Harkitnas 2026 di SMAN Plus Riau: Kepala Sekolah Ajak Siswa Bijak Hadapi Arus Digital
Pekanbaru, MZK News – SMA Negeri Plus Provinsi Riau sukses menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026. Momentum tahunan ini dimanfaatkan pihak sekolah sebagai ajang memperkuat karakter dan nasionalisme generasi emas, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan khidmat yang dipusatkan di halaman utama sekolah tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika. Barisan upacara dipenuhi oleh kepala sekolah, majelis guru, tenaga kependidikan, hingga ratusan siswa-siswi SMA Negeri Plus Provinsi Riau.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala SEMA Negeri Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, M.Pd., memimpin jalannya ritual kenegaraan ini. Ia membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menyoroti peta transformasi digital nasional.
Dalam poin pidato menteri tersebut, ditekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan ketahanan moral yang kuat. Para pelajar diingatkan agar tidak terseret arus negatif informasi digital dan harus mampu menyaring konten secara cerdas.
“Generasi muda harus mampu menjadi pribadi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Edi Sutono saat membacakan amanat dari podium upacara.
Edi menambahkan bahwa penguasaan literasi digital yang baik akan menjadi modal utama bagi para siswa di masa depan. Semangat gotong royong dan persatuan bangsa harus tetap dirawat secara kokoh meskipun interaksi sosial kini banyak beralih ke dunia maya.
Melalui perayaan Harkitnas 2026 ini, esensi perjuangan para pahlawan diharapkan tidak luntur di dada generasi muda. Karakter yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global menjadi target utama yang ingin ditanamkan kepada para siswa.
“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan membangun karakter generasi penerus yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global,” lanjut Edi meneruskan pesan menteri.
Seluruh rangkaian prosesi upacara dari awal hingga akhir dilaporkan berjalan dengan sangat tertib dan penuh semangat patriotisme. Pihak sekolah berharap nilai-nilai kedisiplinan ini terus diimplementasikan dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari.
“Diharapkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam diri siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi emas Indonesia yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Edi Sutono menutup amanatnya.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

