DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Gelar Gema Hijrah Minangkabau di Pauh, Muhammad Iqra Chissa Hadirkan Haddad Alwi

Padang, MZK News – Momentum pergantian tahun baru Islam menjadi draf refleksi penting bagi masyarakat untuk memperkuat syiar agama sekaligus meningkatkan ketahanan sosial. Langkah sosioreligius ini diposisikan sebagai wadah pemersatu umat di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhammad Iqra Chissa, merealisasikan komitmen tersebut dengan mengucurkan alokasi dana pokok-pokok pikiran (Pokir) kedewanan. Dirinya sengaja menghadirkan penyanyi religi legendaris nasional, Haddad Alwi, ke Kota Padang.

Panggung religi yang mengusung tema besar “Gema Hijrah Minangkabau” tersebut digelar secara meriah di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (13/6/2026). Agenda syiar ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama ribuan warga setempat.

Kehadiran Haddad Alwi berhasil menyedot antusiasme massa lintas generasi yang rindu akan lantunan salawat kedamaian. Tidak hanya masyarakat umum, agenda ini juga dihadiri secara kompak oleh deretan anggota DPRD Kota Padang dari berbagai lintas fraksi partai politik.

“Kita sengaja mengundang Haddad Alwi dalam rangka menyambut tahun baru Islam. Acara Gema Hijrah Minangkabau sengaja diadakan sebagai bentuk syiar sekaligus hiburan rohani bagi rakyat,” ujar Muhammad Iqra Chissa di sela-sela kegiatan.

Iqra menjelaskan bahwa esensi dari hijrah adalah draf kesadaran kolektif untuk bertransformasi ke arah yang lebih mulia secara personal maupun komunal. Pergantian tahun spiritual ini harus dijadikan tonggak awal untuk memperbaiki kualitas ibadah harian.

Dirinya juga mengimbau warga Kota Padang agar tetap tenang dan rasional dalam menyikapi situasi guncangan ekonomi global yang tidak menentu. Ketahanan mental dan spiritual dinilai sebagai draf benteng utama agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu bohong.

“Hijrah tentu menjadi momentum bagi kita semua untuk berubah ke arah yang lebih baik. Kita harus membentengi diri dari segala fitnah dan berubah, baik secara ekonomi maupun aspek kehidupan yang lain,” tutur politisi muda Sumbar tersebut menambahkan.

Agenda Gema Hijrah Minangkabau ini semakin khidmat dengan adanya tausiah siraman rohani yang disampaikan oleh narasumber keagamaan, Ustaz Syafwan Dirran. Ruang publik kian syahdu saat Qoriah Aril melantunkan ayat suci Al-Qur’an secara tartil.

Acara yang difasilitasi lewat Pokir DPRD Sumbar ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Saiful, serta Kepala Balai Bahasa yang hadir di kursi undangan. Sinergi ini diharapkan mampu merawat tradisi keislaman yang kuat di ranah Minang.

Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *