DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Terapkan Kepdirjen Pendis 5404, Kemenag Kota Solok Kawal Adaptasi Santri Baru

Solok, MZK News – Pengokohan karakter islami dan penciptaan ruang belajar yang aman bagi generasi muda di lingkungan lembaga keagamaan terus ditingkatkan oleh otoritas terkait. Langkah preventif ini dioptimalkan guna mengikis habis tindakan kekerasan fisik maupun verbal demi menjamin kenyamanan proses belajar santri secara berkelanjutan.

Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mumtaz merealisasikan komitmen lingkungan ramah anak tersebut melalui orientasi awal tahun ajaran baru 2026/2027. Pihak pengelola secara resmi memulai kegiatan Masa Ta’aruf Santri (Masta) dengan pengawasan ketat agar bersih dari segala bentuk perundungan (bullying), Senin (13/7/2026).

Langkah pengawasan harian ini diselaraskan secara penuh dengan instruksi dari jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok. Pelaksanaan masa pengenalan lingkungan siber dan teritorial pondok tahun ini wajib mengacu pada regulasi terbaru, yakni Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Kepdirjen Pendis) Nomor 5404 Tahun 2026.

Edukasi Humanis dan Motivasi Ulama Besar

Aparat pembina keagamaan memastikan bahwa orientasi ini diisi dengan kegiatan yang edukatif untuk mempercepat adaptasi psikologis anak di asrama. Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren) Kemenag Solok, Fauzi, S.Sos.I., M.H., menegaskan sanksi berat menanti oknum yang melanggar aturan.

“Dengan adanya panduan tegas dalam Kepdirjen 5404 Tahun 2026, kami pastikan tidak ada lagi praktik perundungan di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan Masta Santri pada intinya adalah ta’aruf, beradaptasi, dan mengenal lingkungan pondok dengan cara yang edukatif dan humanis,” ujar Fauzi saat memberikan pengarahan.

Fauzi juga memotivasi para santri baru dengan menjabarkan wejangan historis dari ulama besar Imam Syafi’i mengenai enam syarat mutlak kesuksesan menuntut ilmu. Syarat tersebut meliputi kecerdasan, semangat kuat, kesungguhan, bekal material yang halal, bimbingan guru, serta ketahanan waktu atau kesabaran.

Lonjakan Animo Masyarakat dan Target Prestasi

Pendekatan humanis yang konsisten diterapkan oleh Ponpes Al-Mumtaz terbukti sukses mendongkrak tingkat kepercayaan publik secara signifikan. Mudir Ponpes Al-Mumtaz, Ustadzah Surmayanti, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas melonjaknya jumlah santri baru yang mendaftar secara drastis dibandingkan musim ajaran lalu.

Peningkatan kuota tampung ini sejalan dengan komitmen pondok yang kini tengah memperluas ekspansi layanan program pendidikan ke jenjang Madrasah Aliyah (MA). Penambahan fasilitas kelas baru diposisikan sebagai investasi jangka panjang demi melahirkan kader ulama yang melek teknologi digital.

“Tingginya animo masyarakat untuk menitipkan anak-anaknya di Ponpes Mumtaz adalah tanda kemajuan yang nyata. Apalagi saat ini kita juga fokus mengembangkan jenjang pendidikan tingkat Aliyah,” ungkap Ustadzah Surmayanti optimis.

Dukungan serupa disuarakan oleh perwakilan Badan Pelaksana Pesantren Mumtaz (BPPM), A. Anasrul, S.Sos.I., M.M., yang bertindak sebagai motivator harian. Pihak yayasan menjamin bahwa lulusan lembaga ini memiliki daya saing tinggi untuk menembus jaringan perguruan tinggi terkemuka di tingkat pusat.

Reporter: Fitria Sartika
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *