Tiga Bumdes di Kerinci Tembus Pendapatan Rp50 Juta per Bulan, Ini Rahasianya!
Kerinci, MZK News – Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Kerinci terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Pengelolaan potensi desa yang kian profesional kini mulai membuahkan hasil nyata bagi pendapatan asli desa serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Berdasarkan data terbaru, terdapat tiga Bumdes di Kerinci yang mencatatkan prestasi gemilang dengan meraup pendapatan lebih dari Rp50 juta setiap bulannya. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa unit usaha tingkat desa mampu bersaing jika dikelola dengan manajemen yang tepat.
Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa Dinas PMD Kabupaten Kerinci, Kemdepit, mengungkapkan identitas ketiga desa berprestasi tersebut. Mereka adalah Bumdes Koto Agung, Bumdes Keluru di Kecamatan Keliling Danau, serta Bumdes Koto Periang di Kecamatan Kayu Aro.
Keberhasilan ketiga Bumdes ini tidak lepas dari keberagaman unit usaha yang mereka jalankan. Mulai dari penyewaan hall badminton, penyediaan jasa sound system, hingga pengelolaan objek wisata desa yang menjadi magnet bagi para pelancong.
Tak hanya itu, beberapa di antaranya juga merambah ke sektor energi dengan mengoperasikan Pertashop. Strategi diversifikasi usaha inilah yang dinilai menjadi kunci utama dalam mendongkrak pundi-pundi pemasukan desa secara signifikan.
“Bumdes yang sudah berkembang ini mampu mengelola potensi desa dengan baik, sehingga menghasilkan pendapatan yang cukup besar dan berdampak langsung terhadap perekonomian desa,” ujar Kemdepit dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Meski beberapa desa telah sukses, Kemdepit mengakui bahwa tantangan besar masih membayangi sebagian besar wilayah lainnya. Hingga kini, belum semua Bumdes di Kabupaten Kerinci mampu menunjukkan performa yang optimal dan mandiri secara finansial.
Masih banyak desa yang belum memiliki sumber pemasukan maksimal karena pengelolaan potensi yang masih ala kadarnya. Hal ini berimbas pada lambatnya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah yang Bumdes-nya belum aktif.
Menyikapi hal tersebut, Dinas PMD Kabupaten Kerinci berkomitmen untuk terus menggenjot pembinaan. Penguatan kelembagaan menjadi prioritas agar pengurus Bumdes memiliki visi bisnis yang kuat namun tetap berpihak pada kepentingan rakyat desa.
Diharapkan ke depan, seluruh desa di Kerinci mampu menjadikan Bumdes sebagai motor penggerak ekonomi yang tangguh. Dengan pengelolaan yang maksimal, setiap desa diproyeksikan memiliki kemandirian fiskal untuk membiayai pembangunannya sendiri.
Reporter: Dewi Yulianti
Editor: Martha Syaflina


