Sekdakab Way Kanan Buka Pelatihan dan Penguatan Kader PATBM

Foto: Sekdakab menyampaikan sambutan dalam acara pelatihan PATBM (Foto: IST)

Way Kanan, MZK News – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Saipul membuka kegiatan pelatihan penguatan kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) bertempat di Aula TP-PKK Kabupaten Way Kanan, Rabu, 11 April 2022.

Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Indera Kusuma, Fasilitator Kabupaten Layak Anak Provinsi Lampung, Toni Fisher, Forum Anak Daerah Kabupaten dan Peserta pelatihan penguatan PATBM.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya yang diwakili oleh Sekdakab Saipul menyampaikan, bahwa Pelatihan dan Penguatan PATBM merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mewujudkan hak anak dan perlindungan anak dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu Program kegiatan strategis yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan hak anak guna mengurangi kekerasan yang banyak sering terjadi saat ini.

Selain itu juga untuk jaminan perlindungan bagi anak atas segala jenis kegiatan dan hak anak, agar dapat hidup dan tumbuh berkembang dan martabat kemanusiaan serta melindungi dari kekerasan dan diskriminasi.

“Kita tau saat ini kekerasan terhadap anak telah memberikan dampak negatif terhadap proses tumbuh kembangnya anak yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga, di ruang publik, maupun di suatu komunitas. Dan kekerasan ini bukan hanya berupa fisik, tapi juga psikis, kekerasan seksual dan penelantaran,” jelas Sekda.

Selanjutnya Sekda juga menyampaikan terkait dengan kekerasan terhadap anak yang dapat menimbulkan berbagai persoalan di masyarakat, seperti persoalan medis, sosial, hukum, bahkan berbagai pelanggaran hak asasi manusia, sehingga dalam upaya pemulihan korban kekerasan tentunya juga harus memerlukan layanan yang meliputi layanan medis, psikologi, maupun bantuan hukum.

“Saya berharap kepada para peserta agar dapat bersungguh-sungguh dan serius mengikuti pelatihan ini, agar materi yang disampaikan oleh narasumber dapat diserap dengan baik, sehingga para kader PATBM nantinya akan mampu melakukan penjangkauan dan melakukan identifikasi kondisi dan layanan yang dibutuhkan perempuan dan anak yang mengalami permasalahan serta dapat melindungi dan melakukan pendampingan kepada perempuan dan anak di wilayah kecamatan dimana para kader berdomisili,” tutup Sekda.

Reporter: Angga

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.