DaerahFEATUREDKepolisianNewsRegionalTOP STORIES

Kawal Swasembada Pangan Siak, Polsek Sabak Auh Intensifkan Rawatan Jagung Pipil

Siak, MZK News – Komitmen dalam menjaga kedaulatan pangan nasional terus dibuktikan oleh jajaran kepolisian di tingkat sektor melalui aksi pendampingan nyata. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi kewilayahan untuk memastikan produktivitas sektor pertanian lokal tetap terjaga secara konsisten.

Polsek Sabak Auh, Polres Siak, secara rutin mengawal draf program Asta Cita di bidang ketahanan pangan agar berjalan optimal di lapangan. Upaya ini diwujudkan lewat pemantauan intensif terhadap tanaman jagung pipil yang kini telah memasuki usia vegetatif 84 hari.

Aksi monitoring harian tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh, Aiptu Syarif Adli, S.H., Minggu (14/6/2026) pukul 09.00 WIB. Petugas menyambangi lahan percontohan seluas satu hektare milik UPTD Pertanian Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Riau.

Lahan pertanian yang terletak pada koordinat geografis 1⁰06’51″N 102⁰06’39.9″E tersebut menerapkan sistem tanam semai lubang tanam. Model budidaya ini diawasi dan dirawat secara berkala guna meminimalkan risiko kerusakan akibat faktor cuaca ekstrem.

Berdasarkan pengecekan fisik di lapangan, komoditas pangan ini secara umum menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Namun, petugas mencatat adanya tantangan struktural berupa tinggi batang jagung yang belum tumbuh merata akibat kontur tanah mineral atau pasir bulan.

“Tanaman saat ini berkembang dengan baik, masih dalam perawatan secara berkala dan berkelanjutan. Pertumbuhan batang yang belum merata terus diintervensi sesuai kondisi tanah pasir,” ujar Aiptu Syarif Adli saat melakukan pemeriksaan berkala.

Meskipun menghadapi kendala karakteristik tanah, pihak kepolisian bersama kelompok tani setempat berkomitmen penuh untuk melakukan perawatan intensif hingga masa panen raya tiba. Langkah ini diposisikan sebagai kontribusi nyata institusi Polri dalam menyokong target swasembada pangan pemerintah.

Kehadiran personel berseragam cokelat setiap hari di ladang pertanian diharapkan dapat mempercepat penanganan kendala teknis para petani di lapangan. Melalui konsistensi pengawalan teritorial ini, ketahanan pangan di tingkat desa diharapkan dapat tercapai secara swadaya dan mandiri.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *