
Cegah Penyakit Tidak Menular, Desa Muara Wakat Gelar Pemeriksaan Kesehatan Posbindu PTM
Teweh Timur, MZK News – Pemantauan kondisi kesehatan masyarakat di tingkat desa terus dioptimalkan sebagai langkah preventif menekan angka kasus penyakit kronis. Langkah taktis ini difokuskan pada deteksi dini serta pemetaan faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi masyarakat usia remaja hingga lansia.
Pemerintah Desa Muara Wakat merealisasikan komitmen pelayanan kesehatan dasar tersebut melalui agenda pemeriksaan terpadu. Otoritas desa memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) PTM guna memastikan kebugaran fisik warga di wilayah terpencil.
Kepala Desa Muara Wakat, Herlian, mengonfirmasi bahwa desanya baru saja merampungkan rangkaian pelayanan medis harian tersebut. Pihaknya mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang membuat pelaksanaan pemeriksaan berjalan dengan tertib dan lancar.
Sinergi Kader Kesehatan dan Petugas Medis
Kegiatan pemeriksaan dipusatkan di Posyandu Mekar Sari, Desa Muara Wakat, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara. Agenda berkala ini dipimpin langsung oleh Ketua Posyandu Ervina, serta didukung oleh kader kesehatan terampil seperti Bertha Hariani, A.Md., dan Sari, S.Kep., Ns.
Tim medis melakukan pemeriksaan menyeluruh yang diawali dengan wawancara terarah menggunakan formulir riwayat kesehatan keluarga. Petugas di lapangan juga melakukan pengukuran antropometri yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemeriksaan tekanan darah warga.
“Kegiatan Posbindu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujar Kepala Desa Muara Wakat, Herlian, di sela-sela peninjauan kegiatan, Minggu (19/7/2026).
Edukasi Pola Hidup Sehat bagi Remaja
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran layanan jemput bola ini dengan menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi sejak pagi hari. Sejumlah pemuda dan orang tua terlihat aktif melakukan konsultasi interaktif mengenai penerapan pola hidup sehat dan menu gizi seimbang.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan rutin ini dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya melakukan skrining kesehatan secara berkala. Intervensi dini dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah komplikasi medis yang lebih berat di masa depan.
“Melalui Posbindu, kami ingin memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan secara rutin sejak usia remaja,” tutur Herlian mengakhiri penjelasannya.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina
