
ntau Lahan Jagung Sabak Auh Usia 81 Hari, Polsek Siaga Kawal Swasembada Pangan
Siak, MZK News – Komitmen dalam menjaga kedaulatan pangan nasional terus dibuktikan oleh jajaran kepolisian di tingkat sektor melalui aksi pendampingan nyata. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi kewilayahan untuk memastikan produktivitas pertanian lokal tetap terjaga secara konsisten.
Polsek Sabak Auh, Polres Siak, secara rutin mengawal draf program Asta Cita di bidang ketahanan pangan agar berjalan optimal di lapangan. Upaya ini diwujudkan lewat pemantauan intensif terhadap tanaman jagung pipil yang kini telah memasuki usia vegetatif 81 hari.
Aksi monitoring harian tersebut dilaksanakan oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Sabak Auh, Aipda Romi Arief Saputra, Kamis (11/6/2026) pukul 09.00 WIB. Petugas menyambangi lahan percontohan seluas satu hektare milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.
Lahan pertanian yang terletak pada koordinat geografis 1⁰06’51″N 102⁰06’39.9″E tersebut menerapkan sistem tanam semai lubang tanam. Model budidaya ini diawasi dan dirawat secara berkala guna meminimalkan risiko kerusakan akibat faktor cuaca ekstrem.
Berdasarkan pengecekan fisik di lapangan, komoditas pangan ini secara umum menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Namun, petugas mencatat adanya tantangan struktural berupa tinggi batang jagung yang belum tumbuh merata akibat kontur tanah mineral atau pasir bulan.
“Tanaman saat ini berkembang dengan baik, masih dalam perawatan secara berkala dan berkelanjutan. Pertumbuhan batang yang belum merata terus diintervensi dengan pola pemupukan yang tepat,” tulis Kapolsek Sabak Auh dalam laporan harian kepada Kapolres Siak.
Meskipun menghadapi kendala karakteristik tanah, pihak kepolisian bersama kelompok tani setempat berkomitmen penuh untuk melakukan perawatan intensif hingga masa panen raya tiba. Estimasi tonase hasil produksi akan dirilis secara resmi pada agenda inspeksi terjadwal berikutnya.
Aktivitas pelaporan dari hulu ini diposisikan sebagai draf pertanggungjawaban program yang ditembuskan langsung kepada Wakapolres, PJU, dan Pamatwil Polres Siak. Kehadiran personel berseragam cokelat setiap hari di sawah diharapkan dapat mempercepat penanganan kendala teknis petani.
Melalui konsistensi pengawalan teritorial ini, para petani di Kecamatan Sabak Auh mengaku semakin optimis dalam mengelola ladang mereka. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus menyukseskan target swasembada pangan nasional.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina
