penanaman mangrove dapat berjalan dengan baik, tentu harus ada masyarakat dan pihak-pihak yang terkait untuk mengontrol pertumbuhan mangrove.

    “Keterlibatan TNI dalam penanaman mangrove adalah bentuk inisiatif dan semangat dari teman-teman mahasiswa agar menjadikan TNI sebagai mitra kerja/kerja sama, agar mampu mensukseskan kegiatan penanaman kami, agar TNI dan Mahasiswa selalu dekat,” ujarnya.

    “Kami bangga terhadap TNI yang sudah meluangkan waktu membantu kami mahasiswa sehingga tersuksesnya kegiatan ini,” Harapanya.

    Reporter : Oje
    Editor : Sri Wahyuni

  • FWPJ dan FWJ Indonesia Sepakat Bangun Forum Bersama

    FWPJ dan FWJ Indonesia Sepakat Bangun Forum Bersama

    Jakarta,Mzknews– Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia dan Forum Wartawan Peduli Jakarta (FWPJ) yang menaungi media bersinergitas berfungsi membangun komunikasi baik untuk masyarakat. Forum Bersama ini memfokuskan diawal pada 1000 Anak Yatim dan Yatim Piatu di wilayah DKI Jakarta untuk disantuni sebagai bentuk kepedulian sosial nyata.

    Dikatakan Ketua Panitia sub Eksternal Forum Bersama Agus Supriyanto menjelaskan bahwa acara sosial di bulan suci Ramadan ini dipusatkan di Masjid At Taubah yang berada di wilayah di Jl. Kramat Jaya, Koja Utara, Jakarta Utara, pada Jumat, 7 Mei 2021, dan roadshow per wilayah akan digelar pada tanggal 8 – 12 Mei 2021 dalam konferensi pers nya, Jumat malam (23/4/2021).

    “Kami sepakat akan menggelar Santunan 1000 Anak Yatim dan Yatim Piatu di Masjid At-Taubah, Koja Utara, Jakut, pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB, 7 Mei 2021, “kata Agus.

    Pada kesempatan itu Agus menyatakan bahwa pembagian santunan itu dibagi dalam beberapa sesi. “Ini untuk mengantisipasi kerumunan massa. Karena, di tengah pandemi. Kita harus selalu menjaga protokol kesehatan. Jadi, secara simbolis, 30 anak yatim akan kita santuni di sesi pertama,970 anak yatim/piatu lainnya kita santuni di setiap wilayah di enam wilayah DKI Jakarta pada hari berbeda,”Jelas wartawan Harian Lampu Hijau Thejak (Grup Rakyat Merdeka/Holding Grup Jawa Pos) itu.

    Sebagai bentuk kepedulian, Johan S menyebut kelangsungan acara ini juga mengundang lintas agama, serta kental dengan budaya dan nuansa islam. “Kami yakin dengan hadirnya lintas agama, maka akan membangun sebuah tatanan toleransi beragama. Ini patut dijadikan sebuah contoh,”ungkap Johan.

    Mustofa Hadi Karya Ketua FWJ menyatakan “Sebagai manusia yang memiliki nurani, pastinya memahami manfaat kegiatan ini. Oleh karenanya kami sebagai insan pers memandang perlu adanya karya nyata untuk membangun kepribadian masyarakat yang baik,” Pungkasnya.

    Reporter : Titik Suparti
    Editor : Sri Wahyuni

  • Wali Kota Bekasi Lantik 4 Pejabat Eselon II

    Wali Kota Bekasi Lantik 4 Pejabat Eselon II

    Kota Bekasi, Mzk News- Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi melantik 4 Pejabat Eselon II di Halaman Kantor Kecamatan Jatisampurna. Kamis, 22 April 2021.

    Menurut Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 821.2/Kep.94-BKPPD/IV/2021 alih tugas pimpinan tertinggi (eselon II) Pemerintah Kota Bekasi terdapat 4 pejabat alih tugas yaitu Hanan Taria menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dewan DPRD Kota Bekasi.

    Kariman menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Ridwan menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Teddy Hafni menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi mengatakan bahwa tugas dan jabatan adalah saling bersinergi satu sama lainnya, tugas baru merupakan konsekuensi dari jabatan baru, saat kita dipercaya dalam tugas yang baru itu adalah suatu amanah besar dalam mempertanggung jawabkan amanah tersebut. Harus memiliki komitmen dalam mencapai visi misi membantu ikut serta dalam Pemerintah Kota Bekasi.

    “Sama seperti Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah saat di lantik untuk mempercayakan tugas baru yang diamanahkan, ada sebuah komitmen dan kerja yang harus diselesaikan, amanah yang harus dipertanggungjawabkan nantinya. Bisa mengakselerasi dan dinamis dalam bekerja,” tegas Rahmat Effendi.

    Wali Kota juga berpesan para pejabat yang baru dilantik adalah saling keterkaitan antar dinas ataupun yang di wilayah, memiliki kreatifitas dan menciptakan inovasi terbaru tentunya menjadi pelayan masyarakat yang cepat dan tanggap.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • Ramadhan Ke-10 Fahira Idris berbagi Buka Puasa di Masjid Jami At Tadzkiroh

    Ramadhan Ke-10 Fahira Idris berbagi Buka Puasa di Masjid Jami At Tadzkiroh

    Jakarta, Mzk News– Pasca pandemi Covid-19 yang melanda Jakarta, Anggota DPD RI Fahira Idris melaksanakan kegiatan sosial pembagian ta’jil ramadhan , kamis 22 April 2021.

    Pemberian di wakili oleh Sekcam Cakung Hafidz beserta Pengurus Komcam ada Bang Marwan UMKM dan Satgas Nissan, Srikandi dan Anggota Bang Japar Komcam Cakung Jakarta Timur langsung mendatangi Masjid Jami At Tadzkiroh untuk menyerahkan Paket Berbuka Puasa Ramadhan Pemberian Ibu Fahira Idris untuk Jamaah.

    Sementara Fahira Idris memberikan Paket Berbuka Puasa Nasi Box dan Minuman Mineral untuk di nikmati jamaah Masjid yang akan berbuka bersama, “semoga Allah SWT menerima amalan kebaikan kita semuanya” ujar Hafidz.

    Syaiful Hidayatulloh Wakil DKM tampak bahagia, alhamdulillah, hari Kesepuluh datang Rezeki baik dari Ibu Fahira Idris Anggota DPD RI, “semoga sedekah ibu Fahira Idris untuk para Jamaah yang akan berbuka mendapatkan nilai Ibadah kebaikan, dan Ibu selalu dijaga Allah SWT, disehatkan Allah SWT. Aami.n,” ucapnya.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • PTBA Gandeng Mantan Pekerja PETI Ikuti Pelatihan Budidaya Ikan Tawar

    PTBA Gandeng Mantan Pekerja PETI Ikuti Pelatihan Budidaya Ikan Tawar

    Tanjung Enim, /Mzknew – Sebanyak 10 orang pemuda dari dua Kecamatan, yaitu Tanjung Agung dan Lawang Kidul yang pernah menjadi pekerja Penambangan Tanpa Izin (PETI) batubara mendapat bekal pelatihan budidaya ikan tawar yang diberikan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Tanjung Agung, Rabu (21/04).

    Mewakili Manajemen PTBA, Staf Senior Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA, Roy Ubaya, didampingi Asisten Manajer Bina Mitra CSR PTBA, Mustafa Kamal, disela pelatihan ikan tawar ini mengatakan bahwa pelatihan budidaya ikan tawar dimaksudkan untuk peningkatan ekonomi para pemuda dari karang taruna yang pernah menjadi pekerja PETI dan difokuskan pada budidaya ikan gurame.

    Mulai dari pemilihan bibit, telur dan pembesaran ikan diberikan pelatihan selama 2 hari. Selain itu, program ini selaras dengan program Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia untuk menghilangkan tambang ilegal batubara atau PETI. Nantinya, program ini akan melibatkan PT Bumi Sawindo Permai (BSP) dan Huadian Bukit Asam Power (HBAP) guna bersinergi mensukseskan program Kementerian tersebut, karena lahan untuk budidaya perikanan kedepan akan memanfaatkan lahan pasca tambang batubara.

    Kemudian, untuk mentor atau pelatih didatangkan dari pelaku budidaya ikan tawar binaan PTBA yang sudah bisa mandiri dan dapat berbagi ilmu melalui kolam milik Putra Zaman. “Harapannya setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat dipraktikan langsung,” pinta Roy.

    Ditambahkan Mustafa peserta dua Kecamatan tersebut berasal dari desa – desa seperti Tanjung Lalang, Pulau Panggung, Penyandingan, Darmo dan Keban Agung. Untuk pelatihan peserta diberikan bekal bibit ikan 5000 ekor, pakan 10 karung, perlengkapan ATK, dan goodybag. Lalu, teori dan praktek dilakukan selama pelatihan serta diberikan sertifikat diakhir kegiatan.

    Sementara, Putra Zaman, Pelatih Budidaya Ikan Tawar, salah satu binaan CSR PTBA, dalam kesempatan ini, memberikan penjelasan budidaya ikan tawar mulai dari proses pemilihan indukkan, pemijahan, pengolahan telur ikan menjadi larva, sortir atau pemilihan bibit unggul, pemeliharaan bibit ikan, pemeliharaan ikan hingga panen.
    Menurutnya keunggulan budidaya ikan gurame antara lain biaya produksi murah, banyak konsumennya, harga jual tinggi, sumber pakan mudah dicari dan masa waktu budidaya hingga panen tidak memakan waktu yang lama, serta pesaing masih sedikit.

    Adi Irawan, warga Tanjung Lalang, peserta pelatihan, merasa sangat senang bisa ikut pelatihan ini. Ia mengatakan sangat berharap banyak dari pelatihan ini bisa menjadikan bekal ilmu saat terjun langsung dalam budidaya ikan.
    “Ilmu ini bisa diterapkan nantinya dan kiranya bisa terus dibina oleh PTBA,” harapnya.

    Sementara itu, Camat Tanjung Agung, Sahlan Akil mewakili warga saat membuka membuka pelatihan ini, mengucapkan syukur Alhamdulillah karena kegiatan positif yang diikuti pemuda – pemuda seperti pelatihan ikan tawar disupport oleh PTBA.
    “Semoga pelatihan ini bermanfaat untuk karang taruna dan untuk pemuda serta dapat mengembangkan produk unggulan di Kecamatan Tanjung Agung,” harap Sahlan.

    Reporter : Yogi Yolanda
    Editor : Sri Wahyuni

  • Memperingati Hari Kartini IPKI Laksanakan Bakti Sosial

    Memperingati Hari Kartini IPKI Laksanakan Bakti Sosial

    Jakarta, Mzk News- Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia ( IPKI ) melakukan bansos membagikan Nasi Kotak dan Bakmi di Jalan Ampera Raya No.1A RT 5 / RW 6 Jakarta Selatan, Rabu (21/4/21).

    Dalam Rangka Menyambut Hari Kartini, DPP Wanita IPKI Melakukan Aksi Sosial dengan “Tema Berbagi Berkah Ramadan di Masa Pandemi Dalam Rangka Hari Kartini”. Harapan Kami di Hari Kartini ini semoga seluruh wanita indonesia multi peran menjadi tulang punggung keluarga di rumah bisa menjadi madrasah pertama ( pendidik bagi anak ) yang merupakan generasi penerus bangsa supaya tidak salah pola pikir.

    Ketua IPKI Bambang Sulistomo putra dari bung tomo di lantik sebagai ketua IPKII pperiode 2021-2026 yang terdiri dari kabinet yang berasal dari berbagai partai politik.

    “Kabinet yang saya bentuk adalah kawan-kawan dekat yang satu visi dari berbagai lintas partai, jadi nggak hanya dari Partai Golkar atau PDIP atau Gerindra, kita di sini tujuannya satu untuk membangun Indonesia kedepannya lebih maju dan tidak lagi ada perpecahan di sini,” Ujar Berlian.

    Sementara itu visi dan Misi DPP Wanita IPKI yaitu mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan, “sebenarnya kita itu masih banyak penjajahan yang ibaratnya tanpa disadari belum bisa menghilangkan kebiasaan kebiasaan buruk seperti belum merdeka, artinya kita belajar untuk membangun diri kita membangun keluarga, membangun komunitas, baru kita bisa membangun negara ini,”Harap Berlian.

    “Target pembagian nasi kotak tadi adalah ojek online, supir bajai, pemulung , supir angkot, tukang parkir dan orang orang yang kebetulan lewat untuk berbuka puasa. Jumlah nasi yang di bagikan 150 Bok dan 50 Bakmi dari Start coffee Bintaro,” Tutupnya.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • KOSGORO 57 Distribusikan Bantuan Korban Kebakaran Taman Sari Jakarta Barat

    KOSGORO 57 Distribusikan Bantuan Korban Kebakaran Taman Sari Jakarta Barat

    Jakarta, Mzk New-Pasca kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk dijalan keadilan dalam , Rt 002/001 Kelurahan Keagungan , Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat Minggu ( 18/04/21 ) berdampak kepada sekitar 1000 warga Rw 01 dan Rw 02 Kelurahan Keagungan.

    Pengurus Pusat maupun Provinsi DKI Jakarta KOSGORO 57 sangat merespon dan menghimpun bantuan dengan cepat untuk mendistribusikan dan menyalurkan kepada korban kebakaran. Ketua Umum KOSGORO 57 Dave Laksono bersama Ketua KOSGORO 57 DKI Jakarta H Chairul Purba didampingi Sekretaris Laras, Ketua KOSGORO Wilayah Jakarta Utara / Ketua GOLKAR Jakarta Barat Muhamad Richard serta ketua PPK Wilayah 1 KOSGORO 57 DKI Jakarta Slamet NR beserta pengurus lainnya datang langsung ke lokasi kebakaran mendistribusikan bantuan 1 Ton Beras.

    Sementara itu Chairul menyatakan “saya bersama ketua umum hadir langsung mendistribusikan bantuan , berdialog dengan masyarakat korban kebakakaran sebagai bentuk dukungan psykologi serta mengunjungi tempat tempat pengungsian ini sebagai tanda bahwa KOSGORO 57 peduli dan selalu ada dihati masyarakat” Pungkasnya.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • Belajar dari Banjir Bandang, Danrem 162/WB Ajak Masyarakat Jaga Ekositem Lingkungan

    Belajar dari Banjir Bandang, Danrem 162/WB Ajak Masyarakat Jaga Ekositem Lingkungan

    Jakarta,Mzknews.co-Banjir bandang yang disebabkan badai siklon tropis seroja yang terjadi dua pekan lalu di Kabupaten Bima, mengakibatkan kerugian fisik dan non fisik yang dialami masyarakat terdampak bencana alam.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi lagi di kemudian hari, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, bersama Forkopimda Bima melaksanakan rehabilitasi hutan dan lahan dengan penanaman pohon di wilayah Kecamatan Parado Kabupaten Bima, Rabu (21/4/2021).

    Dalam keterangannya, Danrem 162/WB menyampaikan, banjir bandang yang merendam sejumlah desa di tujuh kecamatan sebagai dampak dari gundulnya Hutan Parado yang tidak mampu menyerap dan menampung air hujan.

    “Dulu menurut cerita tetua di sini, di Hutan Parado ada air terjun dengan udara yang sejuk karena terdapat pepohonan yang hijau dan rindang, kini semua itu sudah tidak ada lagi,” ujar Danrem.

    Oleh sebab itu, pihaknya bersama elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Bima khususnya di Kecamatan Parado bertekad untuk mengembalikan fungsi hutan agar kembali normal dan menjadi ekosistem yang baik untuk kelangsungan hidup manusia dan hewan.

    “Hari ini kami mendeklarasikan untuk menghijaukan kembali Hutan Parado dengan harapan anak cucu kita nanti dapat melihat dan menikmatinya. Mari kita jaga hutan dan lingkungan maka alam akan menjaga kita,” ujarnya.

    Jenderal Bintang Satu itu juga menyampaikan arahan dari Kepala BNPB RI melalui video conference dengan para Dandim, Bupati dan Kapolres bahwa akan dibentuk Satgas yang menjaga keamanan dan kelestarian hutan tidak terkecuali di wilayah Kecamatan Parado.

    “Satgas ini akan dibentuk juga di seluruh kabupaten/kota di NTB khususnya daerah-daerah yang berpotensi terjadi banjir, tanah longsor dan bencana lainnya yang berkaitan dengan keamanan hutan,” terangnya.

    BNPB RI nantinya akan memberikan dukungan operasional bagi Satgas tersebut termasuk dengan lahan yang akan dijadikan sebagai percontohan tentang cara menanam tanaman dengan benar sesuai prosedur penanaman di pinggir hutan.

    “Tahap pertama akan diberikan kebun percontohan sekitar 10 hektar yang didukung operasional dan lain sebagainya,” ungkapnya.

    Sedangkan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan H.M. Noer mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bima khususnya warga Desa Pela, Desa Paradowane, Desa Kanca dan lima desa yang ada di Kecamatan Parado untuk menjaga alam agar tetap lestari seperti semula.

    “Sampai saat ini di Hutan Parado sudah beberapa kali dilaksanakan penanaman pohon bersama TNI, Polri dan Badan Musyawarah Masyarakat Bima yang berada di Jakarta, tapi pasca penanaman itu tidak ada satupun pohon yang tumbuh,” paparnya.

    Wakil Bupati Bima mengajak masyarakat untuk bersama-sama peduli dan melestarikan alam khususnya kawasan hutan dan peran aktif masyarakat untuk melaporkan bila terjadi kegiatan ilegal di hutan konservasi yang dapat berdampak pada kerusakan dan bencana.

    Reporter : Titik Suparti
    Editor : Sri Wahyuni

  • Berkah di Bulan Ramadhan, Kasi Humas Polresta Palangka Raya Bagikan Sembako kepada Masyarakat

    Berkah di Bulan Ramadhan, Kasi Humas Polresta Palangka Raya Bagikan Sembako kepada Masyarakat

    Palangka Raya, Mzk News – Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng, melakukan rangkaian kegiatan di bulan ramadhan dalam menjaga situasi kamtibmas, mulai dari pengamanan hingga kegiatan kemanusiaan.

    Kegiatan ini dilakukan oleh Kasi Humas, Ipda Wimbo dengan membagikan sembako kepada masyarakat yang berada di sekitaran Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (21/4/2021) siang.

    Bantuan sembako tersebut diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu dari segi perekonomian, sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat di tengah wabah Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini.

    “Semoga bantuan ini dapat berguna bagi bapak dan ibu sekalian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tetap semangat dan berjuang untuk menjalani kehidupan ini,” pesan Wimbo sembari memberikan sembako.

    Setelah memberikan sembako, dirinya juga mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat menjalankan aktivitas sehari-hari, guna terhindar dari resiko penularan Virus Corona.

    Reporter : Untung
    Editor : Sri Wahyuni

  • Terlapor EN Penuhi Panggilan Penyidik Polresta Pontianak

    Terlapor EN Penuhi Panggilan Penyidik Polresta Pontianak

    Palangka Raya, Mzk News- Kasus dugaan penganiayaan oleh oknum ketua KPPAD Pontianak berinisial EN terhadap musisi asal Kalteng Dadang Nekad (DN) memasuki babak baru. Dimana penyidik Polresta Pontianak Kota sudah memanggil EN sebagai terlapor. Hal tersebut dibenarkan Fitriani selaku pengacara DN. Ia mengatakan bahwa EN telah memenuhi panggilan penyidik. Selasa, 21 Maret 2021.

    Sementara itu setelah dihubungi awak media Fitriani menjelaskan “Ya benar terlapor EN telah dimintai keterangannya terkait kasus pemukulan tersebut,” Kata Fitriani melalui telepon selular.

    Saat ini pihaknya menunggu hasil dari penyidikan terkait kasus dugaan penganiayaan ini. Yang mana apakah menaikan status terlapor dari saksi menjadi tersangka dan lainnya.

    “Kita tunggu saja hasil perkembangannya seperti apa,” terangnya.

    Vincen salah seorang mahasiswa Untan Kalbar yang mengetahui insiden pemukulan tersebut juga menyampaikan keprihatinanya.

    “Tidak sepantasnya ketua KPPAD melakukan tindak kekerasan tersebut, kasus DN kan sudah ditangani oleh pihak kepolisian, sehingga ketua KPPAD terkesan seperti melangkahi tindakan hukum yang sudah ada dengan melakukan pemukulan dan main hakim sendiri,”ujar Vincen.

    Hj Nurhadian yang merupakan ibunda dari DN juga menyapaikan harapannya dan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian Polresta Pontianak.

    “Alhamdulilah semoga kasus pemukulan ini akan segera terungkap, agar tidak ada lagi orang yang bisa semena mena terhadap siapapun. Terima kasih kami sekeluarga untuk para penyidik di Polresta Pontianak yang telah bekerja secara propesional,” pungkasnya.

    Reporter : Untung
    Editor : Sri Wahyuni

  • 10 Hari Dibangun Jembatan Kartika Eka Paksi Kembali Hubungkan Desa Bolo -Rade

    10 Hari Dibangun Jembatan Kartika Eka Paksi Kembali Hubungkan Desa Bolo -Rade

    Jakarta, Mzknews- Jembatan Acrow Panel penghubung antara Desa Rade dengan Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, telah diresmikan penggunaannya oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dengan Unsur Muspida Kabupaten Bima, Selasa (20/4/2021).

    Warga sangat antusias dibangunnya kembali jembatan penghubung yang merupakan urat nadi perekonomian warga dua desa tersebut. Jembatan ini dibangun kembali setelah jembatan sebelumnya putus setelah dihantam banjir bandang pada 2 April 2021 lalu.

    Akibatnya, aktivitas warga di kedua desa tersebut nyaris lumpuh karena akses utama dari Desa Rade menuju Desa Bolo menuju pusat perekonomian di kecamatan tersebut menjadi terhambat.

    epat 10 hari sejak awal pengerjaan jembatan tersebut oleh Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka, jembatan tersebut telah selesai secara penuh dan dapat dilalui kendaraan hingga tonase 15 hingga 20 ton.

    Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani pada sambutannya saat peresmian jembatan Acrow Panel tersebut mengatakan bahwa dibangunnya jembatan ini merupakan kepedulian dan respons cepat pimpinan TNI Angkatan Darat untuk membantu kesulitan masyarakat di Kabupaten Bima yang terdampak bencana banjir bandang.

    “Kami dari Jajaran Korem 162/Wira Bhakti mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad yang telah mengirimkan personelnya dan perlengkapannya untuk membangun jembatan di Desa Bolo dan Desa Rade ini. Jembatan ini dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang ditargetkan,” ujarnya.

    Brigjen Ahmad Rizal Ramdhani dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Bima serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan ikut berpartisipasi dalam penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

    Lebih lanjut dijelaskan, dari tiga jembatan yang mengalami putus dan kerusakan, dua jembatan telah berhasil diselesaikan yaitu jembatan di Desa Bolo – Rade ini dan perbaikan jembatan di Desa Woro.

    ” Satu jembatan lagi masih dalam proses perbaikan, diharapkan dalam waktu tiga hingga empat hari kedepan, jembatan di Desa Campa Kecamatan Madapangga juga dapat diselesaikan lebih cepat, ” jelas Ahmad Rizal.

    Dalam peresmian jembatan Acrow Panel ini juga dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, anggota DPD RI dari pemilihan daerah Nusa Tenggara Barat
    H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, dan Evi Apita Maya, SH., M.Kn,

    Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pimpinan Angkatan Darat atas dibangunnya jembatan penghubung kedua desa di wilayahnya.

    “Kami atas nama pemerintah daerah Kabupaten Bima dan seluruh warga Desa Bolo dan Desa Rade Kecamatan Madapangga ini, sangat bersyukur telah dibuatkan jembatan penghubung. Atensi dari Bapak Kasad sungguh luar biasa dan kami semua beserta seluruh warga di sini sangat berterima kasih, ” tuturnya.

    rasa terima kasihnya atas kepedulian TNI Angkatan Darat yang dengan respons cepat mengirimkan bantuan.

    Pada kesempatan yang sama Dandim 1608/Bima yang juga selaku Komandan Satuan Tugas Tanggap Bencana Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan Angkatan Darat atas bantuan tersebut.

    “Kami sangat berterima kasih perhatian Bapak Kasad atas pembangunan jembatan ini. Bantuan ini kami respon dengan pengerahan maksimal para Babinsa yang dibantu masyarakat agar jembatan tersebut dapat segera digunakan oleh warga, ” tukasnya.

    Harapan agar usia jembatan ini dapat digunakan secara maksimal oleh warga Bolo – Rade juga disampaikan oleh Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan.

    ” Semoga jembatan ini dapat dipelihara dengan baik dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga di sini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas peran pemerintah daerah Kabupaten Bima dan masyarakat yang membantu kami menyelesaikan pembangunan jembatan ini, ” ucapnya.

    Reporter : Titik Suparti
    Editor : Sri Wahyuni

  • Komcam Ciracas Jaktim Bagikan 500 Takjil Gratis bersama Camat dan Polsek Ciracas Jaktim.

    Komcam Ciracas Jaktim Bagikan 500 Takjil Gratis bersama Camat dan Polsek Ciracas Jaktim.

    Jakarta, Mzk News – Organisasi Bang Japar mengadakan kegiatan rutin membagikan Takjil Gratis di Komcam Ciracas Jakarta Timur, Selasa 20 April 2021.

    Musa Marasabessy,SH Danwil Bang Japar Jakarta Timur menyampaikan Pembagian Takjil Gratis kali ini dengan total sekitar 500 an lebih paket takjil yang diberikan bertempat di Jl. Raya Ciracas Jakarta Timur.

    Drs. Slamet Komandan Bang Japar Kecamatan Ciracas Jaktim menjelaskan pembagian takjil gratis ini bertujuan untuk mempermudah orang-orang berbuka puasa yang masih dijalan, karena belum sampai kerumah biasanya kejebak macet dijalan. Kedua Berbagi untuk sesama umat islam yang sedang menjalankan ibadah puasa dan ketiga untuk mempererat ukhuwah islamiah, karena umat islam merupakan satu kesatuan yang utuh.

    “Pembagian takjil gratis ini bakal dilaksanakan pada 10 Kecamatan yang ada di Jakarta Timur. Kami tidak mengharap imbalan kecuali hanya mengharap Ridho Allah,” pungkas Slamet.

    Musa Marasabessy Danwil Bang Japar Jakarta Timur mengucapkan rasa syukur “Terima kasih Bang Japar Komcam Ciracas Jaktim, saya mengapresiasi semua pengurus dan Srikandi Ciracas Jakarta Timur, ini kegiatan tahunan dan dilakukan baik disaat Pandemi Covid-19 dan hasilnya semoga mendapatkan pahala kebaikan kita semuanya”, ujarnya.

    Fahira Idris Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Bang Japar mengapresiasi langkah Bang Japar Komcam Ciracas Jakarta Timur dan Bang Japar Se-Jakarta Timur dimana dalam Kegiatan sosial dibulan suci Ramadhan kali ini membagikan Paket Takjil Berbuka Puasa Ramadhan.

    “Alhamdulillah, Terima Kasih Bang Japar Komcam Ciracas Jakarta Timur, Bapak Camat Ciracas, Kapolsek Ciracas Jaktim, dan saya Bangga pada Bang Japar Komcam CiracS Jaktim yang terus berbagi pada sesama dan tetap berkegiatan dimasa PSBB Covid-19 kali ini, Terima kasih kepada para donatur, semoga dibalas kebaikannya oleh Allah SWT dan mendapatkan Pahala untuk kita semuanya, aminn”, ujar Fahira.

    Reporter : S Erfan Nurali
    Editor : Sri Wahyuni

  • Pemkab Nias Barat Merayakan Hari PASKAH 2021

    Pemkab Nias Barat Merayakan Hari PASKAH 2021

    Nias Barat, MZKNEWS-Pemerintah Kabupaten Nias Barat melaksanakan Perayaan Paskah Pemerintah Kabupaten Nias Barat Tahun 2021. Tema: “Berpaling Kepada Sang Hidup”. Sub Tema: “Melalui Kematian dan Kebangkitan Kristus, Marilah Kita Menjadi Pribadi Yang Murah Hati”. Bertempat di Gereja ONKP Jemaat Yerusalem Onolimbu, Selasa (20/04/2021).

    Dalam sambutannya Bupati menyampaikan “Paskah adalah peristiwa Kebangkitan Kristus dari kematian dan ia telah mengalahkan maut. Perayaan Paskah yang kita lakukan setiap tahun pada dasarnya bukanlah sekedar rutinitas. Melainkan perayaan itu justru memiliki arti yang sangat penting, dimana Kebangkitan Yesus membuktikan bahwa ia adalah Allah yang berkuasa atas maut,” jelasnya.

    Sementara itu bupati menjelaskna bahwa “Melalui Perayaan Paskah Pemerintah Kabupaten Nias Barat Tahun 2021 ini, kita berharap dan optimis dapat menjadi momentum pembawa perubahan yang berkelanjutan bagi kita, yang mampu memberikan manfaat dan sekaligus perubahan untuk berbuat sesuatu yang bernilai lebih baik di dalam melayani masyarakat Nias Barat pada umumnya,” tungkasnya.

    “Marilah kita hidup dalam pengabdian untuk melayani Tuhan dan memiliki sikap murah hati, yaitu suka menolong, suka memberi, suka membangun komunikasi, tidak pandang bulu, tidak pelit memberi pendapat, mencari solusi dan memperbanyak kasih,” tutup bupati.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd, MA, MM, Sekretaris Daerah Prof. Dr. Fakhili Gulo, M.Si, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kemenag Nias Barat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, para Pendeta serta hadirin.

    Reporter : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • Bupati Nias Barat Letakkan Batu Pertama Kantor MUI Nias Barat

    Bupati Nias Barat Letakkan Batu Pertama Kantor MUI Nias Barat

    Nias Barat, MZKNEWS-Bupati Nias Barat Bapak Faduhusi Daely, S.Pd, MA,MM didampingi Asisten II Yupiter Hia, S.IP,MM dipenghunjung jabatan letakkan Batu Pertama Kantor MUI Nias Barat, yang turut dihadiri Kepala Kemenang Nias Barat dan Forkompika Kecamatan Sirombu, bertempat Tetesua Sirombu Desa Tögide’u; Senin, 19 April 2021.

    Mansur Marunduri Ketua Panitia dalam sambutannya menjelaskan “Kegiatan hari ini dalam peletakkan Batu Pertama Kantor Majelis Ulama Indônèsia (MUI) Kab.Nias Barat adalah janji Pak Bupati untuk mengutus satu sampai dua orang Muslim Nias Barat berangkat umroh ke tanah suci. Setelah beberapa usulan dari MUI kepada Bupati, agar niat Pak Bupati mengutus Umroh yang satu atau dua orang itu, mendingan Pak Bupati membantu kami untuk pembangunan Kantor MUI karena kalau hal ini yang terlaksana maka ada banyak menyentuh umat, sedangkan kalau Umroh hanya satu atau dua orang saja yang merasakan,” jelasnya.

    “Kantor MUI ini merupakan alat pemersatu umat muslim dan organisasi keagaman di Nias Barat. Oleh karena itu, kami muslim Nias Barat sangat berterimakasih kepada Pak Bupati, karena dipenghunjung jabatan beliau, berkenan melakukan hal luar biasa untuk kemaslahatan umat, tambahnya lagi.

    Sementara itu Ketua MUI berharap ” Kami senantiasa mengharapkan bimbingan Pak Bupati walaupun beberapa hari lagi Bapak mengakhiri tugas sebagai Bupati Nias Barat namun, kami sangat mengharapkan nasehat dan bimbingan, karena bagi kami Bapak adalah sosok orangtua yang baik bagi kami,” ujar Ketua MUI.

    Kakan Kemenag Nias Barat dalam sambutannya menyampaikan “Selamat kepada saudara muslim yang sedang menjalankan ibadah Puasa dan juga umat Kristen yang saat ini masih ada Instansi dan komunitas yang memperingati Paskah (Kematian Yesus Kristus di Kayu Salib)”. Kegiatan hari ini merupakan Perwujudan janji Bapak Bupati dan usulan Umat Muslim Nias Barat. Kantor MUI ini merupakan milik bersama dan patut kita maknai kegiatan peletakkan batu pertama adalah peletakkan pondasi berpikir dan tempat kita berpijak untuk merajuk kebersamaan dan kebinekaan, ujar Kakan Kemenag Nias Barat.

    Ketika itu Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd.,MA.,MM beliau menyampaikan atas nama Pemerintah mengucapkan “Selamat menunaikan Ibadah puasa Niat kita membangun Nias barat ini tak lepas dari kebersamaan dan rasa solidaritas kita sesama umat beragama,” tandas Bupati.

    Tiga tahun yang lalu kita janjikan dan rencanakan dua sampai tiga orang kita utus umroh ke tanah suci, namun karena usulan dari beberapa Tokoh Muslim akhirnya NAZAR kami itu diberikan untuk dana awal pembangunan Kantor MUI yang kita letakkan Batu Pertama hari ini. Tinggal hitungan hari berakhirnya masa jabatan bupati meletakkan dasar untuk kemudian di tingkatkan dan dilanjutkan pemerintah baru nanti.

    “Saya bersyukur Bupati Terpilih adalah Wakil saya selama ini yang sangat faham kondisi yang ada, sehingga segala kelemahan dan kekurangan selama kami memimpin, itu semua hanya karena keterbatasan yang kami miliki. Oleh itu, kami mohon maaf jika terkadang kalian ada rasa kecewa manakala tidak sempat kami layani, oleh karena banyak kesibukkan lainnya juga, semoga kebersamaan kita selama ini menjadi berkat bagi kita di hari esok yang lebih baik,” ujar Bupati.

    Bupati berharap “Kita sangat menyambut baik dan bangga atas kebersamaan kita selama ini, kerukunan yang kita idamkan sudah terjalin dan terlaksana dengan baik dan harapan kita akan semakin baik dimasayang akan datang. Kantor MUI ini kelak menjadi sarana mempersatu kita umat muslim dan saya berharap akan ada kebersamaan antar umat dan bukan hanya Panitia saja,” tutup Bupati.

    Reporter : Trosusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • Pemkab Nias Barat Siapkan 7 Proposal Destinasi Wisata

    Pemkab Nias Barat Siapkan 7 Proposal Destinasi Wisata

    Nias Barat,MZKNEWS- KADIS Pariwisata Kabupaten Nias Barat  Elfira Hotmulani S.I.Kom,MM, mempersiapkan 7 Proposal pada destinasi pariwisata yang di sampaikan melalui Kemendes dan Kemenpar usai kegiatan launching destinasi wisata Desa Hilisoromi, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat, yang berlangsung di Pantai Indah Gawu Balohili Jumat 16/4/2021.

    ” Penanganan Pariwisata dan penetapan desa wisata di Kabupaten Nias Barat ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata,juga selaras dengan program dari Kemenpar dan kemendes menargetkan 244 desa wisata mandiri di seluruh indonesia dan desa wisata juga menjadi program prioritas pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pasca covid 19,” Ujar Elfira.

    “Melalui launching ini telah di tetapkan sebuah desa menjadi desa wisata dan kita harapkan akan terciptanya sinergitas pengembangan kepariwisatan khususnya Di kabupaten Nias Barat,” tambahnya lagi.

    Desa wisata yang telah Di launching oleh Bupati Nias Barat antara lain , Destinasi Pariwisata Kamadu di Desa Tetehosi Sirombu, Destinasi Pariwisata Hiligolgata air terjun di Desa Sisobaoho Mandrehe Barat, Destinasi pariwisata puncak harmoni somomo di Desa Lologolu Kecamatan Mandrehe dan terakhir Pantai Indah gawu Balohili di Desa Hilisoromi Kecamatan Moro’ö.

    Sementara itu Kadis Elfira Hotmulani Juga mengharapkan kepada insan Pers Media untuk mempublikasikan hingga ke tingkat Nasional, baik secara media cetak ataupun secara media online supaya terwujudnya Nias Barat Yang Unggul,mari kita sukseskan bersama sama untuk mencapai tujuan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.”tutupnya.

    Reporter : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • Bupati Nias Barat Launching Destinasi Wisata Pantai Indah Gawu Balohili Kecamatan Moro’o Kab Nias Barat

    Bupati Nias Barat Launching Destinasi Wisata Pantai Indah Gawu Balohili Kecamatan Moro’o Kab Nias Barat

    Nias Barat, MZKNEWS-Pemerintah Kabupaten Nias barat Launching Destinasi Wisata GAWU BALÖHILI DESA HILISÖRÖMI Desa Hilisörömi Kec.Moro’ö; Jumat, 16 April 2021.

    Dalam pidatonya Bupati Nias Barat menjelaskan bahwa ” kita harus berani melakukan yang terbaik dan memiliki prospek positif termasuk kegiatan Launching beberapa lokasi Destinasi Wisata sebagai langkah awal membangun dunia pariwisata di Kabupaten Nias Barat, ” jelasnya.

    “Dengan di launchingnya Destinasi wisata ini, maka kita mempunyai dasar pengembagan selanjutnya, yakni pembangunan infrastruktur dan hal lain yang dapat menunjang pengembangan pariwisata di Nias Barat. Sehingga Pemerintah baru nanti tinggal melanjutkan pengembangannya setelah kita perkenalkan titik-titik dan lokasi Destinasi wisata kita sesuai dengan konsep Riparkab kabupatèn Nias Barat yang telah ditetapkan sebelumnya,” tambahnya lagi.

    “Potensi Nias Barat sangat banyak dan tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Kecamatan Moro’ö adalah wilayah yang diberkati karena kesuburan tanahnya dan kita patut syukuri semua itu,” tutup Bupati.

    Turut hadir mendampingi Bupati Nias Barat ialah Para Asisten, Staf Ahli, Segenap Pimpinan OPD/Kabag lingkup Pemkab Nias Barat; hadir juga Watua DPRD Haogömanö Gulö dan Camat Moro’ö.

    Reporter : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • Pemkab Nias Barat Melayat kerumah Duka Kadis PPKB

    Pemkab Nias Barat Melayat kerumah Duka Kadis PPKB

    Nias Barat,MZKNEWS-Usai meresmikan Pasar Rakyat FAONDRATÖ SIHENE’ASI di Desa Lahusa Kecamatan Sirombu, Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd.,MA.,MM bersama Asisten dan sejumlah Pimpinan OPD/Kabag lingkup Pemkab Nias Barat beserta rombongan mengunjungi Rumah Duka di Desa FADORO Kec. Sirombu atas meninggalnya Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupatèn Nias Barat Yosafati Hia, S.Pd.,MM yang meninggal dunia tadi malam di Rumah Sakit Gunungsitoli karena sesuatu penyakit, Jumat 16/04/2021.

    Sementara itu Bupati Nias Barat menjelaskan bahwa “Almarhum sudah melakukan yang terbaik selama bertugas sebagai ASN, mulai dari saat beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan kini beliau sebagai Kepala Dinas PPKB, memang menurut salah seorang Pegawai PPKB Provsu bahwa Kadis PPKB sebaiknya dari laki-laki karena manajemen di PPKB memang harus keras karena menyangkut kebijakan program KB dan itulah salah satu pertimbangan kita juga,” tutur Bupati.

    “Sosok Bapak Ama Alvons ini adalah pejuang dan sosok yang patut di teladani. Beliau juga cerdas dan bijaksana, kami belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian teman kami, saudara kami dan rekan kerja kami untuk selama-lamanya; kiranya arwah beliau di tempat kan di sisi Tuhan di surga,” tutup Bupati.

    Acara ini di isi dengan penampilan Koor Pemkab Nias Barat dan vocal group Nias Barat serta Ibadah Penghiburan.

    Reporter : Trisusanro B. Zebu
    Editor : Sri Wahyuni

  • Bupati Nias Barat Resmikan Pasar Rakyat Di Desa Lahusa Kecamatan Sirombu

    Bupati Nias Barat Resmikan Pasar Rakyat Di Desa Lahusa Kecamatan Sirombu

    Nias Barat, MZKNEWS-Pemerintah kabupaten Nias barat resmikan pasar rakyat di desa lahusa kecamatan sirombu, Jumat 16/04/2021.

    Kegiatan ini diawali dengan acara penyambutan (Fangowai) oleh Tokoh Adat Desa Lahusa dan Pesisir Sihene’asi dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indônèsia Raya dan Mars Nias Barat “He Tanö Niha Tanö ba Gaekhula” diteruskan Laporan Sekdis PETEKOP Kab.Nias Barat Asaria Harefa, S.IP.,MM.

    Dalam sambutannya Fatohu Hia, A.Md (Fraksi PDIP) mewakili DPRD Nias Barat menjelaskan “Desa Lahusa pernah menjadi pusat perbelanjaan pada tahun 1970-an dan dikunjungi oleh daerah lain dari Kecamatan Lölöwa’u dan desa-desa lain bahkan Kapal dagang dari Padang dan Sibolga berlabuh di perairan Lahusa ini saat itu. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Pesisir Sihene’asi harus menjaga keamanan para pedagang dan pengunjung,” tutur Fatohu Hia.

    Dalam arahannya Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd menghimbau masyarakat Pesisir Sihene’asi dan khususnya Desa Lahusa untuk menjaga dan merawat Pasar Rakyat ini lebih baik terutama sisi keamanan dan sterilisasi lingkungan. Daerah Pesisii Sihene’asi ini telah diberkati karena kawasan yang subur, kemudian ada tiga destinasi wisata di area ini Fari’i Beach, Falaete Beach dan Kamadu Beach.

    Lebih lanjut Bupati sampaikan bahwa “kedepan di Pesisir Sihene’asi ini kita akan perjuangkan berdirinya SMA/SMA Negeri dan tentu Lahan supaya disiapkan. Benar, bahwa tahun 1970-an pernah Lahusa ini ramai dan menjadi pusat perdagangan terutama produksi komodity Kelapa dan hasil bumi lainnya.Kepada Penghibah Tanah Pertapakan Pasar Rakyat ini, kami ucapkan terimakasih kiranya menjadi berkat bagi Bapak/Ibu sekelurga, “pungkas Bupati.

    Pasar Rakyat “FAONDRATÖ SIHENE’ASI” dan menegaskan bahwa setiap hari Jumat mulai pukul 06.00 WIB s/d – 18.00 WIB adalah hari dimana Pekan (Pasar Rakyat) “FAONDRATÖ SIHENE’ASI” beroperasi. “Dalam nama Tuhan Allah, dalam nama Yesus Kristus dan dalam nama Rôh Kudus kita buka pasar Rakyat ini,” tutup bupati.

    Reporter : Trisusanro B. Zebu
    Editor : Sri Wahyuni

  • Bupati Nias Barat Hadiri Penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi sisa Dana desa

    Bupati Nias Barat Hadiri Penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi sisa Dana desa

    Nias Barat,MZKNEWS-Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd., MA., MM., hadiri acara Penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi Sisa Dana Desa Tahun 2015-2018 Antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa, di Lahomi Kamis 15/04/2021.

    Dalam arahan dan bimbingannya bupati Fadahusi menyampaikan sesuai laporan dari Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Barat pelaksanaan Rekonsiliasi telah berjalan dengan baik mulai dari 22 -31 Maret 2021.

    ” kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh camat didelapan kecamatan atas konstribusi dan kerja kerasnya dalam memfasilitasi pertemuan pelaksanaan Rekonsiliasi Dana Desa ini,” ujarnya.

    Sementara itu Fadahusi mengucapkan terima kasih kepada kepala desa atas kerja kerasnya pada penyelesaian Rekonsiliasi ini. ” saya harap kepala desa ini bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya menyelenggarakan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat,”harapnya.

    ” Kepala daerah agar dapat menghindari larangan yang dapat merugikan masyarakat dan membuat keputusan yang menguntungak diri sendiri, menyalahgunakan wewenang yang dapat menimbulkan keresahan dan kekacauan kehidupan masyarakat,” jelasnya.

    “kami juga berharap agar seluruh pendamping desa etap menjalankan fungsinya dalam mendampingi Desa dalam perencanaan, melakukan peningkatan kapasitas masyarakat dan mendampingi Desa dalam pembangunan kawasan perdesaan,”tutupnya.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Se-Kabupaten Nias Barat dan para sejumlah Kepala Desa.

    Repoter : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • BUPATI NIAS BARAT IKUTI IBADAH SIRAMAN ROHANI DHARMA WANITA PERSATUAN NIAS BARAT

    BUPATI NIAS BARAT IKUTI IBADAH SIRAMAN ROHANI DHARMA WANITA PERSATUAN NIAS BARAT

    Nias Barat, MZKNEWS- Bupati Nias Barat Bapak Faduhusi Daely, S.pd.,MA.,MM ikuti Ibadah Siraman Rohani Dharma Wanita Persatuan & Tim Penggerak PKK Kabupatèn Nias Barat bertempat Lobi Kantor Bupati Nias Barat, Kamis 15/04/2021.

    Ibadah Siraman Rohani kali ini di pimpin oleh Pdt. Sitimarni Gulö, S.Th (Pendeta Jemaat ONKP Tetesua) yang mengangkat Firman Tuhan sebagai bahan renungan Yosua 1:6-7 dengan tema Pemimpin Yang diberkati Tuhan.

    Ibadah Siraman Rohani ini sudah berlangsung sejak kepemimpinan FAKHE (Faduhusi Daeli & Khenoki Waruwu) tahun 2016 dan hingga sekarang masih eksis dan Ibadah hari ini merupakan Ibadah terakhir kepemimpinan Bupati & Wakil Bupati periode 2016-2021.

    Sementara itu dalam sambutannya Bupati Nias Barat menjelaskan bahwa kegiatan Ibadah Siraman Rohani ini di design dan dibuat agar seluruh Pegawai Pemkab Nias Barat memiliki satu pemikiran bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan dan semata-mata hanyalah karena kasih Tuhan.

    “Hari ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya bisa beribadah bersama dengan Bapak/Ibu di saat mau mengakhiri tugas saya sebagai Bupati. Sungguh amat luar biasa Firman Tuhan sebagai bahan renungan kita hari ini, mengingatkan kita semua bahwa kita adalah pemimpin yang diberkati Tuhan dan juga saluran berkata bagi banyak orang. Ilustrasi peralatan bangunan adalah gambaran gaya kepemimpinan yang berbeda-beda dan sebaiknya pemimpin itu harus mau dan mampu berbagi kepada sesama,” tutup Bupati.

    Reporter : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • Bupati Nisbar Resmikan Wisata Puncak Harmoni Somomo

    Bupati Nisbar Resmikan Wisata Puncak Harmoni Somomo

    Nias Barat, MZK NEWS- Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd, MA, MM , resmikan Desa Wisata Lologolu “Puncak Harmoni Somomo” Rabu 14/04/2021. Puncak Harmoni Somomo merupakan wisata berupa pemandangan alam yang indah dari atas bukit udara yang sejuk, banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.

    Dalam arahan Bupati berharap ” Dengan ditetapkannya Desa Wisata di Nias Barat kedalam kategori Desa Wisata rintisan diharapkan dengan sinergitas antar pemerintah, kita berharap pada tahun selanjutnya Desa Wisata yang ditetapkan hari ini dapat masuk dalam 224 Desa Wisata mandiri yang tersertifikasi yang menjadi program RPJMN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” harapnya.

    “Saya berpesan untuk tetap bersemangat dan bersatu demi terciptanya Nias Barat Hasambua dan Nias Barat Zoguna Ba Zato.”tambahnya.

    “Dengan memohon Ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa Launching Desa Wisata Lologolu Puncak Harmoni Somomo Kabupaten Nias Barat Tahun 2021 dengan ini dibuka secara resmi,” tutup bupati.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Nias Barat Prof. Dr. Fakhili Gulo, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Nias Barat Martianus Gulo, SH., dan Seti Gulo, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat Mandrehe, Kepada Desa Lologolu, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat beserta Warga Desa Lologolu.

    Wartawan : Trisusanto B. Zebua
    Editor : Sri Wahyuni

  • PEBERS Bagikan Ta’jil Ramadhan Bersama Tokoh Masyarakat

    PEBERS Bagikan Ta’jil Ramadhan Bersama Tokoh Masyarakat

    Jakarta, MZK News – Ojek Online Penggilingan Bersatu (PEBERS) Bersama tokoh masyarakat H. Andriansyah NS yang biasa di sapa H. Opung sebagai Ketua LMK di Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur, Membagi bagikan Takjil Berbuka Puasa di Kelapa 2 Cakung, Senin(19/04/2021).

    H.Opung Tokoh Masyarakat Penggilingan menjelaskan kepada awak media ” ini suatu kegiatan positif untuk memotivasi semua masyarakat bahwasanya peduli saling berbagi itu menjadi hakekatnya manusia mudah-mudahan Ramadhan ini menjadi momentum untuk kita semua untuk meningkatkan kepedulian sesama,” ujarnya.

    “Mudah- mudahan kegiatan pembagian takjil ini , dapat memberikan satu inspirasi ke yang lainnya dan terutama dapat membantu kepadapara musafir yang melintas sehingga mendapatkan bekal,”tambahnya lagi.

    Sementara itu H. Opung menjelaskan selain organisasi masa yang ada di wilayah penggilingan kecamatan Cakung Jakarta Timur, ada beberapa Organisasi masa yang sudah beberapa hari ini sudah memulainya,Seperti FORSBI, Ojek Online Penggilingan Bersatu (PEBERS),Al Badher,Karang Taruna Rw 07, PS Harimau Batavia, FBR G.003,dan Jampang 10.

    ” Banyaknya rekan – rekan Ojek Online ( Ojol) yang telah melaksanakan kegiatan ini mudah- mudahan dapat mengapresiasi masyarakat bahwa pekerja Ojol bukan semata-mata mencari ke ihklasan dan mencari ridho Allah, sehingga kedepannya semua punya waktu dan ruang untuk berkontribusi berpartisipasi,sehingga apapun kesulitan dapat di mudahkan karna saling gotong royong.” Tutup H. Adriansyah yang kerap dipanggil H. Opung ini.

    Seketaris Ojek Online Penggilingan Bersatu (PEBERS) Yusuf.W juga menyampaikan
    “Alhamdulilah ini kegiatan yang sangat positif, kegiatan ini bukan hanya hari ini saja dari bulan ramadhan tahun lalu juga sering melakukan pembagian ta’jil, untuk sa’at ini kita membawa Ojek Online Penggilingan Bersatu(PEBERS) untuk berbagi ta’jil selama satu minggu, Semoga kegiatan ini dapat berjalan untuk tahun-tahun berikutnya, tidak hanya kegiatan membagi ta’jil juga ada berupa bantuan sosial yang dapat kita lakukan darikomunitas Ojek Online PEBERS (Penggilingan Bersatu) yang di bina oleh H. Ahmad Sucipto yang biasa di sapa Bang H. Bahar.” sampainya.

    Wartawan : S Erfan Nurali.
    Editor : Sri Wahyuni

  • Tak Kunjung Kondusif, Presiden Republik Mali: Mahkamah Konstitusi Dibubarkan!

    Tak Kunjung Kondusif, Presiden Republik Mali: Mahkamah Konstitusi Dibubarkan!

    PADANG, MZK News – Buntut dari ketegangan yang kian masif sejak dua bulan terakhir, Presiden Republik Mali yaitu Ibrahim Boubacakar Keita Pada Minggu waktu setempat (12/07/2020) memutuskan pembubaran Mahkamah Konstitusi.

    Dilansir dari laman aljazeera.com, alasan Presiden Keita membubarkan Mahkamah Konstitusi tersebut dikarenakan aksi massa yang dipelopori oleh oposisi tersebut melakukan unjuk rasa selama beberapa bulan terakhir.

    Ditambahkan menurut penguasa Mali sejak tahun 2013 ini pembubaran Mahkamah Konstitusi dirasa tepat karena salah satu tuntutan dari unjuk rasa tersebut adalah terkait dengan perselisihan hasil pemilihan legislatif yang tidak adil.

    Dalam sebuah konsensi yang disiarkan oleh televisi lokal setempat, Presiden Keita dengan lantang mengatakan sudah mencabut lisensi semua anggota Mahkamah Konstitusi dan segera merampungkan reformasi pengadilan.

    Atas keputusan tersebut, kesatuan oposisi Mali menolak konsensi Presiden Keita terkait pembubaran Mahkamah Konstitusi.

    “Kami tidak akan menerima omong kosong ini! Kami menuntut pengunduran dirinya!” ujar juru bicara oposisi Nouhom.

    Dikabarkan sebelumnya aksi massa yang dipelopori oposisi sudah berlangsung sejak bulan Mei lalu, ribuan aksi massa menuntut Presiden Keita mengundurkan diri karena gagal dalam menyelesaikan masalah pemberontakkan yang terjadi di negara bagian Afrika Barat tersebut.

    Selain itu, Presiden Keita dinilai gagal dalam upaya menyelamatkan ekonomi dan segala kekacauan pasca hasil pemilihan legislatif yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi setempat pada beberapa bulan terakhir.

    Reporter: Alvin Hanevi (Reporti)

    Editor: Martha

  • Jabat Periode Kedua Rektor UNP, Pelantikan Prof Ganefri oleh Sekjen Kemendikbud Dilakukan Secara Virtual

    Jabat Periode Kedua Rektor UNP, Pelantikan Prof Ganefri oleh Sekjen Kemendikbud Dilakukan Secara Virtual

    PADANG, MZK News – Sejarah mencatat, pertama kali dalam sejarah berdirinya Universitas Negeri Padang (UNP), pelantikan rektor dilakukan secara virtual. Dan ini terjadi saat pelantikan periode kedua, Prof. Ganefri, Ph.D sebagai Rektor UNP periode 2020-2024.


    Prof. Ganefri, satu-satunya Rektor dari 18 pejabat Kemendikbud RI yang dilantik bersamaan secara virtual oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Kamis (4/6/2020) di Auditorium UNP. Sejumlah anggota Forkompinda Sumbar termasuk Walikota Padang dan solok terlihat hadir pada acara yang dilakukan memgikuti standar protokol Covid-19.

    Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Rektor UNP Prof. Ganefri Ph.D periode 2020-2024 mengikuti protokol kesehatan yang ketat, dihadiri dari unsur Forkopimda, Walikota Padang, Kapolda, Danrem dan ratusan pihak terkait lainnya.


    Kepada wartawan usai pelantikan, Prof. Ganefri mengakui belum semua yang direncanakan di periode pertamanya sebagai Rektor UNP, tahun 2016 -2020 telah memenuhi target secara keseluruhan.


    Namun Prof Ganefri bertekad melanjutkan program semuanya itu dalam periode keduanya tahun 2020-2024 dengan penekanan pada implementasi kampus merdeka dan merdeka belajar. Kedepan kata Ganefri, UNP akan mencoba memakai berbagai strategi dalam pengembangan kurikulum serta akan melakukan re-orientasi kurikulum.


    Terkait dengan kampus merdeka, Prof. Ganefri mengatakan UNP saat ini sedang memacu diri untuk mengubah bentuk dan mentransformasi perguruan tingginya menjadi berbadan hukum dan saat ini tengah dalam proses.


    “Karna dengan status badan hukum kita bisa dapatkan otonomi yang lebih luas, mula dari pengelolaan akademik pelayanan akademik termasuk juga otonomi dalam pengelolaan keuangan serta melakukan kejasama dengan berbagai pihak. Kalau kita sudah berbadan hukum sendiri nanti, jika membuka dan menutup prodi tak perlu lagi ijin dari Kementerian cukup dari wali amanah,” ujar Prof. Ganefri.


    Artinya kata Ganefri, kalau prodi tersebut dibutuhkan oleh pasar dan yang jelas lulusannya akan terserap seusai kajian, tentu UNP akan membukanya dan mempertaha kannya.


    Ganefri juga mengatakan UNP kedepan akan fokus pada internasionalisasi dimana prodi-prodinya akan di akreditasi secara internasional.
    “Internasionalisasi visi kita kedepan tahun 2020-2024 ini dan itu bisa kita lakukan mengimplementasikan dalam kampus merdeka,” ujarnya.


    Dikatakannya, jadi apa yang sudah dicanangkan oleh kementerian adalah sebuah peluang, “Kampus merdeka itu adalah sebuah peluang untuk berinovasi sehingga ada kebebasan yang lebih luas. Kampus merdeka itu adalah peluang bagi perguruan tinggi untuk berinovasi, sehingga ada kebebasan otonomi akademik yang lebih luas, dengan ada kebebasan kita harapan akan melahirkan banyak inovasi”, tandasnya.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Ciptakan Desa Pantang Mundur, Babinkamtibmas Bersama Tim Karhutla Gagas Redkar

    Ciptakan Desa Pantang Mundur, Babinkamtibmas Bersama Tim Karhutla Gagas Redkar

    PALANGKA RAYA, MZK News – Berbagai upaya dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Babinkamtibmas Polres Kotawaringin Barat (Kobar).

    Salah satunya, Babinkamtibmas Polsek Arut Selatan (Arsel), Aipda Nurhadi bersama masyarakat peduli api (MPA), pemerintah dan unsur terkait menciptakan sebuah terobosan kreatif.

    Terobosan tersebut adalah memodifikasi kendaraan roda empat berjenis pickup sebagai sarana transportasi pemadam kebakaran mini yang diberi nama Redkar (redam kebakaran).

    “Gagasan atau ide menciptakan terobosan Redkar ini adalah kesepakatan bersama terutama masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla khususnya di Kel. Baru,” terang Nurhadi usai melakukan pemasangan spanduk di desa binaannya bersama MPA, Kamis (4/6/2020) pagi.

    Selain itu, hal ini dimaksudkan untuk mendukung program Desa Pantang Mundur lawan karhutla yang merupakan gagasan Kapolda Kalteng.

    “Harapannya dengan kesiap siagaan yang kami lakukan ini dapat mencegah timbulnya karhutla di Kel. Baru,” pungkasnya.

    Sementara itu, salah satu MPA Kel. Baru mengaku, bahwa pihaknya selalu mendukung upaya Polri dalam mencegah terjadinya karhutla.

    “Karena kami sadar bahwa dampak dan efek samping dari karhutla ini sangat membahayakan diri kita, terutama anak – anak,” katanya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Park Shin Hye Bintangi “Alive” dengan Tenang dan Teliti

    Park Shin Hye Bintangi “Alive” dengan Tenang dan Teliti

    Jakarta, MZK News – Baru-baru ini media perfilman Korea dihebohkan dengan adanya film baru yang berjudul “Alive”. Film ini dibintangi oleh Park Shin Hye dan Yoo Ah In. Sebagai “survival thriller”, “Alive” sudah banyak ditunggu penggemar aktor-aktornya.

    Dikutip dari Soompi,”Alive” bercerita tentang sebuah wabah penyakit misterius yang menyebabkan semua orang terinfeksi. Penyakit ini menyebar ke seluruh Seoul dan tidak terkendalikan. Bahkan, ada beberapa penyintas yang terjebak di apartemen mereka tanpa akses data seluler, Wi-Fi, SMS, dan panggilan telepon.

    Park Shin Hye berperan sebagai Yoo Bin, seorang yang selamat dan terisolasi di tengah kota. Dia dengan tenang merencanakan kelangsungan hidupnya. Bersama Joon Wo (Yoo Ah In), dia akan memainkan aksi menegangkan untuk menyelamatkan diri dari cengkraman para zombie. Walaupun, mereka mempunyai kepribadian yang berbeda, tetap terlihat kompak.

    “Saya kagum dengan akting Park Shin Hye yang teliti dan tenang dalam film ini,” kata Yoo Ah In.

    Sebelumnya, Park Shin Hye juga sukses membintangi drama Heirs, Doctors, Memories of The Alhambra, dan film My Annoying Brother.

    Penulis: Martha
    Editor: Adi Emca

  • KI Sumbar Gelar Sidang Perdana Saat Pandemi Covid 19

    KI Sumbar Gelar Sidang Perdana Saat Pandemi Covid 19

    PADANG, MZK News – Komisi Informasi Sumatera Barat menggelar sidang ajudikasi pada saat pandemi Covid-19. Proses persidangan ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

    Sebelum para pihak masuk, diwajibkan untuk mencuci tangan, lalu diwajibkan memakai masker. Dalam ruang sidang juga diterapkan jarak minimal 1,5 meter antar orang, termasuk majelis komisioner.

    “Proses persidangan harus dijalankan sesuai dengan tugas dan kewajiban Komisi Informasi, namun dengan kondisi ini tentu semua orang yang ada di ruangan harus patuh terhadap protokol kesehatan yang ditetapkan WHO,” jelas Komisioner Bidang PSI, Arif Yumardi.

    Memasuki masa new normal, persidangan akan tetap menggunakan protokol pencegahan Covid-19 ini.

    “Pada persidangan selanjutnya para pihak maupun pengunjung yang hadir wajib memakai masker dan menjaga jarak dalam ruang sidang,” lanjut Arif.

    Pada persidangan perdana pasca Covid-19 ini, diagendakan pembacaan putusan antara pemohon Daniel Sutan Makmur dan termohon BPN Kota Padang.

    Majelis hakim adalah Adrian Tuswandi, sebagai Ketua Majelis, Arif Yumardi dan Tanti Endang Lestari, masing masing sebagai anggota.

    “Komisi Informasi Sumatera Barat memutuskan dua register sekaligus dalam persidangan karena objek dan sobjek hukumnya sama.
    “Putusan kita bacakan satu register pemohon ditolak dan satu register pemohon lagi dikabulkan, dan menegaskan warkah tanah adalah informasi publik yang pemberiannya sesuai ketentuan yang berlaku, ” kata Adrian Tuswandi, berkas putusan setebal 30 halaman dibacakan bergantian pada sidang terbuka untuk umum disesuaikan protokol kesehaatan yang dirilis Kemendagri dan Kemenkes RI.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Aksi Nyata Sispala-Cakrawala Siapkan SMAN 2 Padang Songsong New Normal

    Aksi Nyata Sispala-Cakrawala Siapkan SMAN 2 Padang Songsong New Normal

    PADANG, MZK News – Sekolah dan siswa harus bersiap memasuki era tatanan baru kehidupan atau new normal di tengah Covid-19 yang belum ada obatnya.

    SMA Negeri 2 Padang juga tak inginkan adanya kekawatiran orang tua melepas anaknya ke sekolah jika semua protokol kesehatan sekolah dan fasilitasnya tak dilengkapi.

    “Melepas anak ke sekolah seperti sebelum Covid-19 memang ngeri, takut anak terpapar Covid,” ujar Susi, orang tua siswa sebuah sekolah di Sumatera Barat, Rabu (3/6) di Padang.

    Menjawab kekhawatiran orang tua dan kondisi Covid-19 belum ada obatnya, Sispala dan KPA Cakrawala bersama alumni SMAN 2 Padang tidak tinggal diam.

    “Insya Allah sekolah kita harus disiapkan untuk memasuki era new normal dan proses belajar mengajar kedepan yang jadwalnya sampai hari ini belum diputuskan,” ujar Kepala Sekolah SMAN 2 Padang Syamsul Bahri menjawab kekhawatiran orang tua siswa di Sumbar.

    Alumni yang juga anggota KPA Cakrawala (wadah anggota Sispala yang sudah tamat sekolah, red) Indra M Gandidi dan Virza Benzani menyatakan tim Sispala Reborn Siapkan SMA Negeri 2 Padang songsong tatanan kehidupan baru.

    “Kita menggalang donasi dari semua alumni seluruh angkatan untuk menyediakan sarana dan prasarana sesuai ketentuan protokol kesehatan hidup di tengah Pandemi,” ujar Virza Benzani usai bertemu Kepala Sekolah, Rabu pagi tadi.

    Lorong Imun Booster

    “Ada fasilitas lorong nano imun booster (nano imun booster tunnel) dengan nano tekhnologi yang kita siapkan sebelum proses belajar mengajar siswa di sekolah dimulai,” ujar Indra M Gandidi didampingi Alumni Sispala Angkatan IX Adrian Toaik Tuswandi.

    Menurut Indra M Gandidi pihaknya siap share teknologi nano kepada sekolah lain di Sumbar atau bahkan Indonesia, kelebihannya tidak ambun dan pakai cairan disinfektan ya. Silahkan yang berminat kontak ke KPA Cakrawala alamat sementara di SMA Negeri 2 Padang.

    “Untuk kemanusiaan dan lawan Covid-19 kami tidak pelit dan tidak jual mahal untuk planning enginering membuat lorong imun booster ini, silahkan kontak, tim kita akan bantu,” ujar Indra yang juga Akademisi UPI Bandung ini.

    Alumni yang bergerak di cinta alam dan lingkungan juga menyiapakan draft protokol kesehatan sekolah menyiapkan siswa sehat dan tangguh.

    “Tidak hanya sarana dan prasarana termasuk wastafel portable untuk cuci tangan siswa sebelum masuk kelas. Tim Sispala Reborn juga siapkan protokol kesehatan siswa di sekolah, yang mengacu kepada Protokol Kesehatan diterbitkan Kemendikbud dan Kemenkes RI,” ujar Adrian didampingi pengusaha muda Padang Alfi Abe Zulhendra.

    “Ini adalah aksi kepedulian dari kami alumni dan siswa SMAN 2 Padang, murni untuk siapkan sekolah menunju tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman Covid-19,”ujar Abe menambahkan.

    Doni sebagai PO dari aksi Sispala Reborn Siapkan SMA Negeri 2 Padang Songsong New Normal mengatakan pendanaan untuk menyiapkan semuanya sangat diharapkan dari alumni SMA Negeri 2 Padang.

    “Alumni SMA Negeri 2 Padang sangat diharapkan sekali donasinya, ini semua usaha bersama agar sekolah kita, bekas almamater kita tidak menjadi kalster Covid-19 baru nantinya,”ujar Doni.

    Pihak penggerak aksi membuka list donasi dan berharap kepedulian Alumni SMA Negeri 2 Padang untuk membantu terujudnya aksi nyata ini.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Perangi Covid-19, Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Bagikan Donasi untuk Personel Bertugas

    Perangi Covid-19, Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Bagikan Donasi untuk Personel Bertugas

    PALANGKA RAYA, MZK News – Dalam rangka memerangi pandemi Covid-19 berbagai cara pun dilakukan. Seperti yang dilakukan Ketua Bhayangkari Kalteng Ibu Martha Dedi Prasetyo beserta seluruh lini di Polda Kalimantan Tengah.

    Bertempat di lapangan Apel Mapolda Jalan Tjilik Riwut Km. 01 Kota Palangkaraya, Kamis (04/06/2020) pagi, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., terlihat memimpin pelaksanaan pemberian 1000 masker beserta multivitamin kepada personel dan ASN Polda Kalteng.

    “Dengan diberikannya 1000 masker tersebut, diharapkan dapat mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 yang kini mewabah dimana-mana,” ucap Kapolda yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Endro Wiyono, M.Si., beserta seluruh Pejabat Utama Polda Kalteng.

    Tidak hanya 1000 masker, terang Dedi, pada kesempatan yang sama para personel dan ASN juga telah menerima multivitamin berupa suplemen makanan, madu rasa, permen hexos, tolak angin dan hand sanitizer serta 50.000 butir telur. Kemudian 2.500 telur diserahkan kepada dapur umum Satbrimob dan 2.500 butir dapur umum Ditpolairud.

    “Semoga dengan bekal suplemen yang sudah dibagikan tersebur dapat meningkatkan imunitas para anggota dan ASN Polda Kalteng ketika mereka beraktivitas pada jam kantor atau sebagai masyarakat saat diluar jam dinas. Terima kasih kepada Bhayangkari atas kepeduliannya kepada tugas Polri,” pungkasnya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Kebudayaan yang Terpaksa Berbeda

    Kebudayaan yang Terpaksa Berbeda

    Penulis: Nurul ‘Ain (Ilmu Komunikasi – Universitas Andalas)
    Editor: Martha

    Sedikit berbeda suasana di lebaran kali ini. Sebuah tradisi dan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat saat akan menyambut hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri. Kebudayaan yang setiap tahunnya dilaksanakan tiba-tiba dipaksa untuk berhenti melakukan dan melaksanakannya yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 yang jadi pengacau rencana ditengah kebiasaan masyarakat pada umumnya.

    Tidak terasa setelah satu bulan berpuasa kini tibalah saatnya dipenghujung Ramadan. Tentu kita melakukan persiapan menyambut hari lebaran yang walau tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Semangat dan kemeriahan yang sedikit hilang tampak diwajah masyarakat.

    Kebiasaan masyarakat untuk berbelanja dan membeli segala macam persiapan untuk lebaran susah untuk dihentikan oleh para petugas keamanan Covid-19. Dapat kita lihat pada kutipan berita detik.com H-1 lebaran, Pasar Tanah Abang ramai diserbu emak-emak. Hal ini terjadi karena kebiasaan masyarakat untuk mempersiapakan lebaran sedemikian rupa.

    Tidak hanya itu, kejadian yang sama dapat dilihat pada pengunjung di Pasar Rawalumbu, Bekasi Timur yang padat oleh warga setempat. Dari pemberitaan tersebut dapat kita lihat bahwa banyak dari kalangan masyarakat yang melupakan dan tidak menerapkan protokol kesehatan dan keamanan yang dianjurkakan oleh pemerintah.

    Lagi-lagi kebiasaan dan budaya yang biasanya juga dilakukan oleh masyarakat adalah membeli baju lebaran pada H-1 lebaran. Tidak peduli dengan penyebaran Covid-19 ini, masyarakat malah tak pedulikan petugas kepolisian dan malah memarahi dan membentak kembali. Seperti yang terjadi di Pasar Payakumbuh. Dikutip dari instagram Info Sumbar yang memperlihatkan tindakan para pedagang yang memberontak dan membuka pagar besi penghalang jalan secara terang-terangan. Beberapa orang menilai bahwa kejadian tersebut cukup panas dan mengerikan.

    Apa yang dianjurkan oleh pemerintah dalam peraturanya merupakan suatu anjuran agar rakyat dan masyarakatnya tetap aman, sehat dan terhindar dari penyebaran Covid-19. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebudayaan dan kebiasaan adalah suatu hal yang sangat sulit untuk dirubah secara mendadak atau secara praktis saja tentu ada proses yang mengiringinya. Namun, kita perlu melihat kembali situasi seperti apa yang hendak kita hadapi. Ini menyangkut nyawa seseorang dan keselamatan suatu negri.

    Sebenarnya, yang perlu kita ingat bersama adalah bahwa tidak mengapa jika ada kebudayaan dan kebiasaaan yang terpaksa berbeda. Namun, jika hanya satu dua orang saja yang melasanakan dan patuh untuk tidak melaksanakan kebiasan dan budaya itu, maka semuanya akan terlihat sia-sia saja. Mari kita untuk sama-sama mejaga, menahan, dan saling menghargai supaya negeri kita cepat sembuh. Hingga kita bisa melaksanakan kebiasaan dan kebudayaan kita seperti semula.

  • Destinasi Galundi Singkarak

    Destinasi Galundi Singkarak

    Penulis: Jheni Rahmad
    Editor: Martha

    Berbicara Tanah Datar membuat kita teringat akan pesona budaya dan alamnya yang indah. Wisatawan belum dikatakan berkunjung ke Minangkabau, jika belum singgah ke Tanah Datar. Daerah ini merupakan pusat budaya dan jantungnya Minangkabau yang kaya akan nilai nilai filosofi, sejarah dan seni. Selain wisata budaya, Tanah Datar memiliki puluhan destinasi wisata alam yang sangat menarik. Baik itu pegunungan, air terjun, danau, sungai dan gua-gua yang eksotis.

    Kali ini kita akan berkunjung ke obyek wisata Galundi. Destinasi ini dengan hamparan sawah dan danau singkarak berlatar perbukitan memanjakan mata memandangnya. Dengan keindahan pemandangan sekelilingnya membuat kita betah berlama lama untuk menikmati keelokan alamnya yang asri. Ini sangat cocok bagi tujuan wisata keluarga dan rombongan.

    Berlokasi ditepian Danau Singkarak Nagari Batutaba, Kecamatan Batipuh Selatan. Berjarak sekitar 15 Km dari Batusangkar. Pengunjung dengan mudah menemukan lokasi karena dilalui jalan nasional.

    Disela menikmati keindahan pesona Danau Singkarak wisatawan bisa mencicipi gurihnya ikan bilih, ikan spesifik yang hanya ada di danau Singkarak. Setelah menikmati riak Danau Singkarak di Galundi, wisatawan bisa berkunjung ke Tanjung Mutiara atau puncak Aua Sarumpun yang bisa menyaksikan Danau Singkarak secara keseluruhan. Untuk lebih merasakan nuansa alam Minangkabau, wisatawan bisa menginap di Rumah Gadang Sumpu atau Hotel Sumpur.

    Jika sedang beruntung, wisatawan bisa menyaksikan Festival Galundi Singkarak yang digelar setiap tahunnya di bulan Oktober. Dengan penampilan atraksi silek, pacu biduak, balai galundi, makan bajamba, pentas seni dan permainan anak nagari. Persiapkan jadwal untuk berkunjung ke Galundi dan keramahan pemandu lokal siap menemani liburan anda.

  • Kembali, Polda Kalteng Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu 400 Gram

    Kembali, Polda Kalteng Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu 400 Gram

    PALANGKA RAYA, MZK News – Ditresnarkoba Polda Kalteng berhasil menggagalkan peredaran Narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Sebelumnya, direktorat ini telah mengungkap penyalahgunaan narkoba di Jalan Mahir Mahar Kota Palangka Raya.

    Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., melalui Kabidhumas Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., saat konferensi pers tindak pidana Narkotika di ruang Ditresnarkoba Jalan Tjilik Riwut Km. 01, Mapolda, Selasa (02/06/2020) pagi.

    “Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika jenis sabu di Kota Sampit. Dimana, barang haram tersebut dikirim dengan cara diantarkan langsung oleh seorang kurir sabu dari Kota Pontianak Provinsi Kalbar,” ungkap Kabidhumas yang didampingi Dirresnarkoba Kombes Pol. Bonny Djianto, S.I.K.

    Hal senada juga disampaikan Dirresnarkoba, diterangkannya, setelah mendapatkan informasi ini, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

    “Pada hari, Jum’at (29/05/2020) lalu, kami berhasil menangkap seorang pelaku berinisial HM (40) di Jalan SPG Barat Perum Kencana Elok No. 05 Rt. 016 Rw. 004 Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentaya Baru Ketapang Kabupaten Kotawaingin Timur (Kotim) dengan barang bukti berupa lima paket sabu berat bruto 400 gram di dalam mobil Daihatsu Xenia warna merah maroon Nopol KH 1723 FR,” jelasnya.

    Setelah dilakukan pendalaman, lanjut Dirresnarkoba, pihaknya kembali melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. “Selang beberapa jam kemudian, pelaku berinisial Ag (34) Di Jalan Simpang Runtu Kec. Pangkalan Lada Kab. Kobar dengan barang bukti berupa sebuah minibus Daihatsu Xenia warna hitam Nopol KB 1451 WN,” paparnya.

    Berdasarkan keterangan yang diterima, Ag mendapatkan upah dari EU senilai Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) setelah berhasil mengirimkan paket tersebut. “Jadi, kakak kandung Ag berinisial WD yang berada di Lapas memerintahkan EU untuk menyerahkan sabu tersebut yang kemudian diantarkan ke Sampit,” pungkasnya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Perlunya Kelas Parenting di Masa Pandemi

    Perlunya Kelas Parenting di Masa Pandemi

    Penulis: Fitria Sartika, S. Pd (Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
    Editor: Martha


    Pendidikan dalam keluarga merupakan pondasi utama bagi anak untuk menempuh perjalanan kehidupan di dunia, akhlak dan kepribadian seorang anak terbentuk dari pendidikan dalam keluarganya.

    Dalam perkembangan zaman yang semakin maju ini, pergeseran nilai-nilai itu tak terelakkan lagi. Orang tua sibuk bekerja di luar siang hingga malam hari, sementara pendidikan anak diserahkan penuh kepada lembaga formal yaitu sekolah atau madrasahnya. Tapi, ada yang berbeda dengan kondisi di tengah pandemi yang melanda bumi ini. Hampir semua pekerjaan orang tua di rumahkan atau work from home. Sementara pendidikan anak harus tetap berlangsung dari rumah, dan di dampingi oleh orang tua.

    Segala aturan dalam masa pandemi dan wewenang yang diamanahkan guru kepada orang tua, membuat kebersamaan orang tua dengan anak menjadi sangat intens. Sehingga berbagai problematika pendidikan anak di rumah menguap ke permukaan.

    Tugas anak yang harus disetor secara online melalui android, membuat sebagian orang tua kewalahan, karena harus menambah android baru agar anak nyaman dan lancar belajar dari rumah. Sebagian malah harus membeli android baru, agar anaknya tidak ketinggalan dalam belajar.

    Tugas yang diberikan guru berbeda-beda, sesuai kebijakan lembaga dan guru mata pelajaran masing-masing, ada yang harus belajar sesuai jadwal di sekolah. Sebagian lagi menyesuaikan dengan waktu luang orang tua, yang penting pada hari itu tugas anak selesai, dan dikirimkan buktinya kepada guru yang bersangkutan melalui whatsApp orang tua.

    Rutinitas orang tua yang padat dengan pekerjaan kantor yang harus selesai, pekerjaan rumah yang harus tuntas, dan belajar anak yang harus berjalan sesuai aturan dengan tepat, membuat sebagian orang tua mengeluh dan kewalahan dalam mendidik anak di rumah.

    Hal lain yang membuat orang tua bingung dengan seabrek tugas anak ialah materi pembelajaran anak yang tingkat kesulitannya saat ini semakin tinggi, sehingga banyak orang tua yang tidak paham akan materi itu. Lalu, bagaimana mereka harus mengajarkan kepada anaknya? Sementara mereka tidak memahaminya.

    Sebagian anak juga cenderung manja bila bersama dengan orang tua, hal ini membuat waktu belajar tidak lagi maksimal, anak malas belajar jika bersama orang tua saja. Bagi mereka orang tua hanyalah tempat mengadu dan bermanja di rumah, bukan mengajar seperti guru di sekolah. Masih banyak lagi keluhan lain yang terungkap melalui riset yang penulis lakukan pekan lalu terhadap orang tua santri yang tergabung dalam grup wali santri TPQ, dimana penulis mengajar mengaji.

    Melihat kenyataan di lapangan saat ini, penulis mengharapkan kerjasama pihak sekolah dengan orang tua semakin ditingkatkan. Salah satu kebijakan yang bisa diambil oleh sekolah atau madrasah ialah membuat kelas parenting untuk orang tua, sehingga ada wadah yang tepat bagi orang tua untuk mengungkapkan keluhan dan masalah yang dihadapi anak-anak mereka dalam melaksanakan pembelajaran dari rumah saat ini. Kelas parenting itu hendaklah dibimbing langsung oleh guru Bimbingan Konseling (BK), dan juga guru mata pelajaran serta kepala sekolah. Sehingga solusi yang tepat bisa didapatkan dari rembukan antara guru BK, kepala sekolah, dan guru mata pelajaran. Hal ini akan menjadi sangat solutif bila diterapkan untuk saat ini, mengingat sudah lebih dari dua bulan anak belajar hanya dengan orang tua. Sementara dengan guru hanya berjumpa dalam jaringan saja. Sehingga rasa rindu belajar dengan guru serta rasa bosan di rumah sepanjang waktu melebur menjadi satu dalam jiwa sang anak. Semoga dengan adanya penghubung yang tepat melalui kelas parenting online ini, pendidikan anak bisa dikendalikan dengan baik oleh orang tua sementara waktu, hingga keadaan benar-benar kondusif.

  • Momentum Lebaran yang Takkan Terlupakan

    Momentum Lebaran yang Takkan Terlupakan

    Penulis: Fitria Sartika, S. Pd (Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
    Editor: Martha

    Setiap perjalanan yang mewarnai kehidupan, meninggalkan jejak yang kadang tak bisa dilupakan. Walau masa telah berganti, zaman pun telah berubah. Namun, kenangan masih tersimpan rapi dalam ingatan.

    Tidak ada yang tahu dengan rute dan perjalanan hidup seseorang, terkadang ia terlihat seolah baik-baik saja meski segenap lara telah singgah di singgasana kehidupannya, begitu juga luka yang berhasil ditutupinya. Tahun 2011 menjadi tahun yang bersejarah dan tak mungkin bisa ku lupakan begitu saja. Bagaimana mungkin akan ku lupakan, segenap kisah suka duka yang menguras rasa dan air mata mengejewantah di dalamnya.

    Masih sama seperti biasanya, belajar, memasak, mencuci, dan segala kegiatan untuk kebutuhan pribadi menjadi rutinitas yang ku jalani selama tinggal di asrama putri Pondok Pesantren al-Irsyad Bulaan Kamba, Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

    Tahun ini sudah memasuki angka ke-5 tahunnya aku berada di pondok ini, artinya sudah 4 tahun lebih aku menimba ilmu di Ponpes dengan gedung bertingkat 3 itu. Dari jalan raya yang membentang di depan gerbang, sebuah tulisan besar di pinggir kanan gerbang masih terbaca walau sedikit sudah mengabur “Selamat Datang di Pondok Pesantren MTI al-Irsyad Bulaan kamba”.

    Halaman Ponpes yang luas, biasa digunakan untuk upacara tiap hari senin, dan dimanfaatkan untuk bermain sepakbola sewaktu jam olahraga oleh para santriwan. Tak lupa sebuah tiang bendera berdiri kokoh di depannya, sekitar 5 meter dari teras gedung. Warna hijau gedung yang selalu menyegarkan pandangan, ditambah latar Gunung Merapi yang menjulang di belakangnya, serta Gunung Singgalang terlihat di bagian kiri gedung, membuat hatiku makin terpaut di tempat ini.

    Pemandangan indah dan lepas jua menyejukkan dari lantai 3, dengan menaiki anak tangga di pinggir kiri gedung, aku naik ke lantai 3. lantai 3 itu terdiri dari 3 kelas untuk santri tingkat Madrasah Aliyah saja. Lantai 2 terdiri dari 4 ruangan, dari kanan ke kiri terlihat tulisan yang agak kecil tapi terbaca jelas terpampang di atas tiap pintu ruangan itu, ada kantor Kepala Madrasah, Ruang Tata Usaha, Perpustakaan, dan Ruang majlis guru.

    Dari lantai 3 ini terlihat indahnya Kota Bukittinggi, tak luput Jam Gadang sebagai ikon Kota Sanjai itu pun terlihat walau puncaknya saja. Jauh di depan sana juga terlihat bukit kecil di Balingka. Masih rapi dalam ingatan, beberapa tahun lalu ketika tergabung dalam anggota pramuka ponpes al-Irsyad ini, aku pernah menjajaki bukit yang tak terlalu tinggi itu.

    Memandang ke bagian kanan dari sini, sejauh mata memandang terlihat Bukit Barisan yang berjejer, menghiasi pemandangan dari depan kelasku ini. Langit biru pun menutupi luasnya bentangan alam raya. Sungguh karunia Allah yang luar biasa, menciptakan bumi dengan segala isinya.

    Hari ini sudah memasuki pekan kedua bulan suci ramadhan, artinya tidak lama lagi waktu libur untuk pulang kampung akan segera tiba, tak sabar rasanya menanti hari pengumuman libur itu datang. Maklum, aku bisa pulang hanya satu kali saja tiap 3 atau 4 bulannya. Karena jarak kampungku dengan ponpes ini lumayan jauh, hampir satu hari perjalanan. Apabila sering pulang, tentu biaya akan bertambah lagi. Sedangkan Ayah dan Mak hanya bekerja sebagai petani, dengan keuangan yang pas-pasan. Terkadang hasil panen tidak mencukupi untuk kebutuhan hingga panen berikutnya. Seringkali kami menghutang kepada tetangga atau kepada paman dan bibiku. Aku sembilan bersaudara, Allah izinkan bersama cuma 5 orang saja hingga saat ini. 3 laki-laki dan 2 perempuan.

    Biaya sekolah dan kebutuhan hidupku di ponpes ini Abang ke-5 yang membantu, Hasnedi namanya. Bang Hasnedi merantau untuk menambah penghasilan, guna membiayai sekolahku di sini. Sudah satu tahun ini aku tak berjumpa dengannya, hanya lewat suara di handphone jadulku, handphone pemberian Bang Amri, saudara laki-laki di yang lebih tua dari bang Hasnedi 2 tahun. Nokia warna hitam, panjang 8 cm, lebar 4 cm, tanpa kamera ataupun layar berwarna. Kebutuhan pulsa Hp ini pun bang Hasnedi yang menanggung. Wajar, kalau rindu makin menusuk dalam jiwa. Terbayang abang dengan postur lebih pendek dariku sedikit itu, kira-kira 150 cm tingginya. badan gempal dan warna kulit sawo matang arah ke kuning langsat. Rindu memang, tapi, agenda safari ramadhan yang sedang aku ikuti masih menguatkan hati untuk bertahan di tempat ini.

    Malam ini sudah malam ke 17 ramadhan, masih ada jadwal ceramahku beberapa malam lagi. Seperti biasa, kami yang tergabung dalam anggota safari ramadhan berbuka di kantor majlis guru bersama ustadz-ustadz pembimbing, setelah selesai shalat maghrib dan makan, kami menaiki bus madrasah yang bertuliskan “Ponpes Al-Irsyad Bulaan Kamba” di wajah bus itu. Bus warna ungu dengan muatan 20 orang.

    Ada kedamaian ketika perjalanan malam dihiasi kerlap-kerlip lampu di lereng gunung singgalang, kali ini tempat yang kami tuju ke arah lereng gunung singgalang. Dinginnya udara lereng singgalang yang menusuk tulang tak terelakkan, tapi kebersamaan di antara kami bersama guru pembimbing menghangatkan suasana dalam jiwa.

    Dua puluh satu hari sudah terlewati puasa kali ini, lima belas malam terisi dengan jadwal ceramah safari ramadhan. Kini tiba waktu yang dinanti-nanti, pengumuman libur lebaran. Libur hingga satu 10 hari usai lebaran, akan membuat suasana liburan di kampung lebih berwarna dari libur semester yang hanya bisa satu minggu saja menempati gubuk berukuran 6×6 meter itu. Gubuk yang berada di atas bukit, di depannya terbentang sawah 7 petak, di belakangnya ada kolam ikan, sedikit tanaman dan sayur-sayuran. Bagian barat ada air mengalir dalam parit. Sekelilingnya hanya pohon-pohon dan semak serta padang rumput yang hijau. Suasana yang menyegarkan pikiran, masih asri, dan udara pun sedikit dingin.

    Sebelum pulang ke kampung halaman masing-masing, kami diberi uang saku oleh pimpinan ponpes, pembagiannya dihitung sesuai jadwal ceramah yang diisi. Giliranku pun tiba, saat namaku disebutkan, aku langsung menuju barisan yang telah ditempati beberapa teman lain sebelumku, menerima amplop putih bersegel ini rasanya bahagia sekali, maklum, anak rantau, dikasih 2 ribu rupiah pun sangat berharga terasa. Apalagi ini lebih dari cukup bagiku. 2 lembar uang warna merah dan 1 lembar warna biru. Ini bisa buat ongkos dan makan di jalan, sisanya masih bisa buatku beli baju baru. Sudah setahun pula aku tak mengenakan baju baru, mungkin inilah jalan yang Allah berikan untuk mendapatkannya tahun ini.

    Hari ini ku bereskan segala peralatanku di asrama putri ini, semuanya harus bersih dan tertata rapi dalam lemari kayu warna coklat itu sebelum ditinggal pulang. Kamar 3×3 meter ini pun harus ku sapu bersih, tak lupa aula yang berada di depan kamarpun ku bersihkan. Besok pagi sebelum matahari menampakkan waajahnya, tempat ini akan ku tinggal, bersama terbukanya gerbang hijau tua, setinggi 5 meter itu. Asrama ini berada tepat di bagian belakang kanan gedung ponpes.

    Tiba di kampung setelah 10 jam perjalanan, akhirnya udara  segar tanpa polusi ini bisa ku hirup juga. Tapi, masih ada yang kurang, yang ku temui hanya Ayah dan Mak di rumah, ku bertanya kepada Mak.

    “Mak, kapan abang Hasnedi pulang ya, Mak?” 

    “Belum tahu, agak susah pulang mungkin, kendaraan susah dari solok selatan sekarang, pakai motor tidak mungkin, musim kecelakaan lebaran ini”, ujar wanita yang sudah mulai keriput itu menenangkan.

    Rindu yang tak terbendung membuatku bertanya kepada abang lewat sms.

    “Abang kapan pulang? Aku sudah di rumah.”

    Beberapa menit kemudian terlihat notif amplop kecil muncul, sebagai tanda ada pesan masuk, lalu ku buka pesan masuk itu.

    “Ragu mau pulang, bus susah, pakai motor mungkin bisa.” balasnya.

    “Kalau abang mau pulang pake bus aja, nggak usah pakai motor,” balasku khawatir.

    Beberapa hari di kampung setelah, hari Raya Idul Fitri tiba. Esok harinya aku ke rumah sepupuku dengan menempuh perjalanan 1 jam berjalan kaki mendaki ke arah utara. Seperti biasa, tiba di rumah sepupu ini aku akan main air ke sungai, air sungainya jernih, ada bebatuan besar dan kecil untuk tempat bermain-main di sini. Di pinggir sungai banyak pepohonan tinggi dan sedang, udara di sini lebih dingin dari di rumahku, sama dinginnya dengan udara di Bulaan Kamba.

    Hari menjelang sore, kami sedang asyik bermain bersama kakak sepupu di sungai ini, bentar lagi waktu shalat Ashar tiba, sekalian berwudhu’,  nanti baru balik, pikirku. Di sela-sela memandang air sungai yang mengalir bersama dedaunan yang jatuh dari pohon pinggir sungai, rasa khawatir masih menguasai jiwa. Teringat Bang Hasnedi, yang katanya tadi jadi pulang.

    Beberapa menit berselang, adik sepupuku yang laki-laki datang tergesa-gesa, sambil menarik nafas kepayahan.

    ”Kak, Bang Hasnedi kabarnya kecelakaan di jalan”.

    Mendengar kata itu terucap dari mulutnya, bumi yang ku pijak tiada lagi rasa, langsung ku bereskan sendal yang ku taruh di atas batu tempat duduk tadi. Jalan setapak yang mendaki dan berbatu dari sungai menuju rumah bibi itu membuatku sedikit kepayahan berlari, bersama sesak di dada dengan air mata yang tak bisa terbendung lagi. Sampai di depan pintu, masih ku dengar suara  paman sedang menelpon teman abangku, terdengar jelas di seberang telepon suara tangisan tanteku yang berada di dekat solok selatan, bersama suara ambulance yang meraung-raung.

    Segala rasa bercampur jadi satu. Walau paman dan bibi berusaha menenangkanku. Namun, rasa bersalah muncul, karena seolah aku yang memintanya untuk pulang kali ini. Khawatir yang luar biasa kalau ia tak bisa terselamatkan, sedangkan aku belum sempat bertemu untuk sekedar melepas rindu. Aku tak tau bagaimana kondisi ia sesungguhnya saat ini, sehingga segala pikiran buruk menguasai. Sungguh, lebaran yang memilukan hati. Harapan bahagia liburan di kampung, kini hancur sudah, berganti dengan air mata dan penyesalan yang tak terhingga.

    Sembilan tahun telah berlalu, kini bang Hasnedi sudah memiliki seorang putra. Alhamdulillah ia bisa sembuh usai berjuang melawan maut itu. Namun, rasa pilu yang berbeda kini muncul dalam jiwa. Kenapa tidak, lebaran kali ini tak satupun kami yang di rantau bisa pulang kampung akibat pandemi yang masih melanda. Beberapa hari yang lalu, aku menelpon Ayah melalui HP abang sulungku yang di kampung. Mohon maaf yang pertama kali ku bilang pada Ayah, karena tak bisa mengunjungi mereka berdua lebaran ini.

    Seolah wajah renta itu terlihat jelas di depan mataku.

    “Ayah, maaf….kami tak bisa pulang hari raya kali ini,” ucapku menahan sesak.

    Di seberang telepon terdengar suara yang mulai serak itu.

    “Tak apa nak, kami pun tak bisa mengunjungi kalian ke situ.” Dari ucapan itu terdengar jelas kalau ada kerinduan yang berusaha beliau tahan, dan ada air mata yang dengan kuat beliau bendung. Ayah dan Mak…. maafkan kami. Semoga wabah ini segera menemui jalan pulangnya, hingga kami pun bisa pulang dengan nyaman tanpa hambatan untuk segera menemuimu. Walau hanya tuk sekedar melepas rindu.

  • Partai Gelora Indonesia telah Disahkan Kemenkumham

    Partai Gelora Indonesia telah Disahkan Kemenkumham

    Jakarta, MZK News – Partai Gelombang Rakyat Indonesia telah sah menjadi badan hukum dan entitas dalam sistem politik Indonesia, Selasa (2/6).

    Pengesahan ini ditandai dengan penyerahan SK Menkumham melalui pertemuan virtual oleh Pak Menteri Prof. Yasonna H. Laoly, SH., M. Sc., Ph. D yang didampingi jajaran eselon I dan II Kemenkumham RI kepada Partai Gelora.

    Keluarga Partai Gelora yang mengikuti acara pagi ini, mulai dari Aceh hingga Papua, menerima penyerahan ini dengan rasa syukur dan kebahagiaan yang mendalam.

    “Kebetulan tonggak sejarah Gelora dibersamai oleh momen-momen sejarah punya makna yang mendalam,” ujar Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta.

    Gelora berdiri pada 28 Oktober 2019, dideklarasikan pada 10 November 2019, mendapat tanda tangan Menkumham pada 19 Mei 2020 sekaligus 26 Ramadan 1441; satu hari sebelum Hari Kebangkitan Nasional sekaligus peringatan Reformasi 1998, serta menjelang malam 27 Ramadan yang dipercaya sebagai malam Lailatul Qadr.

    Gelora menerima SK pada hari ini, 2 Juni 2020, dalam suasana peringatan Hari Lahir Pancasila seperti meneguhkan pilihan atas Pancasila sebagai asas partai. Gelora akan ikut terus menghidupkan Pancasila sebagai akal kolektif bangsa untuk menjawab tantangan zaman yang makin kompleks ke depan.

    Apalagi Gelora ditakdirkan lahir di tengah krisis global berlarut yang tengah terjadi. Sudah sepatutnya kita ikut memikul panggilan sejarah untuk mengatasi krisis ini dan menyiapkan Indonesia berhadapan dengan tatanan dunia yang baru.

    “Semoga kehadiran Gelora dapat menjadi tempat agregasi aspirasi rakyat, kaderisasi pemimpin bangsa, dan sumber gagasan bagi kejayaan Indonesia,” lanjutnya.

    Partai Gelora juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Gelora, sejak masih embrio gagasan hingga memiliki raga sebagai partai politik.

    Reporter: Martha
    Editor: Adi Emca

  • Rayakan Hari Bhayangkara Ke-74, Polda Kalteng Laksanakan Lomba Desa Pantang Mundur Lewu Isen Mulang

    Rayakan Hari Bhayangkara Ke-74, Polda Kalteng Laksanakan Lomba Desa Pantang Mundur Lewu Isen Mulang

    PALANGKA RAYA, MZK News – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-74, Polda Kalteng akan melaksanakan beberapa lomba desa pantang mundur Kalimantan Tengan Lewu Isen Mulang dengan mengangkat kearifan lokal sehingga masyarakat desa dapat menikmati karya terbaiknya sendiri.

    Hal tersebut disampaikan langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol. Hendra Rochmawan, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Mapolda Kalteng, Senin pagi (1/6).

    Dalam kesempatan tersebut kabidhumas menyampaikan lomba yang diadakan meliputi tiga kategori yaitu Lewu milang/pelep apui (desa lawan api/Karhulta), lewu losok parei (desa lumbung pangan ketahanan pangan), lewu tolak peres corona (desa melawan corona).

    “Untuk lomba tingkat kabupaten atau kota dilaksanakan tanggal 16 – 17 juni 2020 dan untuk tingkat Provinsi dilaksanakan pada tanggal 28 – 29 juni 2020,” ucap Kabidhumas.

    Lebih lanjut, Kabidhumas menambahkan jika lomba tersebut merupakan gagasan langsung dari bapak Kapolda Kalteng yang ingin mengembangka kearifan lokal yang ada di Kalimantan Tengah.

    Reporter: Untung
    Editor: Adi Emca

  • Wendi JP: Alumni UNP Jangan Coreng Nama Baik Kampus

    Wendi JP: Alumni UNP Jangan Coreng Nama Baik Kampus

    PADANG, MZK News – Aksi demo Mahasiswa Minang Jakarta beberapa waktu lalu terindikasi tunggangan politik semata menurut pernyataan Alumni Mahasiswa Universitas Negeri Padang, yang merupakan mahasiswa Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, yang selama ini berkarir dan melanjutkan pendidikan di Jakarta.

    Menurut Bobby Darmanto Alumni Mahasiswa Universitas Negeri Padang selama dia di Jakarta belum pernah mendengar yang namanya Solidaritas Mahasiswa Minang Jakarta.

    “Saya mengenal beberapa ceruk jejaring mahasiswa Minang di Jakarta baik yang berasal dari Sumatera Barat sendiri, maupun mahasiswa Minang yang di Jakarta, saya yakin aksi ini hanya aksi politik karena spanduknya berisi ujaran untuk mencopot Rektor UNP yang beberapa waktu lalu terpilih mutlak baik di internal kampus maupun di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ucap Bobby

    “Sebagai Alumni saya mendorong Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D. untuk melaporkan aksi ini karena telah mencoreng nama baik lembaga UNP serta nama besar pak Rektor,” tuturnya

    “Korupsi itu persoalan hukum, dan jalan penyelesaiannya juga memiliki jalurnya tersendiri, kalau idenya mendesak untuk mengungkap kasus korupsi, itu baru masuk akal, tapi kalau ujuk-ujuk meminta menteri mengganti rektor tanpa ada satu putusan ingkrah terhadap sebuah kasus, jelas ini politisasi,” tutup bobby.

    Senada dengan itu, alumni Muda UNP Wendi JP yang juga ketua Badko HMI Sumbar mengatakan aksi yang mengatasnamakan “Solidaritas Mahasiswa Minang” tersebut terkesan di tunggangi. Sebab peserta aksi tersebut tidak jelas identitasnya siapa dan yang jelas tidak memakai almamater yang menandakan mahasiswa.

    “Sebagai Alumni UNP saya mengecam aksi tersebut jika memang ada oknum yang sengaja menunggangi karena sudah mencemari nama baik kampus UNP” ujarnya Wendi JP, Sabtu 30/5 melalui WA Mensenger.

    Terkait dengan tuntutan aksi, pertama permasalahan dugaan korupsi sebaiknya diserahkan kepada Hukum yang berlaku untuk memproses.

    “Tuntutan untuk meminta rektor mundur juga sangat tidak rasional. Hal ini mengindikasikan adanya politik yang tidak sehat di internal kampus. Karena UNP baru saja selesai melaksanakan pemilihan rektor dan Prof. Ganefri terpilih untuk periode ke 2,” ujar Wendi.

    Sementara itu Geri yang juga Alumni UNP menyatakan, bahwa menuntut Rektor terpilih untuk mundur atau dicopot sementara persoalan yang disangkakan kepadanya belum melalui proses hukum seharusnya adalah tidak etis.

    “Saat persoalan dugaan korupsi yang disangkakan belum diproses hukum, sementara sudah diklaim saja Rektor terlibat, tentu sangat tidak etis. Apalagi sampai meminta Menteri mencopotnya,” ujar Geri.

    Lain halnya jika demo yang dilakukan itu untuk meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang ada di kampus UNP.
    “Saya rasa lebih cocok kalau meminta pengusutan tuntas lasus dugaan korupsi. Bukan malah mengklaim rektor terlibat namun belum ada keputusan yang inkrach,” pungkasnya.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Pengurus Gelora Akan Mencari Solusi Berkaitan Pendistribusian Logistik

    Pengurus Gelora Akan Mencari Solusi Berkaitan Pendistribusian Logistik

    PALANGKA RAYA, MZK News – Pandemi virus corona yang terus melanda di sejumlah wilayah, terlebih lagi di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) membuat sejumlah pedagang di Kalsel maupun Kalteng merasakan imbasnya. Melihat hal tersebut Praktisi Sosial pebisnis yang juga merupakan Ketua Pengurus DPW Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia) Kalteng Elyas angkat bicara, Sabtu (30/5).

    Elyas mengungkapkan Kalteng tidak bisa terlepas produksi atau kebutuhan pokok dari Kalsel, karena semua kebutuhan pokok, mulai dari logistik dan bahan pokok lainya masih tidak terlepas dari pasokan dari Banjarmasin, sehingga para produksi Kalsel harus bisa masuk ke Kalteng terkait produksinya.


    “Namun dalam hal ini yang sangat memberatkan para pedagang serta sopir yang membawa pasokan logistik harus bisa menunjukkan surat keterangan sehat bebas Covid-19 dari daerah asalnya, sedangkan surat rapid test atau surat kesehatannya hanya berlaku tidak lebih dari satu pekan dan harus membayar sebesar 500 ribu, artinya ini akan membuat pengeluaran para pengusaha akan bertambah,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

    Lebih lanjut Elyas menambahkan dalam hal ini harus segera di ambil langkah dalam mencari solusi, karena sangat berdampak besar terhadap pasokan logistik, yakni akan membuat harga barang pokok semakin mahal dikarenakan pasokan dari Kalsel ke Kalteng tersendat.


    “Pasokan dari daerah Kalsel yang notabenenya menjadi tumpuan warga Kalteng saat ini tersendat dan mengakibatkan bahan logistik di Kalteng terlambat dan harga di pasaran pun melambung naik, ini harus segera dicari solusinya agar hal ini tidak semakin berkepanjangan,”ungkap Elyas.

    Situasi ini sangat penting untuk mencari solusi jalan tengah yang dimana untuk mengatasi hal ini.

    “Terutama kami juga sebagai seorang pebisnis harus bisa memberikan solusi terbaik dan tidak memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan, salah satu yang sudah kami lakukan di tempat internal kami melakukan kumpulan dana bersama destributor untuk membantu para driver sopir untuk mengurus biaya rapid test untuk para sopir yang membawa bahan pokok, sehingga pendistribusiannya bisa berjalan dengan optimal,”ucapnya.

    Menurut Elyas selanjutnya, dengan adanya konsep yang dilakukan secara gotong-royong untuk membantu biaya para sopir yang mendistribusikan bahan logistik maka dengan ini akan mendapat jalan tengah yang membuat para sopir distributor merasa terbantu.

    “Dengan ini harapan kami para distributor tetap bekerja dan pengiriman logistik terus lancar sehingga para pengusaha tidak melakukan PHK karyawan dan semua kita bisa melewati masa-masa ini dengan lancar dan cepat berlalu,”tutupnya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Polda Kalteng Amankan Satu Orang

    Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Polda Kalteng Amankan Satu Orang

    PALANGKA RAYA, MZK News – Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng berhasil mengamankan Ferdinan Pongo yang diduga terlibat tindak pidana narkoba di Jalan Mahir Mahar km. 16 Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng, Rabu (27/05/2020) kemarin.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M. Hum., M. Si., MM. melalui Direktur Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Kombes Pol. Bonny Djianto, S.I.K. saat konferensi pers di Aula Ditreskrimsus Polda Kalteng, Kamis (28/05/2020) pukul 13.00 WIB.

    Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat, bahwa akan terjadi transaksi Narkotika di Jalan Lintas Trans Kalimantan dan sekitarnya.

    Setelah mendapatkan informasi, Tim Ditresnarkoba langsung melakukan penyelidikan di daerah tersebut dan mendapatkan ciri-ciri seseorang serta mobil yang sesuai dengan informasi.

    Setelah mendapatkan informasi petugas menghentikan mobil merk Honda Mobilio No.Pol KH 1351 FG yang dicurigai di Jalan Mahir Mahar tepatnya di depan Kantor Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya. Kemudian melakukan penggeledahan dengan disaksikan warga setempat dan berhasil menemukan barang bukti Narkotika jenis sabu.

    Selanjutnya, Ditresnarkoba menyampaikan dalam penggeledahan dan penangkapan tersebut tim berhasil menemukan 10 paket Narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 511,889 gram.

    Lebih lanjut, Bonny menambahkan timnya juga mengamankan satu buah plastik, satu buah handphone merk Oppo warna putih, satu buah handphone merk samsung lipat warna silver dan satu unit kendaraan roda empat merk Honda Mobilio warna putih dengan nomor Polisi KH 1351 FG.

    “Pelaku akan dikenakan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda maksimal 10 Miliar rupiah,” ucap Bonny.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Sambut Hari Lahir Pancasila, Polda Kalteng Inisiasi Pembagian 1000 Paket Sembako

    Sambut Hari Lahir Pancasila, Polda Kalteng Inisiasi Pembagian 1000 Paket Sembako

    PALANGKA RAYA, MZK News – Dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila, Polda Kalteng kembali menginisiasi pendistribusian 1000 paket Sembako kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, Kementerian Desa Tertinggal, Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kota Palangka Raya, Jum’at (29/05/2020) pagi.

    Pendistribusian paket sembako tersebut dilepas Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M. Hum., M.Si., M.M., beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng di Mapolda Jalan Tjilik Riwut Km 1 Kota Palangka Raya.

    “Apa yang kami lakukan ini merupakan salah satu bentuk empati kami kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.

    Untuk pendistribusiannya, dilakukan oleh aparat gabungan dari Babinkamtibmas, Babinsa dan Satpol PP dengan mendatangi satu persatu rumah warga yang sudah didata menjadi penerima bantuan.

    Disamping itu, dalam menghadapi new normal atau tatanan normal baru, aparat keamananan baik Polda Kalteng dan Korem 102 Panju/Panjung menyatakan kesiapannya untuk memberikan pengamanan di seluruh wilayah Provinsi Kalteng.

    Tidak hanya di Palangka Raya, Bansos yang didistribusikan berupa beras berjumlah 50 ton, akan disalurkan juga ke seluruh wilayah Kalteng yang dibantu oleh personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • HM. Nurnas: Diduga Pos Indonesia Langgar Kontrak Kerja Sama

    HM. Nurnas: Diduga Pos Indonesia Langgar Kontrak Kerja Sama

    PADANG, MZK News – Menyikapi bergerombolnya masyarakat dalam mencairkan BLT di Kantor Pos, Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar menduga adanya pelanggaran terhadap kontrak kerja dengan Pemprov Sumbar, dalam membagikan kepada masyarakat.

    Dalam kontrak kerja tersebut salah satu poinnya dinyatakan pihak Pos harus mengantarkan langsung bantuan kepada penerima dan menempelkan sticker sudah menerima bantuan BLT dirumah tersebut.

    Nurnas melihat dialokasi penerima, di salah satu nagari di Kabupaten Padang Pariaman, dimana rumah mayoritas penerima tidak ada tertempel sticker.

    Antara BLT Provinsi dan BLT Kemensos berbeda polanya, dimana BLT provinsi diantar langsung, sedangkan Kemensos dijeput ke Kantor Pos.

    Akibat dugaan pelanggaran kontrak tersebut, sempat terjadi keributan di Pesel dalam pembagian, dan itu membuktikan kalau BLT provinsi tidak diantar langsung, ini perlu dievaluasi.

    “Tugas pos dalam kontrak kerja menyalurkan BLT provinsi sampai kerumah penerima, sekaligus menempelkan sticker bukti rumah tangga tersebut sudah menerima bantuan, ternyata pihak pos hanya menitip pada nagari atau desa, dan ada juga yang meminta penerima untuk datang ke kantor pos, itu jelas melanggar kontrak kerja,” ulas Nurnas.

    Ditambahkannya, gunanya sticker ditempel dirumah penerima, agar tidak ada lagi penerima ganda dan lebih tertib administrasi, sehingga jika ada bantuan berikutnya tidak menimbulkan polemik

    Nurnas juga meminta, agar Pemprov mengkaji ulang kerjasama dengan pihak pos, sehingga tidak ada persepsi berbeda masyarakat terhadap Pemprov Sumbar.

    “Kerjasama dengan pihak pos harus dikaji ulang oleh Pemprov, agar tidak ada lagi kejadian serupa dan tidak ada penelitian yang berbeda dimata masyarakat,” tegas Nurnas mengakhiri.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Fraksi Gerindra Minta Kepala Bappeda, Kadis PUPR dan Kadis Pendidikan Diganti

    Fraksi Gerindra Minta Kepala Bappeda, Kadis PUPR dan Kadis Pendidikan Diganti

    PADANG, MZK News – Fraksi Gerindra DPRD Sumbar meminta Gubernur segera mengganti Kepala Bappeda, Kadis PUPR dan Kadis Pendidikan. Permintaan penggantian pejabat eseleon II ini disampaikan Ketua Fraksi Gerindra, Hidayat, saat memberikan laporan pandangan akhir Fraksi Gerindra terhadap rekomendasi Panitia Khusus LKPJ Gubernur tahun 2019 di ruang sidang utama DPRD, Kamis (28/5).

    Rapat kerja pembahasan akhir terhadap LKPJ tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Supardi dan dihadiri Sekda Provinsi Sumbar, Alwis beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah beserta anggota Pansus LKPJ, Ketua ketua Fraksi serta Tenaga Ahli DPRD. Dikatakan Hidayat, usulan penggantian Kepala Bappeda bukan tanpa alasan. Sebab, keberadaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan lembaga paling strategis dalam merancang, merencanakan dan menyusun serta menjabarkan misi visi Kepala Daerah ke dalam program program kegiatan pemerintahan daerah.


    “Sebagai arsitektur pembangunan daerah, Kepala Bappeda kami nilai gagal melakukan konsolidasi kebijakan program dan kegiatan pemerintah daerah dengan perangkat daerah atau OPD, sehingga pelaksanaan kegiatan kegiatan strategis tidak terlaksana optimal yang berakhir pada tidak tercapainya target kinerja pembangunan di berbagai sektor. Terutama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,83% pada tahun 2019 di RPJMD tapi realisasinya tidak tercapai,” jelas Hidayat.


    Paling terasa sebutnya adalah tumpang tindih kegiatan di beberapa dinas, untuk kegiatan yang nyaris sama tujuannya justru terdapat di beberapa dinas.

    Menurut Hidayat, hal tersebut merupakan tugas Bappeda untuk menyisir usulan kegiatan dari dinas agar tidak tumping tindih sehingga program dapat lebih bermanfaat dan penggunaan anggaran lebih efisien. Termasuk juga soal mendesain program kegiatan satu tahun anggaran yang dinilai belum mengacu kepada skala prioritas yang lebih mengutamakan manfaatnya.

    “Ada persoalan pada manajemen dan sistem perencanaan pembangunan daerah yang belum transparan. Buktinya, banyak kegiatan yang diusulkan melalui pokok pokok pikiran anggota dewan yang bermasalah,” ucapnya.


    Kemudian Kepala Dinas PUPR, menurut Fraksi Gerindra, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merupakan dinas strategis yang melakukan tugas pembangunan infrsatruktur di daerah agar mampu menstimulus percepatan pembangunan daerah melalui pembangunan infrastruktur selain memberikan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas melalui pembangunan jalan, jembatan dan perumahan rakyat.


    Sumbar membutuhkan Kadis PUPR yang memiliki kapasitas melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kementerian Lembaga terkait infrastruktur di pemerintahan pusat agar kegiatan kegiatan nasional yang dibiayai APBN juga dapat dilaksanakan di Sumatera Barat.

    “Jika tidak mampu membangun akses dan jejaring dengan pemerintah pusat untuk menggaet APBN untuk pembangunan infrastruktur di daerah, kami rasa sudah saatnya Kadisnya digantikan oleh pejabat yang lebih mampu. Provinsi lain saja bisa kok, kenapa Sumbar tidak,” jelasnya.

    Lebih lanjut lagi, Hidayat mengatakan alokasi anggaran dari APBN untuk pembangunan infrastruktur di Sumbar cenderung menurun. Buktinya, banyak ruas jalan nasional dan jalan provinsi yang mulai rusak parah tapi tidak bisa diperbaiki karena kekurangan anggaran.


    Begitu juga dengan Kadis Pendidikan, Fraksi Gerindra memandang bahwa Sumbar membutuhkan Kadis Pendidikan yang memiliki komitmen kongret untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di daerah.

    “Indikator suksesnya bisa dilihat dari faktor perhatian pemerintah daerah terhadap guru atau tenaga pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan dan kurikulum. Pendidikan karakter saja hanya tinggal wacana tidak dipraktekkan, begitu juga penyusunan kurikulum bermuatan kearifan lokal hingga saat ini tidak dilaksanakan. Namun untuk pengadaan sarana dan prasarana Pendidikan lumayanlah,” ungkap Ketua Bappeda ini.


    Namun, yang paling mendasar kenapa harus diganti adalah ketidakmampuan dan ketidakmauan Kadis Pendidikan merealisasikan beasiswa Pendidikan yang bersumber dari dana hibah PT Rajawali yang sudah 10 tahun mengendap di kas daerah.


    “Soal beasiswa Pendidikan dari dana Rajawali, pada akhir 2019 lalu sesungguhnya Pemrov sudah berjanji akan mencairkannya. Namun berdasarkan laporan Ketua Komisi V, Muchlis Yusuf Abit yang kebetulan anggota Fraksi Gerindra menyampaikan bahwa hingga akhir Mei 2020 ini belum juga dilaksanakan, padahal regulasi yang mengatur system dan mekanisme pemberiannya sudah ada. Ini kan terkesan main main dan mengibulin DPRD namanya,” tukasnya.


    Pada penyampaian pendapat akhir tersebut, Fraksi Gerindra juga meminta Pemrov berperan aktif menginisiasi dan memfasilitasi kabupaten kota dalam melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    “Kami rasa, pemberian BLT kemarin akan lebih baik bila DTKS atau data penerima bantuan upadate, walau kewenangannya ada di kabupaten kota. Sesungguhnya Pemrov dapat memainkan fungsi koordinatifnya. “Mestinya pemutakhiran data mesti dilakukan setiap tahun,” harapnya.


    Selain itu, juga disorot soal pembangunan di sektor pertanian yang beberapa tahun belakangan dinilai Fraksi Gerindra kurang mendapat perhatian, baik dalam bentuk program kegiatan maupun penganggaran padahal masyarakat Sumbar yang beraktivitas di sektor pertanian paling banyak, begitu juga kontribusi sektor ini pada PDRB juga terbesar mencapai lebih kurang 25%.

    Tapi, Hidayat melihat tidak ada upaya upaya strategis seperti program cetak sawah baru, pembangunan pengairan untuk lahan pertanian, hingga perhatian kepada penangkar benih unggul atau kegiatan pensejahteraan petani. Kami berharap sektor pertanian pasca Covid-19 kembali diangkat menjadi sektor primadona.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Kapolda Kalteng Kunjungi SPN, Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana

    Kapolda Kalteng Kunjungi SPN, Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana

    PALANGKA RAYA, MZK News – Dalam rangka penerimaan anggota Polri tahun 2020, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dedi Prasetyo, mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah di Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng, Kamis 28 Mei 2020 pukul 09.00 WIB.

    Dalam kunjungan ke SPN kali ini, Kapolda Kalteng didampingi pejabat utama juga mengecek sarana dan prasarana yang ada di lingkungan lembaga pendidikan.

    Pengecekan sarana dan prasarana tersebut meliputi kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, senjata api serta kelas dan juga mengecek bangunan Polsek Kahayan Tengah.

    Lebih lanjut, Kapolda Kalteng menyampaikan kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan SPN Polda Kalteng dalam melaksanakan pendidikan dan pembentukan bagi calon Bintara Polri tahun 2020.

    “Saya berharap kepada seluruh personel SPN agar mencintai kesatuannya dan juga menjaga kelayakan seluruh sarana dan prasarana yang dimiliki SPN,” pungkas Kapolda Kalteng.

    Diakhir kegiatan tersebut Kapolda juga menyerahkan banuan berupa bingkisan Sembako kepada masyarakat Desa Bukit Rawi.

    Reporter: Untung
    Editor: Adi Emca

  • Seri 1 (Adversity): Mempermudah Masa Kanak-Kanak = Mempersulit Masa Dewasanya

    Seri 1 (Adversity): Mempermudah Masa Kanak-Kanak = Mempersulit Masa Dewasanya

    Oleh: Devira Sari, M. Psi., Psikolog

    “Berikan kesempatan kepada anak untuk menyelesaikan masalahnya sejak dini, agar ketika dewasa nanti ia cakap menghadapi masalahnya secara mandiri” Elly Risman

    KASUS RIAN, SI ANAK IBU

    Rian (bukan nama sebenarnya), lelaki tengahbaya usia 45 tahun, berkulit  gelap, sikap tubuhnya agak kaku, dan ekspresi wajahnya cenderung kurang bersahabat. Ia tinggal sendirian di rumah besar di lingkungan elit di kota besar. Ia paling tidak suka bersosialisasi bahkan untuk sekedar bertegur sapa dengan tetangga. Ia juga tidak suka jika ada orang lain yang menginap di rumahnya, walaupun orang itu adalah keluarganya sendiri. Setiap hari rumahnya selalu tertutup, gorden jendela pun tidak pernah dibukanya. Ia selalu merasa kekurangan dalam hidupnya dan menyalahkan orang lain atas kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Hal yang selalu menghantui pikirannya adalah seseorang akan berbuat jahat padanya dan mengambil seluruh harta yang dimilikinya.

    Ayahnya merupakan pejabat tinggi sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga. Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang dermawan dan disukai banyak orang. Sebagai anak tunggal, Rian mendapatkan fasilitas lengkap dan pendidikan terbaik. Hidupnya terjamin, segala kebutuhannya terpenuhi, jadwalnya diatur, keperluannya disediakan, bahkan makanan pun diantarkan ke kamarnya. Ibunya sangat protektif dan membereskan semua masalah yang ada sehingga Rian tidak perlu mengalami kesulitan.

    Ia punya pembantu yang khusus melayaninya seperti memastikan sepatunya telah disemir, pakaiannya selalu bersih dan rapi, hingga makanannya pun bebas tulang. Saat Rian beranjak remaja, ayahnya meninggal dunia karena suatu penyakit. Sepeninggalan ayahnya, Rian dan ibunya tetap menjalani kehidupan dan tidak mengalami kekurangan. Ibunya tetap dermawan pada orang lain dan semakin protektif terhadap Rian.

    Setelah lulus kuliah, Rian mendapatkan kesempatan bekerja di BUMN di bagian lapangan sehingga ia akan ditempatkan di daerah. Ibunya yang tidak tega melihatnya akan kesulitan hidup di daerah tidak memberinya izin. Ia pun batal bekerja di BUMN. Tak mengapa sebenarnya, harta keluarganya lebih dari cukup untuk menghidupinya. Lagipula, dengan IQ sekitar 130 dan ijazah dari kampus ternama tidak sulit bagi Rian untuk mendapatkan pekerjaan di kota besar. Ia pun mulai bekerja di perusahaan swasta di kota itu. Namun, tak lama kemudian ia resign. Pindah ke perusahaan lain, resign lagi. Selalu ada saja alasan-alasan sepele yang membuatnya resign, yang tentu saja juga dari pertimbangan ibunya yang tidak pernah tega melihatnya bersusah hati.

    Beberapa tahun kemudian ibunya meninggal dunia karena penyakit kronis. Saat itu Rian masih saja berpindah-pindah pekerjaan meski usianya sudah di akhir 20-an. Sebelum meninggal ibunya memberikan wasiat untuk Rian, dan pesan kepada keluarga besarnya untuk menjada dan mencarikan Rian jodoh terbaik. Rian sendiri mulai kewalahan dengan tanggungjawab dan masalah-masalah hidup sehari-hari yang biasanya telah dibereskan ibunya. Setiap saran yang diberikan oleh keluarga besarnya dianggapnya salah dan menyusahkan.

    Ia pun mulai menyalahkan semua orang karena tidak ada yang membantunya, membiarkannya bersediah dan harus menghadapi hidup yang keras seorang diri. Padahal keluarga besarnya selalu berusaha memenuhi wasiat dari ibunya, memperhatikan dan memberikan yang terbaik untuk Rian. Warisan yang ditinggalkan ibunya juga sangat banyak dan dapat menghidupi dirinya walaupun tidak bekerja. Namun, apapun yang diberikan/ditawarkan padanya selalu kurang dan tidak sesuai standarnya. Ia terus mencari orang yang memberikan segalanya seperti yang dilakukan ibunya.

    Ia menarik diri dari keluarga besarnya dan bertekad akan sukses sendirian tanpa bantuan siapapun untuk membalas rasa sakit hatinya pada dunia. Setelah beberapa kali pindah pekerjaan, beberapa tahun kemudian, ia mendapatkan pekerjaan yang menurutnya sesuai. Tidak butuh waktu lama, ia pun mendapatnya posisi strategis dan fasilitas lengkap dari perusahaan tersebut.

    Ia dipercaya menjadi salah satu tangan kanan owner perusahaan tersebut. Baginya owner adalah orang baik penyelamat hidupnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui ia bekerja dimana, namun ia selalu menyombongkan jabatan dan penghasilan yang ia miliki. Dengan kesuksesan tersebut tidak menjadikannya dermawan, malah semakin kikir dan berpikir bahwa orang lain iri dengan kesuksesannya. Setiap perempuan yang dekat dengannya (atau yang didekatinya) disebut mata duitan, yang hanya ingin menguras hartanya saja. Alhasil hingga usia kepala empat ia belum juga mendapatkan pasangan hidup dan baginya itu semua kesalahan keluarga besarnya.

    Ternyata owner perusahaan tempat ia bekerja, bermain curang dalam berbisnis. Keluarga besar Rian mencium adanya ketidakberesan di pekerjaannya dan menyarankannya untuk segera resign dan pindah ke perusahaan lain. Namun, ia tidak mengggubris saran dari siapapun  karena menurutnya aran tersebut didasarkan pada niat buruk. Sesuai instruksi ownernya, ia tetap tinggal di perusahaan tersebut sampai collapse total. Owner ditangkap pihak berwajib dan satu per satu anak perusahaannya disita. Beruntung dirinya tidak terseret dalam kasus tersebut. Setelah kejadian tersebut, ia pun semakin membenci dan mendendam karena menurutnya semua orang turut andil dalam kemalangan yang ia alami. Ia juga semakin takut kalau-kalau ada orang yang akan mengambil harta warisan yang masih tersisa dan hasil kerja kerasnya.

    MEMPERMUDAH MASA KANAK-KANAK = MEMPERSULIT MASA DEWASANYA

    Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa tulisan parenting ini bercerita tentang lelaki berusia 45 tahun. Jika harapan Anda parenting hanya akan bercerita tentang masa kanak-kanak hingga remaja, maka saya mesti meluruskan pemikiran Anda. Parenting adalah persoalan mempersiapkan masa depan anak, maka kita berpikirnya jauh ke depan. Perlakuan yang kita berikan saat ini, saat mereka masih kecil dan lucu itu, dampaknya baru benar-benar terasa setelah mereka dewasa. Dan, percayalah, jauh lebih mudah membentuk anak di usia dini saat mereka masih lunak, daripada membenahi karakter buruknya setelah dewasa.

    Kisah yang saya ceritakan diatas merupakan kasus nyata yang saya tangani sendiri. Rian adalah satu dari sekian banyak kasus anak yang tumbuh dewasa secara usia namun tidak secara mental. Iqnya yang tinggi ternyata tidak cukup untuk menjawab tantangan hidup sederhana di kesehariannya. Harta yang melimpah pun perlahan habis terpakai membuatnya ketakutan kekurangan harta. Pendidkan yang tinggi ternyata tidak menjaminnya mampu survive di masa dewasa.

    Keluarga besar yang suportif juga masih tidak cukup baginya. Ia tidak pernah belajar bagaimana bersosialisasi dan menyalahkan orang lain yang tidak berinisiatif mendekati dan membantunya. Karena kebiasaannya mendapatkan bantuan di setiap kondisi membuatnya begitu ringkih saat menghadapi kondisi itu sendiri. Pada akhirnya ia menjadi orang dewasa yang kesepian, dimana hatinya selalu merasa susah dan jiwanya selalu menderita. Ia layaknya anak kecil yang masih mencari perlindungan ibunya, terperangkap di dalam tubuh madya. Coba bayangkan, pasti sedih sekali jika pengalaman ini terjadi pada anak-anak Anda bukan?

    Hidup di zaman sekarang penuh dengan tantangan. PR kita adalah untuk mempersiapkan anak yang future ready – siap menghadapi masa depan. Bagaimana anak bisa menghadapi tantangan besar di masa depan jika tantangan kecil dalam kehidupan sehari-hari saja sudah kewalahan? Jika kita terus mempermudah keseharian anak, maka kita akan mempersulit masa depannya. Tidak hanya anak-anak yang akan kesulitan di masa depan, Anda pun juga akan dibuat sulit di masa tua.

    Saya pernah bertemu orangtua yang masih kerepotan membantu anak-anaknya yang sudah dewasa dan berkeluarga. Orangtua yang seharusnya menikmati masa tua masih harus membiayai dan membayar hutang anak-anaknya, bahkan sambil mengasuk cucu-cucunya. Jika tidak bersedia repot mendidik kemandirian saat anak masih kecil, maka bersiaplah direpotkan saat anak sudah dewasa namun masih bergantung.

    Hal yang perlu orangtua sadari adalah anak tidak akan selamanya hidup bersama dan dalam perlindungan orangtuanya. Suatu saat ia harus pergi untuk hidup mandiri, entah itu bersekolah, bekerja, dan menikah. Atau mungkin orangtualah yang lebih dulu pergi meninggalkan mereka. Seperti Rian yang “remuk” begitu ditinggal ibunya, padahal ibunya meninggalkan banyak modal untuknya. Sayangnya, ibunya melupakan satu hal penting: kecerdasan adversity.

    Sumber: Buku “Sukses Menjadi Orang Tua” Penerbit Satra Jendra
    Editor: Martha

  • Achmad Yurianto : Covid-19 di Beberapa Daerah Sudah Terkendali

    Achmad Yurianto : Covid-19 di Beberapa Daerah Sudah Terkendali

    JAKARTA, MZK News – Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan secara garis besar beberapa provinsi di Tanah Air telah menunjukkan gambaran bagus. Tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 signifikan, tidak ada lagi perluasan daerah terdampak, dan tidak ada penularan local yang tidak terkendali.

    “Artinya di daerah tersebut Covid-19 sudah mulai terkendali dan sudah mulai kita sarankan lakukan relaksasi tanpa meninggalkan aspek protokol kesehatan untuk tetap menjamin aman dari Covid-19,” katanya pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu 27 Mei 2020.

    Namun, protokol kesehatan tetap harus diterapkan seiring dengan dimulainya era New Normal. Pada era New Normal masyarakat bisa beraktivitas dengan mengedepankan upaya pencegahan penularan Covid-19 seperti jaga jarak fisik dengan orang lain, olah raga, rajin cuci tangan, dan memakai masker.

    “Sudah barang tentu kita harus tetap menuju ke masyarakat produktif namun aman dari Covid-19,” ujarnya.

    Achmad melanjutkan, bahwa pemerintah telah mendiskusikan terkait bagaimana penerapan physical distancing di era New Normal. Di fasilitas umum seperti supermarket atau mall, orang yang masuk ke sana harus diyakini sehat, salah satunya dengan indikator pengecekan suhu tubuh.

    Demikian juga pengaturan jaga jarak di kawasan industri. Nantinya apakah akan dilakukan pemilihan industri untuk memperkerjakan karyawan usia produktif saja atau seperti apa akan diputuskan kemudian.

    “Hari demi hari kita lakukan monitoring apakah langkah kita sudah tepat. Kita minta di era New Normal semua fasilitas umum harus menyediakan fasilitas mudah untuk cuci tangan pakai sabun,” ucap Achmad.

    Cuci tangan pakai sabun efektif membunuh virus Covid-19 dan menekan kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 yang terus meningkat. Hari ini dari 278.411 spesimen yang diperiksa ada penambahan 686 kasus konfirmasi positif Covid-19, sehingga total 23.851.

    Pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 180 total 6.057, sedangkan pasien meninggal bertambah 55 total 1.473. Kasus Covid-19 sudah menyebar di 410 kabupaten/kota di seluruh provinsi.

    “Mari kita bangun kesadaran dari diri kita sendiri untuk mencegah penularan Covid-19. Basisnya adalah keluarga, kami berharap peran kepala keluarga akan jadi penentu keberhasilan. Kita yakini bahwa ke depan kita akan lebih baik lagi,” kata Achmad.

    Reporter: Adi Emca
    Editor: Martha

  • Polda Kalteng Rapid Test 145 Orang di Pasar Kahayan, Tiga Orang Reaktif

    Polda Kalteng Rapid Test 145 Orang di Pasar Kahayan, Tiga Orang Reaktif

    PALANGKA RAYA, MZK News – Bukti peran aktif Polri dalam melawan virus corona di Indonesia, ditunjukkan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan menggelar pemeriksaan rapid test massal di Pasar Kahayan Jalan Mendawai Kota Palangka Raya, Selasa (26/05/2020) kemarin.

    Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol. Hendra Rochmawan, saat diwawancara di ruang kerjanya, Rabu (27/5) pagi.

    Kabidhumas menyampaikan, pelaksaanaan pemeriksaan rapid test massal kemarin diikuti sebanyak 145 orang, yang terdiri dari pedagang dan pengunjung pasar.

    “Adapun hasil dari rapid test tersebut yaitu 142 orang non reaktif dan tiga orang dengan hasil reaktif,” ucap Kabidhumas.

    Lebih lanjut, Kabidhumas menambahkan bagi yang dinyatakan reaktif akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan tes swab di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Kapolda Kalteng Pantau Langsung Rapid Test Massal di Pasar Kahayan

    Kapolda Kalteng Pantau Langsung Rapid Test Massal di Pasar Kahayan

    PALANGKA RAYA, MZK News – Upaya preventif Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid -19) semakin ditingkatkan.

    Hal ini dibuktikan dengan digelarnya pemeriksaan rapid test massal di Pasar Kahayan Jalan Mendawai Kota Palangka Raya, Selasa (26/5) pagi.

    Pemeriksaan yang dipimpin langsung Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Kalteng Kombes Pol. dr. Danang Pamudji. Kegiatan ini, melibatkan tenaga medis dari Korem 102 Panju Panjung, Polda Kalteng dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kalteng.

    Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri.

    Saat diwawancarai, Kapolda menyampaikan, pemeriksaan rapid test massal kali ini, dilaksanakan untuk 100 pedagang Pasar Kahayan dan pengunjung pasar menggunakan alat rapid tes terbaik.

    Dibutuhkan waktu 5-10 menit untuk mengetahui hasil dari rapid test, apakah reaktif atau non rekatif.

    “Kami berharap setelah dilaksanakannya rapid test ini dan memiliki data yang akurat, kami TNI-Polri serta pemerintah daerah dapat menentukan langkah yang tepat selanjutnya dalam menanggulangi Covid-19 di Kalimantan Tengah,” jelas Dedi.

    Kapolda menambahkan, kegiatan rapid test massal ini, merupakan upaya Polda Kalteng dalam membantu pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Untuk diketahui, ada sembilan tenaga medis yang menangani langsung pemeriksaan rapid test massal tersebut.

    “Tiga tenaga medis dari Polda Kalteng, tiga dari Korem 102 Panju Panjung dan tiga dari Labkesda Kalteng,” pungkasnya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Tujuh Karyawan PT SEM Tuntut Hak

    Tujuh Karyawan PT SEM Tuntut Hak

    PALANGKA RAYA, MZK News – Mendapat perlakuan tidak adil, membuat tujuh karyawan PT Senamas Energindo Mineral tuntut Hak. Dimana ketujuh orang tersebut Zarkasi, Ilhamsyah, Amran, Johansyah, Mahyudinor, Wardani dan Usman.

    Ketujuh orang tersebut di PHK diduga bersembunyi dibalik Pandemi Covid-19 ini. Padahal selama bekerja ketujuh orang ini tidak pernah melakukan kesalahan apapun.

    Ketua Koordinator Serikat Buruh Federasi Hukatan Konfederasi Kalimantan Tengah, Junaedi L Gaol mengatakan bahwa perusahaan tersebut memutus pekerjaan mereka secara sepihak. Bahkan ada total 40 orang yang di PHK, namun hanya tujuh orang yang mewakili untuk menagih haknya.

    “Ya tujuh orang tersebut di PHK secara sepihak oleh perusahaan dengan alasan bersembunyi dibalik Covid-19,” Kata Junaedi, kemarin (26/5).

    Junaedi juga menuturkan ada enam item yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan sesuai ketentuan 164 ayat (3) UU Nomor 13 tahun 2003. Yakni pesangon, penghargaan masa kerja, pergantian hak, cuti tahunan belum diambil, gaji dalam proses dan THR Idul Fitri 2020.

    “Ada enam item yang harus dipenuhi jika ditotal mencapai Rp 700 Juta lebih untuk tujuh orang,” terangnya.

    Karena tidak ada titik terang baik dari buruh dengan perusahaan makanya kita mengajukan gugatan ke PN Palangka Raya. Karyawan yang sudah bekerja rata-rata 8 sampai 9 tahun ini, sudah karyawan tetap jadi hal tersebut harus dipenuhi.

    “Harus dipenuhi perusahaan, karena mereka bekerja dengan sepenuh hati, sangat menyayangkan dengan tindakan perusahaan yang memecat secara sepihak,” pungkasnya.

    Reporter: Untung
    Editor: Martha

  • Miris!! Masih Ada Nagari di Sumbar Belum Terima BLT

    Miris!! Masih Ada Nagari di Sumbar Belum Terima BLT

    PADANG, MZK News – Masih adanya nagari/desa di Sumatera Barat yang belum mencairkan dana Bantuan Tunai Langsung (BLT) Dana Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) cukup disayangkan Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar, H. Muhammad Nurnas.

    Dalam wawancaranya dengan wartawan di DPRD Sumbar, Selasa sore (26/5), Nurnas mengaku tidak habis pikir kenapa pihak Pemerintah Nagari/Pemerintah Desa yang masuk program Kemendes itu belum juga mencair BLT Dana Desa (DD) tersebut.

    “Untuk diketahui, per tanggal 26 Mei ini (Selasa, red) hingga pukul 11.00 menunjukan, yang baru melakukan pendataan keluarga penerima BLT DD mencapai 804 Nagari/Desa. Sedang yang sudah menyalurkan BLT DD itu 736 Nagari/Desa atau sekitar 79 persen dari 928 Nagari/Desa di Sumbar,” ungkap Nurnas.

    Dia menyebutkan jumlah dana desa yang sudah disalurkan kepada masyarakat di 736 Nagari/Desa itu mencapai Rp77 miliar, sedangkan jumlah dana desa yang dialokasikan Kemendes untuk 928 Nagari/Desa di Sumbar itu sebesar RpRp292,8 miliar lebih.

    “Ini artinya, masih banyak lagi BLT DD itu yang belum dicairkan. Dan saya tidak tahu persis apa penyebabnya,” sebut Nurnas.

    Dia menambahkan, hingga Selasa ini daerah yang sudah mencairkan BLT DD itu yakni Kabupaten Padang Pariaman baru enam nagari dari 108 Nagari yang ada, kemudian Kabupaten Agam baru empat nagari dari 82 nagari dan Kabupaten Kepulauan Mentawai baru satu desa dari 43 desa yang ada.

    “Padahal Kemendes PDTT sudah bertegas-tegas BLT DD itu sudah harus bisa dicairkan paling lambat sebelum tanggal 24 Mei kemarin,” tegas Nurnas.

    Tidak itu saja, lanjut dia, Kemendes PDTT juga mengeluarkan instruksi bagi Nagari/Desa yang tidak juga mencairkan BLT DD sebelum sehari jelang lebaran, Minggu (24/5), maka ada konsekuensi yang diterima pihak nagari atau desa tersebut.

    “Sanksinya bagi Nagari/Desa reguler akan dihentikan pengucuran dana desa tahap berikut. Sedangkan Nagari/Desa kategori mandiri, dipangkas dana desanya 50 persen untuk pencairan tahap II,” terang Nurnas.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Raflis:  DPRD Sumbar Belum Ada Rencana untuk Halal  Bi Halal

    Raflis: DPRD Sumbar Belum Ada Rencana untuk Halal Bi Halal

    PADANG, MZK News – Beredarnya isu DPRD Sumbar mengadakan halal bi halal ditengah pandemi Covid-19, membuat terkejut banyak kalangan, termasuk Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat, H. Raflis, SH.

    Ketika dihubungi wartawan di ruang kerjanya, Selasa (26/5) dengan tegas dia mengatakan kalau belum ada rencana untuk mengadakan kegiatan acara halal bi halal di DPRD Sumbar.

    “Kalau ada berita yang mengatakan DPRD Sumbar mengadakan halal bi halal itu bohong besar, karena sampai saat ini kita belum ada rencana sama sekali, untuk buka puasa bersama saja kita tiadakan,” tegas Raflis.

    Ditambahkannya, kalau personal anggota DPRD berhalal bi halal atau bersilaturahmi dikediamannya, dengan standar yang ada, maka itu hak personal.

    Raflis berkeyakinan, masing-masing anggota DPRD Sumbar, pasti tahu untuk menjaga kesehatan dan tata cara menerima tamu disaat pandemi.

    “Pasti kita dan anggota DPRD tau cara mengatur silaturahmi atau halal bi hala dikediaman masing-masing, disesuaikan dengan ruangan yang mereka miliki dikediamannya,” terang Raflis lagi.

    Dia juga mengatakan, jangan mengartikan halal bi halal itu bukan harus kumpul ramai- ramai, bisa saja antara dua keluarga bertemu dirumah salah satunya, namanya juga halal bi halal.

    “Halal bi halal itu setahu saya artinya halal bertemu dengan halal, dimana pada hari kemenangan setelah sebulan berpuasa menyambut kemenangan,” tuturnya lagi.

    Dia juga berharap, semoga masyarakat tidak mempercayai begitu saja dengan berita hoax, karena sampai saat ini tidak ada agenda halal bi halal di DPRD Sumbar.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Presiden Tinjau Kesiapan Pelaksanaan Menuju Tatanan Baru di Bekasi

    Presiden Tinjau Kesiapan Pelaksanaan Menuju Tatanan Baru di Bekasi

    BEKASI, MZK News – Presiden memberikan keterangan pers usai meninjau kesiapan New Normal di Sarana Perniagaan Summarecon Mall, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (26/5).

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kesiapan pelaksanaan menuju ke sebuah tatanan baru atau sebuah normal yang baru di Sarana Perniagaan Summarecon Mall, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

    ”Kita ingin TNI-Polri ada di setiap keramaian-keramaian untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB,” tutur Presiden awali sambutannya, Selasa (26/5).

    Lebih lanjut, Presiden ingin tetap produktif tapi aman Covid-19.

    ”Tetapi dalam menuju ke tatanan baru itu kita juga melihat angka-angka, melihat fakta-fakta di lapangan. Angka-angka bagaimana kurva R0 nya, seperti di Bekasi ini sudah di bawah 1, sudah bagus,” imbuhnya.

    Kepala Negara berharap sebagaimana disampaikan ke Wali Kota dan Gubernur agar di Jawa Barat, di Bekasi khususnya terus ditekan sehingga terus bisa di bawah, R0-nya di bawah 1.

    ”Aktivitas saya melihat di sini juga masih tetap ada, tetapi sekali lagi ini akan lebih kita disiplinkan lagi agar protokol kesehatan itu benar-benar di jalankan,” ungkap Presiden.

    Jadi, menurut Presiden, TNI dan Polri ini adalah mengawasi pelaksanaan di lapangan, memastikan pelaksanaan di lapangan.

    ”Hal-hal yang berkaitan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindarkan orang dari kerumunan atau saling berdesak-desakan. Ini yang ingin kita pastikan,” imbuh Presiden.

    Untuk itu, Presiden menegaskan bahwa pada hari ini telah dimulai TNI dan Polri menggelar pasukan dan aparatnya di 4 provinsi dan 25 kabupaten dan kota.

    ”Di Sumatra Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Gorontalo. Di kota-kota ada 25, Surabaya, Malang, dan lain-lainnya,” ujarnya.

    Menurut Presiden, semua ingin sekali lagi bisa masuk ke normal baru, masuk ke tatanan baru, dan muncul sebuah kesadaran yang kuat, muncul sebuah kedisiplinan yang kuat, sehingga R0-nya terus bisa ditekan di bawah 1.

    Pada bagian akhir sambutan, Presiden sampaikan akan melihat dalam satu minggu ini dampaknya seperti apa.

    ”Kemudian yang akan kita lebarkan ke provinsi dan kabupaten/kota yang lainnya apabila memang itu dirasa terdapat perbaikan-perbaikan yang signifikan karena kita telah menurunkan TNI dan Polri di tempat-tempat keramaian di provinsi, di kabupaten maupun kota,” pungkas Presiden.

    Turut hadir dalam kesempatan ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Aziz, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

    Reporter: Adi Emca
    Editor: Martha

  • HM. Nurnas: Masa PSBB Bukan Tidak Boleh Ada Pertemuan

    HM. Nurnas: Masa PSBB Bukan Tidak Boleh Ada Pertemuan

    PADANG, MZK News – Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumatera Barat yang juga Sekretaris Partai Demokrat, HM. Nurnas menilai PSBB di Sumatera Barat gagal.

    Hal itu dibuktikan dengan semakin melonjaknya kasus positif meningkat, dan masih banyak yang melakukan kegiatan diluar standarisasi, karena pemerintah tidak pernah melakukan monitoring langsung.

    Ada juga yang berlaku kaku menerapkan PSBB, seolah-olah tidak boleh tatap muka dan hanya boleh 5 orang, tidak boleh lebih dari itu, padahal bukan seperti itu standarisasi PSBB.

    “Jika ruangan dengan kapasitas ruangan 100 orang, lalu diadakan pertemuan dengan 20 orang, dengan pengaturan jarak, sebelumnya dilakukan cek point, sterilisasi dan cuci tangan, dengan budaya hidup bersih, maka bisa saja untuk bertatap muka,” ulas Nurnas.

    Ditambahkannya, kalau ada yang mengatakan PSBB hanya boleh pertemuan atau tatap muka cuma dengan 5 orang, merupakan sesuatu ketegasan yang salah kaprah.

    Berkaitan dengan new normal, harus dimulai dengan pola kehidupan baru, dengan cara berdamai dengan Corona, salah satunya memahami pola penyebaran atau terjangkit dari Corona.

    “Untuk kembali normal tidak bisa serta merta, maka harus dimulai dengan menata kembali pola kesehatan dan usaha, dengan kehidupan baru dan selalu melakukan kebiasaan yang selama ini tidak pernah kita lakukan, seperti cuci tangan, jaga jarak, dan jika sakit menghindar dari orang lain, baru bisa kembali normal,” ulasnya lagi.

    Nurnas juga mengatakan, Pemprov semestinya juga harus terbuka, apa lagi Sumbar merupakan provinsi informatif, namun kenyataannya sangat belum nampak.

    Terbukti sampai saat ini, belum ada keterbukaan tentang penyaluran bantuan, dan masyarakat tidak tahu pada siapa harus mengadu, jika mereka tidak mendapatkan bantuan.

    “Sampai saat ini DPRD tidak pernah tahu sudah berapa banyak anggaran yang tersalurkan, karena tidak pernah diajak untuk bicara oleh gubernur. Padahal pimpinan DPRD merupakan bagian dari forum komunikasi pimpinan daerah, dan juga sebagai bagian dari pemerintahan daerah,” tegasnya lagi.

    Semestinya jangan ada lagi kelalaian dalam mengartikan sesuatu, dan amat perlu keterbukaan dalam mengantisipasi Covid-19 serta penggunaan anggaran.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Mahasiswa Kimia FMIPA UNAND, KKN Tematik Tanggap Darurat Covid-19

    Mahasiswa Kimia FMIPA UNAND, KKN Tematik Tanggap Darurat Covid-19

    PADANG, MZK News – Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat 20-an orang mahasiswa dari Jurusan Kimia, FMIPA Unand untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di sejumlah daerah Sumatera Barat, Riau, Batam, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

    Dijelaskan Dekan FMIPA Unand Prof. Dr. Safni, kegiatan KKN Tematik tersebut merupakan wujud dukungan perguruan tinggi terhadap pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19 di masyarakat.

    “Kita harapkan kegiatan mahasiswa ini diharapkan mampu mengedukasi dan membantu masyarakat dalam menanggulangi Covid-19”, ujarnya.

    Ditambahkan Wakil Dekan I FMIPA Dr. Techn. Marzuki, untuk pendaftaran KKN tematik Pencegahan Covid-19 Fakultas MIPA telah dilaksanakan sejak dari tanggal 18- 29 April 2020.

    “Dalam pelaksanakan kegiatan dilakukan selama 30 hari dalam rentang waktu 30 April sampai 30 Juni 2020,” ujarnya.

    Sementara Imelda, M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengatakan, kegiatan difokuskan pada upaya yang mendukung penanggulangan Covid-19 secara daring melalui media sosial Whatsapp, Instagram, dan Blogspot.

    Selain itu, lanjut Imelda mahasiswa juga melakukan kegiatan lapangan dengan berpartisipasi aktif di daerah domisili masing-masing yang pelaksanaannya tentu saja sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

    Imelda menjelaskan, program online yang telah dilaksanakan mahasiswa yaitu memberikan informasi melalui media sosial terkait virus corona dan edukasi dalam pencegahan seperti social distancing, penggunakan masker, kegiatan produktif yang bisa dilakukan dirumah serta solusi pencegahan dan pengobatan ditinjau dari segi kesehatan maupun agama.

    Kegiatan juga dilakukan secara daring seperti pembuatan video praktikum kimia sederhana, yaitu menggunakan bahan-bahan disekitar yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran online terutama untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

    Sedangkan untuk kegiatan lapangan, lanjut Imelda mahasiswa berpartisipasi sebagai relawan di stand pengawasan arus lalu lintas di perbatasan ikut melakukan pemeriksaan suhu tubuh, memastikan pengendara menggunakan masker dan penyemprotan disinfektan kepada kendaraan.

    Mahasiswa tersebut juga ikut membantu di dinas kesehatan dengan membuat surat pengiriman spesimen PCR Covid-19 ke laboratorium UNAND dan merekap data hasil PCR untuk wilayah Kota Padang.

    Sementara di kelurahan dan nagari kegiatan mahasiswa adalah membantu aparat nagari/kelurahan dalam mendata masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kemudian ikut membantu mendistribusikan uang, sembako, masker serta selebaran tentang protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat sekitar.

    “Ada juga program penggalangan dana melalui media sosial. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” katanya.

    Dikawasan daerah hijau untuk kasus Covid-19 dimana masih melaksanakan kegiatan sholat berjamaah. Dengan inisiatif sendiri beberapa mahasiswa juga menyediakan takjil bagi yang berpuasa

    Terakhir ada juga kegiatan pembuatan cairan desinfektan yang bekerja sama dengan mahasiswa jurusan biologi dan matematika. Cairan disinfektan disumbangkan ke mesjid-mesjid dan mushalla. (Nov)

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Zona Hijau, Mesjid Raudhah Mega Asri l Laksanakan Sholat Id

    Zona Hijau, Mesjid Raudhah Mega Asri l Laksanakan Sholat Id

    PADANG, MZK News – Warga Mega Asri l dan seputaran Perumahan Griya Mawar Kampung Olo dan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, laksanakan sholat Idul Fitri 1441 H di Mesjid Raudhah dengan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) PSSB, Minggu (24/5).

    Sebagian di wilayah Kota Padang masyarakat ada yang melaksanakan sholat Id di mesjid lingkungan masing-masing dan ada yang tak bisa atau tak diperbolehkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

    Hal itu sesuai dengan himbauan Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat. Dalam wilayah zona merah warga tidak diperbolehkan sedangkan yang berada si zona hijau boleh dan terlebih dahulu harus mengikuti protokol kesehatan.

    Dari pantauan media gelaran sholat Idul Fitri di Masjid Ar Raudhah Perumahan Mega Asri 1 dan Perumahan Griya Mawar Kampung Olo dan Kampung Lapai, Kec. Nanggalo berjalan dengan tertib, aman, dan tetap memenuhi SOP yang di berlakukan.

    Jemaah diharuskan memakai masker, membawa sajadah masing-masing dari rumah dan di lokasi masjid juga tampak tersedia tempat cuci tangan dan handsanitizer.

    Ceramah khatib dipersingkat, jemaah dalam melaksanakan sholat juga diatur dengan berjarak satu sama lainnya.

    Di pimpin oleh khatib Ustadz Drs. H. Juskamar. S. Pd., dalam kutbahnya menyampaikan, dalam beribadah semua orang tentu perlu ketenangan, baik ketenangan bathin maupun ketenangan lokasi tempat ibadah itu sendiri.

    “Untuk itu marilah kita melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1441 H ini tetap mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan MUI dan pemerintah agar kita bisa khusyuk dalam beribadah”, ujarnya.

    Ustadz Juskamar mengatakan, selama satu bulan kita berpuasa sekarang tibalah saatnya kita merayakan kemenangan. Kemenangan yang kita rayakan ini jangan pula menjadi petaka bagi diri karna tidak hati hati dalam beribadah.

    Sementara Ketua Masjid Ar Raudhah Drs. H. Firdaus Ilyas, MM., pada media ini mengatakan selama di bulan Ramadhan tidak ada sholat tarawih atau sholat Jum’at yang resmi di kelola pengurus.

    “Kita tidak pernah mengharuskan akan tetapi kebijakan jemaah yang ingin melaksanakannya kita persilahkan,” katanya.

    Firdaus mengatakan, kegiatan Pesantren Ramadhan dan lainya di masa pandemi Covid-19 ini ditiadakan, sedangkan pengumpulan zakat di akhir ramadhan serta bantuan-bantuan untuk pengembangan masjid tetap dilaksanakan.

    “Alhamdulillah, menjelang Idul Fitri bantuan terkumpul untuk anak Yatim sebanyak 70 orang dengan masing-masing mendapatkan Rp500 ribu yang telah diberikan,” ujarnya.

    “Kita sangat bersyukur meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19 saat ini dan diberlakukan PSBB, ramadhan kali ini masih banyak orang yang mau saling berbagi dan memberikan sumbangan hingga total berjumlah 128 juta, baik dalam infak dan zakat maupun sumbangan,” tutup Firdaus Ilyas. (Nov)

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • PSBB: Keluarga HM. Tauhid Sholat Idul Fitri di Kediaman

    PSBB: Keluarga HM. Tauhid Sholat Idul Fitri di Kediaman

    PADANG, MZK News – Politisi sekaligus Pengusaha Sumatera Barat HM. Tauhid, SIP., hormati keputusan pemerintah untuk stay at home selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dibuktikannya dengan melakukan semua kegiatan dari rumah.

    Ketika dihubungi, Minggu (24/5), HM. Tauhid mengatakan, selain untuk mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, semua warga negara hendaknya bisa mengikuti aturan protokoler kesehatan dan aturan lain termasuk PSBB.

    Bukan hanya kegiatan usaha ia lakukan dari rumah, kegiatan ibadah dari mulai tarawih dibulan ramadhan sampai sholat idul Fitri, juga mengikuti aturan PSBB. Dengan memangil ustadz kediamannya di Ampalu Raya, Pengambiran, Kecamatan Lubug Begalung, Padang.

    “Kita harus dukung dan ikuti aturan serta saran pemerintah, agar penyebaran covid-19 cepat terhenti, selain untuk kesehatan diri-sendiri, juga untuk kesehatan orang banyak,” ulasnya.

    Tauhid juga berharap pada pemerintah, agar masyarakat betah berada dirumah masing-masing, bantuan juga harus tetap diberikan. Jika tidak maka wajar kalau mereka harus mencari kehidupan diluar.

    “Jika masyarakat yang tidak mampu bisa dibantu, saya yakin mereka akan betah dirumah, sehingga pemutusan mata rantai penyebaran akan semakin mudah,” tambahnya lagi.

    Selain itu, ketegasan pemerintah dalam menjalankan aturan juga penting. Jangan ada yang hanya mencari sensasi dalam melaksanakan ketentuan.

    “Adanya klaster Pasar Raya dan lainnya, karena banyak yang tidak patuh aturan, seolah-olah ini pandemi sepele. Padahal, menurut ahli penyebarannya cukup cepat,” ulasnya lagi.

    HM. Tauhid dengan tegas pula mengatakan, akan melakukan kegiatan keluar rumah jika sudah ada keputusan pemerintah mencabut PSBB, meskipun begitu tetap juga harus waspada, karena penyakit ini akan terus ada. (Nov)

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Ketua DPRD SUMBAR, Supardi Lebaran di Rumah Dinas

    Ketua DPRD SUMBAR, Supardi Lebaran di Rumah Dinas

    PADANG, MZK News – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak aktivitas terganggu, salah satunya beribadah Sholat Idul Fitri 1441 H/2019 M. Hal ini juga dirasakan oleh Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi. Supardi melaksanakan sholat Idul Fitri 1441 di rumah dinasnya di Jl. Jendral Sudirman 43 Padang, Sumatera Barat, Minggu (24/5)

    Sholat Idul Fitri di rumah dinas Supardi diimami oleh Ustadz Sanju Yedo Oksa Mahasiswa Politeknik UI Jakarta dan Khatib Ustadz M. Dzaky Naufal Zikri, calon santri MA Az-Zikra Sentul, Bogor. Dalam kesempatan itu, Supardi mengatakan bahwa ramadhan tahun ini dilakukan dengan suasana berbeda karena Covid-19.

    “Untuk itu, kepada masyarakat Sumatera Barat, marilah kita berdoa bersama dimana pun berada. Semoga Allah mengangkat segera wabah Covif-19 dari negeri tercinta,” kata Supardi.

    Ditambahkan Supardi, Allah SWT meminta umatNya untuk khusyuk dan sujud serta lebih banyak berdoa selama bulan ramadhan yang baru saja berlalu.

    “Selain menaati imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI), hal ini juga untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” lanjut Supardi dari Fraksi Gerindra.

    Reporter: Novrianto
    Editor: Martha

  • Persit KCK Kodim 0417 Kerinci Siap Guncang Event ‘PERSIT BISA’ dengan Anyaman Bambu

    Persit KCK Kodim 0417 Kerinci Siap Guncang Event ‘PERSIT BISA’ dengan Anyaman Bambu

    Kerinci, MZK News – Di balik megahnya pemandangan Gunung Kerinci, markas Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXV Kodim 0417 Kerinci tengah sibuk bersiap. Mereka tengah mematangkan persiapan untuk mengikuti ajang bergengsi tingkat pusat bertajuk “PERSIT BISA”, Minggu (3/5/2026).

    Ketua Persit KCK Cabang XXV, Ny. Doni Afrianto, menargetkan produk lokal Jambi mampu bersaing di level nasional. Melalui sentuhan modernitas, ia ingin mengangkat harkat pengrajin anyaman bambu tradisional Kerinci menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.

    Persiapan dilakukan dengan standar kurasi dan quality control yang sangat ketat di bawah pengawasan langsung Ny. Doni. Beliau menyadari bahwa untuk menembus pasar nasional, produk tradisional harus mampu tampil dengan estetika modern.

    “Kita tidak boleh hanya menjual barang, kita harus menjual cerita dan kualitas,” tegas Ny. Doni saat memberikan pengarahan kepada anggotanya.

    Strategi utama yang dijalankan adalah melakukan re-branding produk agar citra anyaman bambu naik kelas menjadi barang mewah atau hantaran eksklusif. Penambahan aksen kulit premium, kain beludru, hingga ukiran khas Kerinci kini menghiasi tas dan wadah bambu hasil karya mereka.

    Kantor Persit Kodim 0417 kini berubah menjadi laboratorium kreatif yang fokus pada estetika dan manajemen. Ada anggota yang fokus pada desain kemasan (packaging), sementara yang lain menyusun narasi filosofis di balik setiap motif anyaman.

    Ny. Doni Afrianto menekankan bahwa pemilihan bambu memiliki makna mendalam yang mencerminkan karakter anggota Persit. Bambu dianggap sebagai simbol yang solid, berprinsip kuat, namun tetap adaptif terhadap perubahan zaman.

    Target dari kegiatan ini adalah menarik perhatian juri dan pengunjung di Jakarta dengan produk yang memiliki resonansi emosional. Diharapkan, keberhasilan dalam ajang ini akan berdampak positif pada ekonomi keluarga prajurit serta pengrajin lokal di Kerinci.

    “Jika kita berhasil di PERSIT BISA, maka ekonomi keluarga prajurit dan pengrajin lokal di Kerinci akan ikut terangkat,” pungkas Ny. Doni dengan optimis.

    Reporter: Dewi Yulianti
    Editor: Martha Syaflina

  • Kisah Haru Ela di HUT Satpol PP Beltim: Batal Kredit demi Kulkas Impian

    Kisah Haru Ela di HUT Satpol PP Beltim: Batal Kredit demi Kulkas Impian

    Belitung Timur, MZK News – Suasana di kawasan Situ Kulong Minyak, Manggar, tampak meriah pada Minggu (3/5/2026) pagi. Ribuan peserta memadati lokasi untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka HUT Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas tingkat Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

    Ketegangan mulai terasa saat Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, maju ke panggung untuk mengundi hadiah utama. Di antara sekitar 1.700 peserta, keberuntungan jatuh pada kupon nomor 1121 yang dipegang oleh seorang wanita paruh baya bernama Tanzila (51).

    Wanita yang akrab disapa Ela ini tampak berkaca-kaca saat melangkah maju ke depan panggung. Warga Desa Baru, Kecamatan Manggar tersebut tidak mampu menyembunyikan rasa harunya karena nomor keberuntungannya disebut oleh orang nomor dua di Beltim.

    Bagi Ela, hadiah kulkas tersebut merupakan jawaban atas doanya selama ini. Sebelum mengikuti jalan sehat, ia bahkan sudah berencana untuk membeli kulkas secara kredit guna mendukung usaha kecil-kecilannya berjualan pempek dari rumah.

    “Senang… Alhamdulillah. Ini memang niat nak punya kulkas. Memang rencana mau kredit untuk dukung usaha pempek,” tutur Ela semringah setelah menerima hadiah tersebut.

    Kisah hidup Ela penuh dengan perjuangan, di mana ia sebelumnya merupakan Ketua RT yang harus berhenti karena menderita penyakit gula. Meski sering mengikuti kegiatan jalan sehat di berbagai kesempatan, baru kali ini ia berhasil membawa pulang hadiah utama.

    Di sisi lain, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, memanfaatkan momentum HUT ini untuk memberikan pesan khusus kepada seluruh jajaran Satpol PP, Damkar, dan Linmas. Ia menekankan bahwa kekompakan internal organisasi adalah kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Wabup Khairil secara tegas meminta agar tidak ada perpecahan di dalam tubuh organisasi. Sinergi dan kolaborasi harus diperkuat agar masyarakat maupun pendatang merasa aman dan nyaman berada di Kabupaten Beltim.

    “Kolaborasi harus terus ditingkatkan. Bukan hanya keluar, tapi di dalam juga harus kuat. Jangan sampai dalam satu organisasi justru tidak saling mendukung,” tegas Khairil di hadapan para personel.

    Menutup rangkaian kegiatan, Wabup mengapresiasi kinerja Satpol PP, Damkar, dan Linmas yang dinilai sudah berjalan baik. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam jalan sehat ini dapat terus dipelihara untuk menjaga ketertiban umum di masa depan.

    Reporter: Imran Elfanani
    Editor: Martha Syaflina

  • Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Lahat Tekankan Kolaborasi Majukan Pendidikan

    Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Lahat Tekankan Kolaborasi Majukan Pendidikan

    Lahat, MZK News – Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan suasana penuh khidmat. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan SMPN 1 Lahat Selatan pada Sabtu (2/5/2026).

    Suasana upacara tampak berwarna dengan kehadiran peserta yang mengenakan busana adat tradisional. Peserta terdiri dari unsur Forkopimda, jajaran kepala OPD, camat, kepala sekolah, hingga para peserta didik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Dr. Ir. H. Izromaita, M.Si., bertindak sebagai pemimpin upacara mewakili Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan pidato resmi dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

    Sekda menyampaikan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan bagi dunia pendidikan. Momen ini merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan nasional, khususnya di daerah.

    Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif. Menurutnya, akses pendidikan berkualitas harus merata bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

    “Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, diperlukan partisipasi aktif dari seluruh pihak, baik pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, maupun masyarakat luas,” ujar Izromaita dalam pidatonya.

    Lebih lanjut, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan mutu sekolah melalui berbagai program strategis. Hal ini mencakup penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta pemerataan akses fasilitas pendidikan di Kabupaten Lahat.

    Upacara yang berlangsung tertib ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi para penggerak pendidikan. Dengan sinergi yang kuat, Kabupaten Lahat optimis dapat mencetak generasi emas yang mampu bersaing di masa depan.

    Reporter: Heri Susanto
    Editor: Martha Syaflina

  • LAMR Kepulauan Meranti Apresiasi Polres Gagalkan Peredaran 60 Kg Narkoba

    LAMR Kepulauan Meranti Apresiasi Polres Gagalkan Peredaran 60 Kg Narkoba

    Selatpanjang, MZK News – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti secara resmi menyampaikan apresiasi kepada Polres Kepulauan Meranti. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan kepolisian menggagalkan peredaran narkoba seberat hampir 60 kilogram dalam enam bulan terakhir.

    Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si. Pernyataan ini diungkapkan saat menghadiri konferensi pers di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati, Sabtu (2/5/2026).

    Dalam sambutannya, Datuk Seri Afrizal Cik memuji dedikasi Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi beserta seluruh jajarannya. Menurutnya, kinerja kepolisian dalam memberantas narkotika di wilayah Kepulauan Meranti patut mendapatkan penghormatan setinggi-tingginya.

    “Kami mewakili masyarakat adat Melayu dan seluruh jajaran LAMR Kepulauan Meranti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.

    Sejak September 2025, Polres Kepulauan Meranti tercatat berhasil mengungkap peredaran 57 kilogram sabu dan 3 kilogram narkoba jenis lainnya. Afrizal menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar tentang penegakan hukum formal semata.

    Beliau menilai tindakan tegas kepolisian tersebut telah memberikan dampak sosial yang sangat besar bagi perlindungan nyawa masyarakat. “Ini upaya nyata menyelamatkan jiwa ratusan ribu orang,” tegas Datuk Seri Afrizal Cik dengan penuh haru.

    Lebih lanjut, keberhasilan pengungkapan kasus ini diyakini mampu menekan angka kriminalitas lainnya yang dipicu oleh narkoba. Hal ini dianggap sangat penting untuk menjaga adab dan moralitas di tengah kehidupan masyarakat adat Melayu.

    Saking bangganya, Afrizal menyampaikan sebuah kiasan mengenai rasa terima kasihnya yang mendalam kepada pihak kepolisian. Ia menyebut dedikasi tersebut nilainya melampaui materi apa pun.

    “Andainya kami memiliki segudang bongkahan emas, maka akan kami hadiahkan kepada Kapolres dan jajaran. Karena kami tak punya emas, kami hanya bisa ucapkan terima kasih,” ungkap Afrizal.

    Kegiatan konferensi pers ini turut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hery Heryadi dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin. Hadir pula unsur Forkopimda serta sejumlah insan pers untuk menyaksikan pemaparan hasil pengungkapan kasus besar tersebut.

    Reporter: Rosbinner Hutagaol
    Editor: Martha Syaflina

  • Progres Jembatan Presisi Tahap II Pelalawan Capai 80 Persen, Siap Dongkrak Ekonomi

    Progres Jembatan Presisi Tahap II Pelalawan Capai 80 Persen, Siap Dongkrak Ekonomi

    Pelalawan, MZK News – Proyek Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II yang menghubungkan Desa Pangkalan Terap dengan Desa Kuala Panduk, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kini memasuki babak akhir. Hingga Sabtu (2/5/2026), progres fisik jembatan tersebut dilaporkan telah mencapai 80 persen.

    Jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 4 meter ini diproyeksikan menjadi jalur transportasi vital bagi warga setempat. Kehadirannya diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat serta menghidupkan aktivitas perekonomian antar desa di wilayah pedesaan tersebut.

    Kecepatan pembangunan ini tidak terlepas dari kolaborasi erat antara personel Polsek Teluk Meranti, tenaga teknis, dan warga sekitar. Gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam memajukan infrastruktur daerah.

    Tim gabungan fokus melakukan proses pengecatan rangka serta lantai jembatan. Selain aspek teknis, pembersihan area di sekitar lokasi pembangunan juga dilakukan agar jembatan siap digunakan dengan optimal saat rampung nanti.

    Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara melalui Kapolsek Teluk Meranti, IPDA Vicki Rizky, menyatakan bahwa seluruh pengerjaan berjalan sesuai jadwal. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif warga menjadi faktor utama percepatan proyek ini.

    “Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan antara Polri dan warga dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat besar,” ujar IPDA Vicki Rizky.

    Pembangunan Jembatan Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses. Program ini diharapkan dapat memutus isolasi geografis dan memperlancar distribusi barang.

    Pemerintah daerah dan kepolisian berharap, setelah jembatan ini rampung sepenuhnya, pertumbuhan ekonomi masyarakat di Teluk Meranti akan meningkat pesat. Konektivitas yang lebih baik menjadi kunci kemakmuran bersama bagi warga di Kabupaten Pelalawan.

    Reporter: Rosbinner Hutagaol
    Editor: Martha Syaflina

  • SMKN 6 Pekanbaru Cetak Lulusan Unggul: 55 Persen Siswa Langsung Diserap Dunia Kerja

    SMKN 6 Pekanbaru Cetak Lulusan Unggul: 55 Persen Siswa Langsung Diserap Dunia Kerja

    Pekanbaru, MZK News – SMK Negeri 6 Pekanbaru mencatatkan prestasi membanggakan pada pengujung tahun ajaran 2026. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 55 persen lulusan sekolah ini berhasil langsung terserap di dunia kerja, sementara 30 persen memilih berwirausaha dan 15 persen lainnya melanjutkan ke perguruan tinggi, Sabtu (2/5/2026).

    Kepala SMK Negeri 6 Pekanbaru, Elva Susanti, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa serapan kerja yang tinggi ini didukung oleh keberhasilan siswa dalam berbagai rekrutmen bergengsi. Salah satu siswi bernama Fathur berhasil diterima di Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI) Jakarta, sementara tujuh siswa lainnya telah bekerja melalui program magang kontrak dari Astra.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari inovasi sekolah yang mewajibkan setiap jurusan memiliki unit produksi sendiri. Langkah ini bertujuan agar para siswa memiliki wadah praktik langsung yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi saat ini.

    Unit produksi tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari “Chefs Factory” di jurusan Tata Busana hingga pengembangan Bank Mini di jurusan Akuntansi yang bekerja sama dengan Bank BTN. Selain itu, jurusan Mekatronika kini fokus pada pengembangan KTP Digital dan jurusan Pemasaran mengelola minimarket sekolah.

    “Anak-anak belajar pemasaran, mencari pelanggan, dan praktik langsung. Jadi setiap jurusan punya potensi,” ujar Elva Susanti.

    Selain fokus pada kompetensi teknis, sekolah juga memberikan perhatian besar pada pembentukan karakter dan akhlak siswa. Hal ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua yang merasa bangga dengan perubahan perilaku positif anak-anak mereka selama menempuh pendidikan.

    Seorang wali murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan rasa bangganya terhadap kualitas lulusan SMKN 6 Pekanbaru. Ia menilai meskipun lokasi sekolah cukup jauh dari keramaian kota, pendidikan karakter yang diberikan guru membuat anak-anak lebih disiplin dan taat beribadah.

    “Saya berterima kasih kepada sekolah dan guru yang mengajarkan anak saya. Akhlaknya bagus, selalu ingat salat,” ungkap wali murid tersebut penuh syukur.

    Suasana kekeluargaan juga terlihat dalam acara perpisahan yang diinisiasi oleh siswa dan komite sekolah. Dana yang terkumpul dari orang tua tidak hanya digunakan untuk cendera mata bagi para pendidik sebagai rasa terima kasih, tetapi juga untuk menyumbangkan karpet bagi musala sekolah.

    Pengawas SMK Provinsi Riau, Herman, yang turut hadir dalam acara tersebut mendorong pihak sekolah untuk terus berinovasi. Menurutnya, sinkronisasi antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) adalah kunci utama kemajuan SMK di masa depan.

    Reporter: Rosbinner Hutagaol
    Editor: Martha Syaflina

  • Patroli Presisi Polres Kampar: Jamin Keamanan dan Tertib Antrean di SPBU

    Patroli Presisi Polres Kampar: Jamin Keamanan dan Tertib Antrean di SPBU

    Kampat, MZK News – Satuan Samapta Polres Kampar melaksanakan patroli presisi perintis ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Kabupaten Kampar pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB guna mengantisipasi kepadatan antrean BBM.

    Melalui pendekatan humanis, polisi berupaya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), petugas juga memastikan operasional di objek vital tersebut berjalan lancar.

    Tim patroli yang menggunakan kendaraan roda empat ini dipimpin oleh IPTU Irwan Fadilla, S.H., bersama tiga personel lainnya. Mereka menyisir beberapa lokasi utama, mulai dari SPBU Kampar, SPBU Air Tiris, hingga SPBU Bangkinang Kota.

    Kasat Samapta Polres Kampar, AKP Alfajri, menyatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan layanan prima. Pihaknya ingin setiap warga merasa aman dengan kehadiran polisi di tengah aktivitas mereka.

    “Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pengayoman dan pelayanan yang humanis kepada setiap warga,” ujar AKP Alfajri.

    Menurutnya, patroli ini bersifat preventif untuk mencegah munculnya gangguan Kamtibmas di lapangan. Ketertiban dalam antrean menjadi salah satu fokus utama yang ditekankan kepada para pengendara.

    “Kami juga imbau masyarakat tetap menjaga ketertiban antrean saat mengisi BBM, karena dengan saling menghargai akan membuat proses berjalan lebih lancar dan aman,” jelasnya menambahkan.

    Selama bertugas, personel kepolisian turut aktif membantu mengatur arus antrean serta memberikan informasi kepada warga yang membutuhkan. Kehadiran mereka di lokasi, khususnya SPBU Bangkinang Kota, mendapat apresiasi positif dari masyarakat.

    Salah seorang warga yang sedang mengantre mengaku merasa jauh lebih tenang dengan adanya pengawasan langsung dari pihak berwajib. Menurutnya, petugas tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga sigap membantu warga di sekitar SPBU.

    “Kami merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi di sini. Mereka tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga siap membantu,” ungkap warga tersebut.

    Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di setiap lokasi SPBU terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan signifikan yang menghambat distribusi maupun kenyamanan warga.

    Sat Samapta Polres Kampar berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli berkala ini sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini dilakukan demi memastikan stabilitas Kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Kampar tetap terjaga.

    Reporter: Rosbinner Hutagaol
    Editor: Martha Syaflina

  • Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu Malaysia di Selat Akar

    Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu Malaysia di Selat Akar

    Selatpanjang, MZK News – Jajaran Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti bersama Polda Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Operasi ini dilakukan di perairan Selat Akar, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (2/5/2026).

    Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua pria berinisial K dan S yang diduga berperan sebagai kurir laut internasional. Dari tangan para pelaku, petugas menyita 27 kilogram sabu serta 260 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate.

    Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, menegaskan bahwa peredaran narkotika merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Wilayah perairan Riau dinilai masih sangat rawan menjadi pintu masuk jaringan global.

    “Hampir semua pengungkapan kasus narkoba ini berasal dari negara tetangga. Ini menunjukkan wilayah perairan Riau masih sangat rawan dimanfaatkan jaringan internasional,” ujar Hengki saat jumpa pers di Mapolres Meranti.

    Hengki juga menekankan bahwa Polda Riau menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk peredaran narkoba. Pihaknya tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang terlibat, termasuk jika ada oknum anggota kepolisian.

    Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai penyelundupan di Kecamatan Tasik Putri Puyuh. Polisi pun melakukan pengejaran dengan strategi khusus agar tidak terdeteksi.

    “Kami melakukan pengejaran menggunakan kapal pompong agar terduga tidak curiga. Saat akan dihentikan, terduga mencoba melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Aldi menjelaskan kronologi penangkapan.

    Salah satu pelaku berinisial K terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki karena mencoba melarikan diri dan mengabaikan tembakan peringatan. Saat menggeledah speedboat pelaku, polisi menemukan dua tas besar berisi puluhan paket sabu.

    Barang bukti tersebut terdiri dari 17 paket bermerek Chinese Pin Wei dan 10 paket bermerek Gold Leaf dengan berat total 27 kilogram. Penggagalan ini diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 6,6 juta jiwa dari bahaya narkotika.

    Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Putu Yudha Prawira, menambahkan bahwa Pantai Timur Sumatera masih menjadi jalur utama masuknya narkoba internasional. Untuk itu, Polda Riau terus memperkuat pencegahan melalui program Kampung Tangguh Anti Narkoba.

    Reporter: Rosbinner Hutagaol
    Editor: Martha Syaflina

  • Edi Purwanto Kukuhkan Pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kota Sungai Penuh

    Edi Purwanto Kukuhkan Pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kota Sungai Penuh

    Sungai Penuh, MZK News – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh sukses menggelar Musyawarah Ranting Cabang (Musrancab) pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dirangkai dengan pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di seluruh wilayah Kota Sungai Penuh.

    Agenda yang berlangsung di Gedung Nasional ini menjadi momentum krusial bagi partai untuk memperkuat barisan. Fokus utama kegiatan adalah memastikan konsolidasi partai berjalan solid hingga ke tingkat akar rumput.

    Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto, hadir langsung bersama jajaran fungsionaris DPD lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Edi secara resmi melantik dan mengukuhkan seluruh pengurus PAC yang baru.

    Kehadiran Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, serta Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menambah bobot acara ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan kekuatan politik ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di Kota Sungai Penuh.

    Dalam arahannya, Edi Purwanto menegaskan bahwa soliditas kader di tingkat PAC merupakan ujung tombak pergerakan partai. Ia meminta para pengurus untuk aktif menjadi motor penggerak aspirasi masyarakat.

    “Konsolidasi ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum memperkuat kerja-kerja politik yang berpihak kepada rakyat,” ujar Edi Purwanto dengan tegas.

    Ia juga mengingatkan seluruh kader agar PDI Perjuangan senantiasa hadir memberikan solusi bagi persoalan warga. Kerja nyata dan keberpihakan kepada wong cilik menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

    Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh, Hardizal, menyampaikan harapannya pasca-pelantikan. Ia ingin seluruh struktur partai semakin siap menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.

    Melalui pelaksanaan Musrancab ini, PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya sebagai partai yang merakyat. Seluruh kader kini dipersiapkan untuk terus mengawal kepentingan rakyat di setiap kebijakan daerah.

    Reporter: Dewi Yulianti
    Editor: Martha Syaflina

  • Hardiknas 2026: Bupati Kamarudin Muten Targetkan Lulusan SMP Beltim Tembus SMA Unggul Garuda

    Hardiknas 2026: Bupati Kamarudin Muten Targetkan Lulusan SMP Beltim Tembus SMA Unggul Garuda

    Belitung Timur, MZK News – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Beltim, Sabtu (2/5/2026) pagi. Bupati Beltim, Kamarudin Muten, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.

    Upacara ini dihadiri oleh jajaran pegawai Pemkab Beltim, tenaga pendidik, siswa, hingga unsur Forkopimda. Cuaca cerah turut mendukung semangat para peserta dalam mengikuti rangkaian peringatan yang menjadi momentum refleksi pendidikan nasional.

    Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang dibacakan Bupati, ditekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan tangguh untuk Indonesia Maju.

    Kebijakan strategis kementerian juga menyoroti lima poin penting, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi, hingga peningkatan kesejahteraan guru. Selain itu, penguatan karakter melalui literasi dan numerasi menjadi misi besar yang harus dijalankan secara inklusif.

    Usai upacara, Bupati Kamarudin Muten menegaskan komitmen daerah dengan rencana penandatanganan pakta integritas bagi Dinas Pendidikan. Ia menuntut komitmen nyata untuk memperkuat sektor pendidikan di Kabupaten Belitung Timur sebagai prioritas utama.

    “Kita akan minta komitmen yang jelas. Salah satunya, wajib belajar 9 tahun harus benar-benar dituntaskan di Kabupaten Beltim,” tegas Kamarudin di hadapan media. Ia menilai capaian wajib belajar saat ini masih perlu ditingkatkan melalui langkah yang konkret.

    Selain penuntasan wajib belajar, Bupati menetapkan target ambisius bagi lulusan SMP di Beltim agar mampu menembus sekolah unggulan. Hal ini berkaca pada pencapaian tahun ini, di mana baru 13 siswa asal Beltim yang berhasil masuk ke SMA Unggul Garuda.

    Kamarudin menargetkan setidaknya 20 persen lulusan SMP di daerahnya bisa bersaing dan diterima di sekolah bergengsi tersebut. Persiapan matang dan pembinaan berkelanjutan menjadi strategi utama untuk mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

    “Kita targetkan minimal 20 persen lulusan SMP di Beltim bisa masuk ke SMA Unggul Garuda. Itu sudah kita sampaikan dan harus dipersiapkan dengan baik,” tambah Kamarudin optimis.

    Menutup rangkaian kegiatan, Bupati mengingatkan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada keseriusan dalam mengelola pendidikan saat ini. Dengan revitalisasi sarana yang kini banyak dibantu pusat, daerah diharapkan lebih fokus pada kualitas SDM.

    “Pendidikan adalah kunci masa depan. Kalau kita serius di sini, maka masa depan daerah ini juga akan kuat,” pungkasnya.

    Reporter: Imran Elfanani
    Editor: Martha Syaflina