Banjarnegara Perkuat Inklusi Keuangan 2026, Targetkan Ekonomi Daerah Mandiri
Banjarnegara, MZK News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara terus mempercepat akses keuangan masyarakat guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya ini difokuskan pada penguatan literasi dan perluasan jangkauan layanan perbankan di seluruh lapisan masyarakat.
Dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) pada Selasa (28/4/2026), Pj Sekda Banjarnegara, Tursiman, S.Sos, menekankan pentingnya sinergi. Kolaborasi lintas sektor menjadi syarat mutlak untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 91% tahun ini.
Salah satu pencapaian yang disoroti adalah keberhasilan Program Simpel Kejar. Hingga saat ini, sebanyak 7.917 siswa di Banjarnegara telah terlibat aktif dalam budaya menabung sejak dini untuk menjamin masa depan finansial mereka.
“Kami terus berusaha mempercepat akses keuangan masyarakat demi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Tursiman di hadapan para anggota rapat.
Selain sektor pendidikan, dukungan terhadap sektor produktif juga menunjukkan angka yang impresif. Inklusi keuangan bagi pelaku UMKM di Banjarnegara dilaporkan telah menembus angka Rp2,16 triliun, yang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Namun, di tengah kemajuan tersebut, Pemkab Banjarnegara memberikan perhatian serius pada ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal. Edukasi masyarakat terus digencarkan agar warga tidak terjebak dalam jeratan bunga tinggi yang merugikan.
“Masyarakat harus diedukasi agar tidak terjebak dalam jeratan bunga pinjol. Mari bersama-sama dukung program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR),” tegas Tursiman mengajak seluruh elemen masyarakat.
Sebagai solusi, Pemkab mendorong pemanfaatan program KPMR yang lebih aman dan terawasi. Program ini dirancang khusus untuk memutus rantai ketergantungan warga terhadap rentenir maupun penyedia pinjaman ilegal yang tidak terdaftar di OJK.
Di sisi lain, digitalisasi menjadi fokus utama dalam transformasi ekonomi lokal. Penggunaan transaksi digital melalui QRIS akan dimaksimalkan, terutama pada sektor industri kreatif dan destinasi wisata unggulan di Banjarnegara.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan yang transparan dan efisien. Dengan literasi yang kuat dan digitalisasi yang merata, Pemkab optimis Banjarnegara akan menjadi daerah yang lebih sejahtera dan mandiri secara ekonomi.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Pemkab Banjarnegara


