DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Inovasi Lumiseed: Ubah Limbah Batang Pisang Jadi Kemasan yang Bisa Ditanam


Batang, MZK News – Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk “Lumiseed” menjadi pusat perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026. Produk karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra ini dipamerkan di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Selasa (28/4/2026).

Lumiseed merupakan kemasan sekunder berbahan seed paper atau kertas benih. Produk unik ini memanfaatkan limbah pertanian lokal, seperti batang pisang dan kulit jagung, yang selama ini sering kali hanya dibakar dan menjadi polusi.

Inovasi ini mengusung konsep ekonomi sirkular yang mengubah limbah menjadi produk bernilai guna. Berbeda dengan kertas biasa, Lumiseed dapat ditanam kembali ke dalam tanah setelah tidak digunakan lagi sebagai kemasan.

“Produk kami berupa seed paper, yaitu kertas yang mengandung benih tanaman. Selain ramah lingkungan, produk ini juga bersifat biodegradable dan kompostabel,” ujar Anisa Fitriani saat menjelaskan keunggulan karyanya.

Anisa merinci, bahan baku utama Lumiseed diambil dari sumber daya lokal Batang. Selain serat batang pisang dan jagung, mereka menggunakan bahan pendukung seperti tepung tapioka dan sodium alginate untuk memperkuat tekstur kertas.

Tak hanya berfungsi sebagai wadah, kertas ini telah disisipi berbagai jenis benih tanaman. Mulai dari sayuran seperti sawi dan bayam, hingga benih pohon pelindung seperti trembesi yang bermanfaat bagi lingkungan.

“Lumiseed bisa diaplikasikan menjadi undangan pernikahan, suvenir, hingga label harga. Keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk tumbuh menjadi tanaman dengan persentase keberhasilan 83 hingga 91 persen,” terangnya.

Proses pertumbuhan benih di dalam kertas ini tergolong cepat. Menurut Anisa, hanya dalam waktu kurang dari 30 hari setelah ditanam, benih sayuran tersebut sudah mulai menunjukkan tunas barunya.

Lebih lanjut, Anisa menegaskan bahwa inovasi ini juga bertujuan untuk memberdayakan petani lokal. Dengan menyerap limbah dari sawah, para petani mendapatkan nilai ekonomi tambahan sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Saat ini, Lumiseed sudah mulai menerima pesanan dari pasar. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, misalnya paper bag dibanderol mulai Rp8 ribu, sementara undangan dibanderol mulai Rp1.200,00 per lembar.

“Harapannya, produk ini bisa membantu meningkatkan ekonomi petani lokal sekaligus mengurangi limbah di lingkungan sekitar,” pungkas Anisa menutup penjelasannya.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Pemkab Batang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

Enable Notifications OK No thanks