DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Kesabaran Warga Habis, Tajeri Ancam Panggil Manajemen PLN Kalselteng ke DPRD Barito Utara

Muara Teweh, MZK News – Kekesalan masyarakat Kabupaten Barito Utara akibat pemadaman listrik bergilir yang kian tidak menentu akhirnya direspon tegas oleh pihak legislatif. Langkah pemadaman yang tidak sesuai jadwal resmi tersebut dinilai telah melumpuhkan berbagai sektor kehidupan warga.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara, Dr. H. Tajeri, S.E., mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima banjir laporan dan pengaduan langsung dari masyarakat. Pemadaman listrik yang berulang telah mengganggu aktivitas rumah tangga, merugikan pelaku UMKM, hingga membebani pelayanan publik.

“Saya sebagai wakil rakyat wajib menyuarakan ini. Keluhannya banyak, listrik padam tidak beraturan padahal jadwal sudah diedarkan PLN, tapi di lapangan beda lagi. Saya juga heran kenapa bisa begini,” tegas Tajeri, Rabu (29/7/2026).

Ultimatum RDP dan Tuntutan Transparansi PLN

Menanggapi situasi yang kian meresahkan tersebut, Komisi III DPRD Barito Utara memberikan ultimatum tegas kepada manajemen PLN. Apabila pemadaman berlanjut tanpa penanganan yang jelas dalam sepekan ini, pihak dewan siap mengambil tindakan formal.

DPRD Barito Utara berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara terbuka dalam waktu dekat. Agenda tersebut akan menghadirkan langsung Manajemen PLN Wilayah Kalselteng bersama perwakilan masyarakat terdampak.

“Kami akan jadwalkan Rapat Dengar Pendapat dan undang Manajemen PLN Wilayah Kalselteng serta perwakilan masyarakat. Biar persoalannya dibuka terang-terangan dan cepat tuntas,” ujar Tajeri.

Komitmen Pengawalan Hingga Listrik Normal

Tajeri menekankan bahwa PLN harus transparan memberikan penjelasan mengenai penyebab gangguan teknis yang terjadi di lapangan. Pihaknya meminta adanya kepastian langkah konkret agar pasokan listrik di Barito Utara bisa kembali pulih secara permanen.

Komisi III DPRD memastikan akan terus mengawal persoalan ini hingga masyarakat mendapatkan hak pelayanan listrik yang layak. Kepastian pasokan energi menjadi hal vital untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kenyamanan warga daerah.

“Kami tidak mau pelayanan listrik terus mengganggu warga. Harus ada kepastian dan perbaikan nyata dari PLN,” pungkasnya.

Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *