DaerahNasionalNewsRegionalTOP STORIES

MAN 1 Solok Plus Keterampilan Adakan Assesmen Kegiatan P5

Kabupaten Solok, MZK News – MAN 1 Solok Plus Keterampilan mengadakan assesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lapangan MAN 1 Solok Plus Keterampilan, Kamis (07/09) sebelum perayaan P5 P2RA yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (09/09/23).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kurikulum berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan,” ujar Wakil Bidang Kurikulum, Mulyadi, S.Pd.

“Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan dan waktu pelaksanaan,” tambahnya.

P5 di MAN 1 Solok Plus Keterampilan pada fase E ini mengangkat materi tentang pelestarian budaya lokal yang bertema “Melestarikn Budaya Adat Koto Baru Dalam Bentuk Tari, Randai, dan Pidato Adat”

Waka Kesiswaan MAN 1 Solok, Firman Lingga, M.Pd mengungkapkan bahwa kegiatan pentas seni tradisional randai ini dilaksanakan oleh masing-masing lokal yang telah melaksanakan Kurikulum Merdeka, yaitu kelas XI.

“Masing-masing lokal dibimbing oleh walas dan pelatih randai yang sudah profesional di bidang seni tradisional randai tersebut. Semuanya sudah latihan dalam waktu yang cukup lama, dan setiap lokal mengikuti latihan dengan serius,” ujarnya.

“Semoga penilaian randai ini bisa dilaksanakan dengan tertib dan tidak merugikan satu sama lain, dan yang masuk 3 besar akan tampil kembali di pagelaran pada hari Sabtu 09 September 2023,” imbuh Ketua P5, Harnova Triza, M.Pd.

Kepala MAN 1 Solok PK, Drs. Syukrizal, M.M berharap dengan adanya P5 di MAN 1 Solok Plus Keterampilan ini generasi muda Minangkabau dapat melestarikan budaya dengan sungguh-sungguh ke depannya.

“Generasi dari MAN 1 Solok ini diharapkan dapat mambangkik batang tarandam, dengan artian budaya lokal randai yang selama ini sudah hampir tidak diminati oleh masyarakat bisa kembali untuk dilestarikan,” ujar Kemad tersebut.

Di tempat terpisah, Ka. Kankemenag Kab. Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M turut bangga melihat keseriusan MAN 1 Solok dalam melaksanakan P5 dengan tema budaya dan kearifan lokal ini.

“Semoga dengan adanya latihan dan assesmen ini dapat menambah motivasi siswa untuk mempelajari serta melestarikan budaya tradisional Minangkabau dan mengambil hikmah atau pelajaran dari kesenian tersebut,” harap Ka. Kankemenag.

Kegiatan assesmen P5 tersebut berlangsung dengan sangat meriah, disaksikan oleh seluruh santri beserta asatidz/h dan dinilai oleh 3 orang juri yaitu Rosita, M.Pd, Elfitri Rahmadia, S.Psi dan Mulyadi, S.Pd. Masing-masing juri memiliki indikator penilaian dalam menilai kesenian randai tersebut.

Reporter: Fitria/Sindi

Editor: Elsima Nainggolan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *