DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Buka Muscab FKDT Solok, Kemenag Ingatkan Guru MDTA Luruskan Niat dan Jaga Kekompakan

Kota Solok, MZK News – Penguatan kualitas pendidikan karakter berbasis agama terus diakselerasi oleh instansi keagamaan dan pemerintah daerah. Langkah taktis ini dioptimalkan guna mencetak generasi muda yang agamis sekaligus membentengi remaja dari ancaman kenakalan sosial.

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok menunjukkan komitmen tersebut dengan menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Solok. Agenda reorganisasi ini dipusatkan di MTsN Kota Solok, Minggu (14/6/2026).

Muscab yang berlangsung khidmat ini digelar dalam rangka pemilihan dan pergantian draf susunan pengurus FKDT Kota Solok untuk masa bakti periode 2026–2031. Kemenag melayangkan apresiasi tinggi atas dedikasi pengurus lama yang telah menuntaskan masa khidmatnya dengan baik.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Solok, Fauzi, S.Sos.I., M.H., menitipkan dua pesan krusial bagi ketua terpilih. Ia mendesak para pendidik Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) untuk meluruskan niat dalam berjuang serta mempererat solidaritas korps.

“Kita berharap siapa yang terpilih nanti agar dapat mengemban amanah ini dengan penuh ikhlas. Luruskan niat untuk memajukan lembaga keagamaan ini walau tidak digaji, pasti Allah akan balas dengan pahala yang berlipat ganda,” pesan Fauzi dalam sambutannya.

Fauzi juga menghaturkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Solok yang konsisten menaruh perhatian besar pada program keagamaan. Sinergi ini dinilai selaras dengan draf visi dan misi kota dalam mewujudkan masyarakat yang madani dan religius.

Dukungan nyata dari pemerintah daerah dipertegas oleh penyataan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Solok. Pemkot menyadari bahwa tantangan guru mengaji ke depan kian berat, terutama dalam menanamkan draf akhlak mulia dan memperbaiki tata cara ibadah harian anak-anak.

Pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menyejahterakan para pendidik pejuang agama tersebut. Pemkot Solok dilaporkan telah mengalokasikan stimulus anggaran daerah senilai miliaran rupiah guna mengunci kualitas mutu pengajaran MDTA ke depan.

“Kita berharap tidak ada lagi anak Kota Solok yang buta Al-Qur’an atau bacaan salatnya berantakan. Pemerintah kota sudah menyiapkan dana Rp3,4 miliar untuk guru MDTA. Sekarang akan ada seleksi kembali agar ke depan mutu pengajaran bisa lebih baik lagi,” tegas Kabag Kesra.

Merespons dukungan tersebut, Ketua FKDT Kota Solok periode 2021–2026, Rahman Tubil, mengucapkan terima kasih atas draf pembinaan yang diberikan Kemenag dan Pemkot selama lima tahun terakhir. Ia berharap estafet kepemimpinan baru ini dapat berjalan lancar tanpa mengurangi semangat syiar Islam di Kota Solok.

Reporter: Fitria Sartika
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *