
Perkuat Ekosistem UMKM Kuliner, Pemko Pekanbaru Rutin Gelar Event Wisata Berkala
Pekanbaru, MZK News – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem usaha yang tangguh bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai event wisata secara berkala guna menjaring kedatangan wisatawan, Senin (21/9/2026).
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa kebijakan penguatan sektor ekonomi kerakyatan ini telah berjalan secara konsisten dalam dua tahun terakhir. Sektor kuliner dan industri kreatif dinilai menjadi tulang punggung utama pendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru paling banyak didukung oleh pelaku UMKM, terutama di bidang kuliner. Karena itu Pemko berupaya membangun ekosistem yang kuat agar usaha UMKM terus berputar, salah satunya dengan mengagendakan event-event,” ujar Markarius Anwar.
Markarius menjelaskan bahwa setiap gelaran agenda daerah selalu melibatkan serta memprioritaskan keterlibatan para pelaku usaha lokal. Pemerintah menyediakan stan khusus agar warga dapat memasarkan beragam produk unggulan, mulai dari jajanan kuliner, kriya tangan, hingga karya seni kreatif.
Kehadiran ribuan pengunjung dalam setiap perhelatan terbukti efektif menciptakan ruang pasar baru yang berkesinambungan. Skema promosi tatap muka ini membuka peluang transaksi jual beli yang jauh lebih besar bagi para pedagang kecil.
“Saat event berlangsung, maka pasar terbentuk, ekosistem itu terbentuk. Semakin besar peluang UMKM untuk mendapatkan pembeli,” jelasnya.
Lebih lanjut, Markarius memberikan apresiasi tinggi kepada sektor swasta yang aktif menggelar berbagai acara berskala besar di Kota Pekanbaru. Kolaborasi lintas sektor ini terbukti memberikan dampak berganda (multiplier effect) terhadap tingkat keterisian hotel, destinasi wisata, serta omzet kuliner lokal.
“Kita berterima kasih kepada pihak swasta yang menggelar event di Pekanbaru. Sehingga usaha hotel, wisata, dan kuliner bisa berputar dan membentuk ekosistem yang lebih kuat,” pungkas Markarius.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

