DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Lestarikan Warisan Leluhur, LAMR Pekanbaru dan LPP RRI Teken MoU Siaran Budaya

Pekanbaru, MZK News – Penguatan identitas kultural dan penyebarluasan nilai-nilai kearifan lokal di era modern terus dipacu melalui pemanfaatan saluran komunikasi publik. Langkah taktis ini dioptimalkan guna memastikan warisan tradisi leluhur dapat diakses dengan mudah oleh generasi muda secara berkelanjutan.

Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru merealisasikan komitmen pelestarian tersebut dengan menggandeng media penyiaran nasional. Pihak lembaga adat resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Pekanbaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Senin (13/7/2026).

Prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama harian ini berlangsung khidmat di Kota Bertuah. Agenda strategis tersebut dihadiri langsung oleh Kepala LPP RRI Pekanbaru Agung Prasetyo, Ketua Umum DPH LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan, serta Ketua Umum MKA LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

Optimalkan Ruang Siar dan Edukasi Publik

Kemitraan terpadu ini bertujuan untuk membangun integrasi yang kuat dalam menyebarluaskan program edukasi serta menyosialisasikan naskah tunjuk ajar Melayu. Melalui frekuensi udara RRI, jajaran pengurus adat akan lebih optimal mengulas tradisi, sastra lisan, hingga meluruskan pakem kebudayaan agar tetap terjaga keasliannya.

Jangkauan siaran yang luas diposisikan sebagai jembatan utama untuk menanamkan nilai kesantunan di tengah derasnya arus globalisasi. Pihak lembaga adat menilai media radio masih memiliki kekuatan historis yang sangat efektif untuk mengetuk kesadaran kolektif masyarakat.

“Adat dan budaya Melayu ini harus terus bergaung. Melalui sinergi bersama RRI Pekanbaru di bawah kepemimpinan Bapak Agung Prasetyo, kita ingin memastikan bahwa warisan leluhur, nilai-nilai kesantunan, dan marwah Melayu dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Datuk Seri Muspidauan.

Rancang Program Dialog Interaktif Kultural

Gayung bersambut, Ketua Umum MKA LAMR Pekanbaru Datuk Seri Rizky Bagus Oka turut menegaskan pentingnya menjaga benteng identitas Melayu dari gerusan zaman. Di sisi lain, Kepala RRI Pekanbaru Agung Prasetyo berkomitmen penuh untuk menyediakan ruang representatif bagi pengembangan khazanah budaya lokal.

Pasca penandatanganan nota kesepahaman ini, kedua belah pihak segera merumuskan berbagai format program siaran kolaboratif jangka panjang. Rencana kerja tersebut meliputi dialog interaktif mengenai hukum adat, panggung apresiasi bagi para budayawan, hingga publikasi masif agenda kebudayaan daerah.

Sinergi ini juga akan melibatkan peran aktif seluruh perangkat adat dan hulubalang dalam menjaga kondusivitas keamanan siber maupun teritorial kota. Melalui kolaborasi ini, kebudayaan Melayu diproyeksikan tetap hidup, relevan, dan menjadi pemandu moral yang kuat bagi kehidupan bermasyarakat.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *