DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Wajah Baru Pasar Tanjung Bajure: Lebih Rapi dan Arus Lalu Lintas Makin Lancar

Sungai Penuh, MZK News – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh dalam menata Pasar Tanjung Bajure mulai menunjukkan hasil positif. Pasar tradisional terbesar di pusat kota tersebut kini tampak lebih rapi dan bebas dari kesan semrawut yang selama ini dikeluhkan warga.

Kondisi ini tercipta setelah petugas gabungan melakukan penertiban terhadap para pedagang yang sebelumnya berjualan di atas trotoar dan bahu jalan. Dampaknya, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar pasar kini menjadi jauh lebih lancar dan terkendali.

Desi, salah seorang pembeli, mengaku sangat merasakan perubahan signifikan saat berbelanja pada Minggu (19/4/2026). Ia menilai suasana pasar jauh lebih kondusif dibandingkan sebelum adanya penataan dari instansi terkait.

Hingga saat ini, tercatat nyaris 90 persen pedagang atau sekitar 200 orang telah menyadari pentingnya ketertiban. Para penjual sayur, buah, ikan, hingga bumbu masakan mulai berpindah dan menempati kios-kios kosong di sisi utara maupun selatan pasar.

Guna menjaga konsistensi penataan, sejumlah personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) tetap bersiaga di lokasi. Petugas secara tegas memberikan peringatan bagi pedagang yang masih mencoba kembali berjualan di pinggir jalan.

“Sudah berjalan satu minggu dan hasilnya cukup baik. Kami berharap selanjutnya kondisi tertib ini terus bertahan,” ujar salah seorang personel Satpol PP di lapangan.

Meskipun aktivitas di dalam kios belum terlalu padat karena pedagang masih menyesuaikan diri dengan pelanggan, Pemkot optimis kondisi ini akan stabil. Kedepannya, sistem penyewaan kios secara rutin akan diterapkan bagi pedagang yang omzetnya mulai meningkat.

Perubahan paling mencolok terlihat di kawasan Jalan M. Yamin yang kini cenderung lebih lengang. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak dagangan, kini kembali berfungsi sebagai hak bagi para pejalan kaki.

“Masyarakat tentu lebih nyaman. Saya harap kestabilan ini bisa terjaga karena banyak manfaat yang didapat jika seluruh pedagang mematuhi aturan,” tambah petugas tersebut.

Sebelumnya, banyak pedagang nekat berjualan di trotoar karena alasan kepraktisan transaksi dan kemudahan akses bagi pembeli. Namun, penertiban yang dilakukan melalui pendekatan persuasif terbukti efektif tanpa adanya penolakan berarti.

Pemkot Sungai Penuh melalui petugas lintas instansi sebelumnya telah memberikan imbauan serta surat tertulis kepada para pedagang. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik dan memperkuat ekonomi daerah.

Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds