Enjoy it!FEATUREDKulinerKuTOP STORIES

Berburu Kuliner Ramadan di Sumatera Utara: Dari Bubur Pedas Hingga Pakat

Bulan suci Ramadan di Sumatera Utara selalu menghadirkan nuansa yang istimewa, terutama dalam ragam kuliner berbuka puasa. Provinsi yang kaya akan keberagaman etnis ini menawarkan sensasi takjil unik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Salah satu primadona yang selalu dinanti adalah Bubur Pedas khas Melayu Deli. Hidangan legendaris ini bukan sekadar bubur biasa, melainkan perpaduan puluhan rempah dan umbi-umbian yang dimasak secara tradisional di pelataran masjid.

Selain rasanya yang kaya, Bubur Pedas dipercaya memiliki khasiat untuk memulihkan stamina setelah seharian berpuasa. Kehadirannya di Masjid Raya Al-Mashun Medan menjadi simbol kedermawanan dan persaudaraan masyarakat setempat setiap sore hari.

Bergeser ke tradisi masyarakat Mandailing, Anda akan menemukan kuliner unik bernama Pakat. Makanan ini terbuat dari pucuk rotan muda yang dibakar hingga lembut, lalu diambil bagian dalamnya untuk dijadikan lalapan atau pelengkap hidangan.

Pakat memiliki rasa sedikit pahit namun segar, yang diyakini dapat meningkatkan nafsu makan. Kuliner ini menjadi buruan utama warga di sepanjang jalanan Kota Medan karena keunikannya yang autentik dan kaya akan nilai budaya.

Tak lengkap rasanya berbuka tanpa mencicipi Sate Kerang dan Teri Medan yang sudah mendunia. Paduan rasa pedas-manis dengan bumbu rempah yang pekat menjadikan kudapan ini teman setia saat menyantap nasi setelah salat Magrib.

Bagi penyuka makanan manis, Lemang Kantong Semar dari wilayah pesisir adalah pilihan yang memanjakan lidah. Berbeda dengan lemang bambu biasa, lemang ini menggunakan kantong tanaman semar sebagai pembungkus alami yang memberikan aroma khas.

Keragaman rasa ini membuktikan bahwa Sumatera Utara adalah surga bagi para pencinta kuliner, terutama di momen Ramadan. Setiap suapannya tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menceritakan sejarah panjang peradaban budaya di tanah Sumatera.

Bagi wisatawan maupun warga lokal, berburu takjil di pasar kaget atau area masjid bersejarah adalah pengalaman yang wajib dirasakan. Momen ini menjadi waktu terbaik untuk melihat langsung bagaimana harmoni perbedaan bersatu dalam satu meja makan.

Jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi setiap sudut kota demi menemukan cita rasa terbaik Ramadan tahun ini. Pastikan Anda mencatat daftar kuliner di atas agar agenda berbuka puasa menjadi lebih berkesan dan penuh warna.1234

Ditulis oleh: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *