Tangkap Pelaku Penganiayaan Viral Kurang dari 24 Jam, Polrestabes Palembang Panen Apresiasi
Palembang, MZK News – Langkah taktis dan cepat yang ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang dalam menangani perkara pidana menuai simpati publik. Aparat kepolisian bergerak responsif dalam meredam gejolak sosial akibat sebuah unggahan video di jagat maya.
Polrestabes Palembang berhasil mengamankan dan menahan terduga pelaku kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial. Penangkapan tersebut berhasil dieksekusi secara bersih dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah video itu meresahkan warga, Sabtu (6/6/2026).
Langkah tegas korps baju cokelat ini langsung mendapat respons positif dari organisasi pers nasional. Penghargaan tinggi diberikan kepada Kapolrestabes Palembang beserta seluruh personel Satreskrim yang bertugas di lapangan.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Rino Triyono, S.Kom., S.H. Menurutnya, kecepatan tindakan kepolisian ini merupakan bukti nyata dari implementasi layanan hukum yang berkeadilan.
“Ini bentuk responsivitas aparat terhadap keresahan publik. Penanganan tak sampai 24 jam menunjukkan komitmen Polri menegakkan hukum dan memberi rasa keadilan,” ujar Rino Triyono di Palembang, Sabtu (6/6/2026).
Rino menegaskan bahwa kecepatan penanganan kasus ini membuktikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Kehadiran aparat secara instan dinilai ampuh memberikan efek jera sekaligus menutup ruang bagi tindakan premanisme yang mengganggu ketertiban umum.
DPP AKPERSI pun berharap agar penyidik dapat menggulirkan proses hukum ini secara profesional, objektif, dan transparan sesuai undang-undang yang berlaku. Kepastian hukum menjadi target utama yang harus diberikan kepada pihak korban.
“Penegakan hukum yang cepat dan berkeadilan akan tingkatkan kepercayaan masyarakat ke Polri. Kami minta dikawal sampai tuntas,” tegas pria yang memiliki deretan gelar profesi hukum tersebut.
Di sisi lain, AKPERSI juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Palembang untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah. Warga diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi liar yang belum terverifikasi secara resmi di media sosial.
Masyarakat diharapkan mempercayakan penuh seluruh tahapan penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum yang berwenang. Sinergi antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan kota.
“Langkah Polrestabes Palembang ini contoh pelayanan hukum yang responsif. Semoga jadi standar penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan di seluruh Indonesia,” tutup Rino mengakhiri wawancara.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

