
Antisipasi Musim Kemarau, PDAM Barito Utara Tambah Operasional Pompa Intake
Muara Teweh, MZK News – Peningkatan kualitas infrastruktur penyediaan air bersih dan optimalisasi layanan distribusi bagi pelanggan domestik terus dipacu oleh otoritas teknis daerah. Langkah mitigasi ini dioptimalkan guna mengantisipasi penurunan debit sumber air baku akibat perubahan cuaka ekstrem yang terjadi belakangan ini.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kabupaten Barito Utara merealisasikan komitmen pelayanan tersebut dengan melakukan intervensi operasional. Pihak manajemen mempercepat pengerjaan pemasangan pipa distribusi dan pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Muara Teweh.
Direktur PDAM Barito Utara, Roosmanjaya Anor, S.T., menerangkan bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah memperbaiki stabilitas tekanan air pada siber jaringan perkotaan. Penyesuaian skema produksi harus segera diambil demi menjaga pasokan air ke rumah tangga tetap berjalan normal.
“Dalam musim kemarau seperti saat ini produksi air bersih menurun, sehingga untuk menstabilkan pelayanan terhadap pelanggan terpaksa kita menambah satu unit pompa intake,” ujar Roosmanjaya Anor di ruang kerjanya, Rabu (16/7/2026) siang.
Operasikan Dua Unit Pompa Intake Sekaligus
Pihak teknisi yang biasanya hanya menyalakan satu unit perangkat penyedot air, kini terpaksa melipatgandakan kapasitas kerja peralatan di stasiun pengolahan. Langkah taktis dengan mengoperasikan dua unit pompa intake sekaligus ini dinilai sangat efektif untuk meredam penyusutan pasokan air baku dari sungai.
Selain optimalisasi mesin pompa, manajemen PDAM juga telah menjadwalkan agenda peremajaan pipa transmisi yang berlangsung secara bertahap. Agenda pembongkaran lahan untuk penanaman pipa baru ini sudah mulai berjalan sejak tanggal 1 Juli dan ditargetkan rampung pada 31 Oktober 2026.
Proyek strategis tersebut menyasar wilayah Kecamatan Teweh Tengah yang mencakup area padat penduduk di Kelurahan Lanjas, Kelurahan Melayu, dan sekitarnya. Sejumlah titik krusial yang dilewati proyek ini meliputi ruas Jalan Sudirman, Pertiwi, Ronggolawe, Mekar Indah, Simpang Wonorejo, Margo Rukun, Jalan Pendreh, hingga jalur Lingkar Kota.
Imbauan Mitigasi Gangguan Distribusi Bersama
Otoritas PDAM mengonfirmasi bahwa selama proses penyambungan pipa berlangsung, potensi terjadinya gangguan pasokan air bersih berupa penurunan tekanan atau penghentian sementara bisa saja terjadi. Namun, tim teknis di lapangan berkomitmen untuk meminimalkan durasi gangguan agar pemulihan berjalan sesuai linimasa harian.
Masyarakat diimbau untuk menampung cadangan air bersih secukupnya sebagai langkah antisipasi mandiri sebelum jadwal perawatan berkala dimulai. Dukungan dari warga pengguna jalan juga sangat diharapkan mengingat aktivitas penggalian tanah berpotensi sedikit menghambat kelancaran arus lalu lintas setempat.
“Sekali lagi kami mohon pengertian, kerjasama dan dukungan dari seluruh warga sekitar, agar pelaksanaan dapat berjalan lancar demi kenyamanan kita bersama,” kata Roosmanjaya mengakhiri penjelasannya.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina
