Pimpin Apel Pagi Kejati Sulsel, Aspema Akhmad Muhdhor Desak Akselerasi Pagu Anggaran 2026
Makassar, MZK News – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) kembali menggelar rutinitas Apel Kerja Pagi di Baruga Adhyaksa, Senin (25/5/2026). Bertindak selaku Penerima Apel yakni Asisten Pemulihan Aset (Aspema) Kejati Sulsel, Akhmad Muhdhor.
Kegiatan rutin ini diikuti secara khidmat oleh para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Koordinator, serta seluruh pegawai pada lingkup Kejati Sulsel. Agenda ini bertujuan untuk memperkuat soliditas internal korps Adhyaksa di awal pekan.
Dalam amanatnya, Aspema Akhmad Muhdhor mengawali dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang konsisten menjaga kedisiplinan. Kendati demikian, ia tetap memerintahkan evaluasi dan pengecekan ketat terhadap pegawai yang absen tanpa keterangan.
Lebih lanjut, Akhmad Muhdhor menyampaikan poin atensi penting terkait agenda strategis institusi, salah satunya mengenai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Forum perencanaan ini dijadwalkan mulai bergulir hari ini secara serentak.
Kejati Sulsel sendiri telah menggodok rancangan program kerja dan usulan anggaran pada forum Rakernas lalu. Mengingat pagu indikatif saat ini telah resmi turun dari pusat, Aspema menginstruksikan jajaran terkait untuk segera bergerak cepat melakukan pemilahan program.
“Mengingat pagu indikatif saat ini telah turun, saya instruksikan jajaran terkait untuk segera bergerak memilah program kerja yang akan dilaksanakan,” ujar Akhmad Muhdhor dengan tegas di hadapan peserta apel.
Memasuki bulan kelima pada tahun anggaran 2026 ini, Aspema menekankan pentingnya akselerasi performa satuan kerja. Meskipun struktur anggaran tahun ini mengalami efisiensi fiskal, seluruh bidang diharapkan tetap bekerja secara militan dan profesional.
Optimalisasi tersebut diperlukan demi mendongkrak progres realisasi keuangan agar target capaian bisa menyentuh angka minimal 50 persen dalam waktu dekat. Strategi penyerapan ini krusial agar tidak terjadi penumpukan pencairan berkas di akhir tahun anggaran.
Terkait tertib administrasi kepegawaian, Akhmad Muhdhor mengingatkan bahwa masih banyak pegawai yang belum melengkapi portofolio digitalnya. Ia menemukan adanya keterlambatan pembaruan data pada aplikasi MySimkari yang berpotensi menghambat penilaian kinerja.
“Saya instruksikan dengan tegas agar seluruh pegawai yang bersangkutan segera melengkapinya demi kelancaran integrasi data kepegawaian,” kata Aspema memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan digital.
Menutup arahannya, Aspema membeberkan agenda internal kejaksaan yang akan dilaksanakan hari ini, yakni pengambilan sumpah dan pelantikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS. Langkah regenerasi ini diharapkan mampu menambah daya dobrak pelayanan hukum di Sulawesi Selatan.
Selain itu, terkait persiapan ibadah Iduladha, pihak panitia dilaporkan telah mengamankan sebanyak 7 ekor hewan kurban. Bagi para pegawai yang masih berniat untuk menyalurkan kurbannya, diimbau untuk segera berkoordinasi dengan tim panitia pemotongan kurban.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Kejaksaan Agung RI

