
DPRD Barito Utara Dukung Langkah Kapolres PTDH Anggota Bermasalah Demi Menjaga Wibawa Polri
Muara Teweh, MZK News – Penegakan disiplin dan kode etik profesi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia terus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu. Langkah ini krusial guna menjaga profesionalisme anggota serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
DPRD Kabupaten Barito Utara menyatakan dukungan penuh atas langkah tegas Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara yang memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) satu personelnya. Keputusan ini diambil usai personel yang bersangkutan terbukti melanggar aturan internal kepolisian.
Upacara PTDH tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Barito Utara, Rabu (22/7/2026). Agenda persidangan terbuka ini dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febriyanto, serta dihadiri oleh jajaran personel dan awak media.
Tindakan tegas PTDH ini merupakan bentuk eksekusi atas putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Langkah ini mempertegas komitmen penuh Polres Barito Utara dalam menegakkan aturan tanpa memberikan toleransi bagi pelanggaran berat.
Dalam amanatnya, Kapolres Barito Utara menegaskan bahwa keputusan tersebut murni bentuk penegakan supremasi hukum di internalnya. Pihaknya mewanti-wanti agar seluruh personel menjadikan peristiwa ini sebagai bahan introspeksi dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Keputusan ini memang berat, namun harus diambil. Polri tidak akan memberi ruang kepada anggota yang mencoreng nama baik institusi,” tegas AKBP Singgih Febriyanto.
Dukungan serupa disampaikan oleh Anggota DPRD Barito Utara, Gun Sriwitanto, S.H., yang menilai ketegasan Polres Barito Utara sangat penting untuk menjaga wibawa institusi. Pihak legislatif mendukung penuh penegakan disiplin agar Polri tetap menjadi pelindung masyarakat yang terpercaya.
Rangkaian upacara PTDH berlangsung dengan khidmat dan tertib hingga akhir agenda. Momen ini diharapkan menjadi pengingat kuat bagi seluruh anggota kepolisian agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme saat bertugas.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina
