DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

KKN UNRI Sapa Orang Tua di Desa Penebal, Edukasi Pentingnya Stimulasi Anak Usia Emas

Bengkalis, MZK News – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan pesisir terus digalakkan melalui penguatan sektor pendidikan sejak usia dini. Langkah taktis ini dioptimalkan guna memberikan pemahaman mendalam bagi para orang tua mengenai pentingnya stimulasi mental pada masa pertumbuhan awal anak.

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) merealisasikan komitmen pengabdian tersebut dengan menggelar program edukasi terpadu. Mereka mengadakan sosialisasi pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan menyasar masyarakat suku asli di Desa Penebal, Kabupaten Bengkalis, Senin (13/7/2026).

Program kerja harian di bidang pendidikan ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kesadaran mengenai fase golden age atau usia emas anak. Intervensi edukasi dinilai sangat krusial agar anak-anak di kawasan tersebut mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Metode Dorong Pintu Tepat Sasaran

Berbeda dengan format penyuluhan massal konvensional, tim mahasiswa KKN UNRI bersama para guru PAUD Desa Penebal memilih metode door to door atau menyambangi rumah secara langsung. Tim relawan mendatangi kediaman warga yang memiliki anak usia 1 hingga 6 tahun untuk berdialog secara santai.

Pendekatan personal ini dinilai jauh lebih efektif agar materi pembelajaran siber maupun motorik tersampaikan secara tepat sasaran ke setiap kepala keluarga. Para orang tua juga mendapatkan ruang privat yang leluasa untuk berkonsultasi mengenai hambatan perkembangan buah hati mereka.

Tenaga pendidik PAUD yang ikut serta dalam rombongan bertindak sebagai narasumber utama untuk menjelaskan tahapan psikologi anak. Warga diajarkan cara membangun interaksi positif agar anak-anak mereka memiliki kesiapan mental sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Stimulasi Praktis dari Lingkungan Keluarga

Dalam setiap kunjungan harian tersebut, tim menjelaskan bahwa PAUD merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir, serta kecakapan sosial emosional. Orang tua juga dibekali tips stimulasi sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di dalam rumah.

Aktivitas ringan seperti mengajak anak bercerita, bermain alat peraga edukatif, hingga membiasakan perilaku hidup bersih diposisikan sebagai kurikulum dasar keluarga. Keterlibatan aktif figur ayah dan ibu dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan kepribadian anak.

“Pendidikan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Keterlibatan orang tua sangat besar dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujar perwakilan tim KKN UNRI saat memberikan edukasi kepada warga.

Melalui gerakan literasi ini, mahasiswa KKN UNRI berharap tingkat partisipasi anak suku asli Desa Penebal dalam lembaga PAUD dapat melonjak tajam. Sinergi yang kuat antara akademisi, guru, dan pemerintah desa diharapkan mampu melahirkan generasi baru yang sehat, cerdas, serta berkarakter tangguh.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *