Permudah Layanan Warga, Imigrasi Jakarta Barat Buka Stan Paspor di CFD Sudirman
Jakarta, MZK News – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi melalui Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat meluncurkan terobosan layanan hulu yang inovatif. Instansi ini membuka posko pelayanan paspor langsung di tengah keramaian area Car Free Day (CFD) kawasan Wisma KEIAI, Sudirman, Jakarta, Minggu (24/6/2026).
Kegiatan jemput bola ini mengusung tema “Paspor Kuat, Indonesia Sehat, Imigrasi Hadir untuk Rakyat.” Langkah strategis tersebut diambil sebagai upaya nyata memperpendek jalur birokrasi dan menghadirkan dokumen keimigrasian secara cepat, mudah, serta responsif.
Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto, menegaskan pentingnya menempatkan fasilitas negara di pusat aktivitas sosiologis publik. Transformasi pelayanan ini sengaja dibalut dengan suasana yang lebih inklusif dan humanis agar tidak kaku.
“Karena kita ketahui bersama bahwa masyarakat di hari kerja tentu banyak kesibukan dalam aktivitas usaha dan kerjanya. Karena itu kita melihat ini menjadi satu animo masyarakat, kita buka layanan di hari Minggu,” ujar Eko Budianto saat meninjau langsung stan layanan di lokasi.
Dalam eksekusi di lapangan, Kantor Imigrasi Jakarta Barat awalnya hanya menyediakan kuota reguler sebanyak 50 pemohon paspor. Seluruh peserta yang hadir diwajibkan melakukan registrasi awal secara daring via aplikasi digital M-Paspor demi ketertiban antrean.
Namun, lantaran animo masyarakat yang berolahraga di sepanjang jalur Sudirman-Thamrin sangat tinggi, petugas akhirnya memberikan dispensasi taktis. Kanim Jakarta Barat resmi menambah 6 kuota ekstra di tempat guna memfasilitasi warga yang belum terdata.
Uniknya, agenda pembuatan dokumen perjalanan ini dirangkaikan dengan aksi senam bersama jajaran pegawai imigrasi se-DKI Jakarta. Kolaborasi ini sengaja diciptakan untuk mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus mempererat soliditas internal korps baju biru tersebut.
Penyelenggaraan layanan di ruang publik ini diklaim selaras dengan 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Fokus utama ditekankan pada penguatan sistem digital nasional yang modern, adaptif, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat.
Dengan adanya inovasi berkala ini, semangat “Imigrasi untuk Rakyat” diharapkan tidak sekadar menjadi jargon administratif belaka. Kehadiran fisik petugas di lapangan menjadi bukti komitmen kuat dalam menyajikan pelayanan yang transparan, bersih, dan bermanfaat nyata.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Kemen Imipas

