Dukung Transparansi, Diskominfo Kerinci Ajak Wartawan Pantau Langsung Kegiatan Lapangan Pemda
Kerinci, MZK News – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong keterbukaan informasi publik, Senin (18/5/2026). Pada tahun 2026 ini, Diskominfo Kerinci menghadirkan terobosan baru dengan melibatkan insan pers secara langsung dalam berbagai agenda lapangan pemerintah daerah.
Melalui kebijakan taktis ini, jurnalis dari media mitra tidak lagi sekadar menerima rilis berita secara administratif. Para kuli tinta diajak turun langsung ke berbagai lokasi guna melihat, mendengar, dan mengonfirmasi fakta secara riil agar mampu menyajikan pemberitaan yang lebih aktual dan terpercaya.
Keterlibatan aktif ini juga menjadi bentuk apresiasi dan kebanggaan bagi pemda terhadap dedikasi media mitra kerja sama. Pemerintah Kabupaten Kerinci menilai bahwa kehadiran wartawan di garis depan sangat krusial dalam menjembatani informasi pembangunan kepada masyarakat luas.
Kepala Diskominfo Kabupaten Kerinci, Yuldi Candra, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata transparansi pemda terhadap kerja-kerja jurnalistik profesional. Kehadiran fisik wartawan di lapangan dipercaya dapat meminimalisir kekeliruan informasi di tengah publik.
“Kami ingin memberikan ruang yang luas kepada teman-teman media untuk melihat langsung berbagai kegiatan pemerintah di lapangan. Dengan begitu, informasi yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta. Kehadiran wartawan di lapangan juga bentuk penghargaan kami terhadap media mitra,” ujar Yuldi Candra.
Langkah ini juga dinilai sangat strategis untuk mengukur efektivitas program kerja pemerintah daerah sekaligus membangun kepercayaan publik yang lebih solid. Kebebasan pers yang terarah ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem media yang makin sehat dan bertanggung jawab.
Tidak hanya memberikan ruang liputan yang lebih luas, Diskominfo Kerinci juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan insan pers. Kebijakan baru di tahun 2026 menetapkan kenaikan standar satuan anggaran publikasi untuk media online resmi.
Nilai kontrak publikasi yang sebelumnya dipatok sebesar Rp100 ribu per berita, kini dinaikkan dua kali lipat menjadi Rp200 ribu per berita. Kebijakan berani ini diambil sebagai bentuk insentif terhadap profesionalitas wartawan dalam mengawal isu-isu daerah.
Yuldi Candra menambahkan bahwa penyesuaian tarif publikasi ini merupakan bentuk perhatian serius pemda di tengah tantangan ekonomi yang cukup ketat. Kebijakan efisiensi anggaran secara nasional tidak menyurutkan komitmen daerah untuk merawat keberlangsungan industri pers lokal.
“Walaupun kondisi keuangan daerah saat ini cukup terbatas akibat kebijakan efisiensi secara nasional, Pemkab Kerinci tetap berupaya memberikan perhatian kepada insan pers. Kami berharap dengan kenaikan ini, para wartawan dapat terus bekerja secara profesional dan objektif,” tambahnya.
Meskipun kuantitas media massa terus bertumbuh pesat setiap tahunnya, Pemkab Kerinci optimis kemitraan ini akan tetap berjalan harmonis. Sinergi yang kuat antara birokrasi dan pers diharapkan mampu memastikan seluruh informasi pembangunan tersampaikan secara akurat hingga ke pelosok desa.
Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina

