DaerahFEATUREDKepolisianNewsRegionalTOP STORIES

Kapolres Kampar Pimpin Langsung Pengawalan Ketat 50 Tahanan Narkoba ke Polda Riau

Kampar, MZK News – Polres Kampar menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Bumi Lancang Kuning. Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, memimpin langsung proses pergeseran dan pengawalan 50 tahanan kasus narkoba menuju Mapolda Riau pada Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB di Lapangan Apel Mapolres Kampar ini bertujuan untuk mendukung agenda press release di Polda Riau. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan proses hukum terhadap para tersangka penyalahgunaan narkoba.

Sebelum keberangkatan, AKBP Boby didampingi Wakapolres Kompol Rizki Hidayat menggelar apel kesiapan pengamanan. Seluruh satuan fungsi, mulai dari Sat Samapta hingga Sat Intelkam, dikerahkan untuk memastikan pengawalan berjalan tanpa celah.

Dalam amanatnya, Kapolres memberikan instruksi tegas kepada seluruh personel agar tetap waspada dan profesional. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan tahanan yang berlaku.

“Tingkatkan kewaspadaan terhadap upaya pelarian maupun gangguan keamanan. Laksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, serta perkuat koordinasi antar satuan fungsi,” ujar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang di hadapan personel.

Meskipun pengamanan dilakukan secara ketat, Kapolres juga mengingatkan pasukannya untuk tetap bersikap humanis. Ia menegaskan bahwa setiap tahanan memiliki hak untuk mendapatkan perlakuan yang layak selama proses hukum berlangsung.

“Tahanan berhak mendapat perlindungan dan perlakuan layak sesuai aturan, namun kita harus tegas menjaga keamanan dan ketertiban,” tambah Kapolres memberikan arahan tambahan.

Setelah apel selesai, tim dari Sat Tahti dan Sidokkes melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 50 tahanan tersebut. Pengecekan meliputi kondisi kesehatan fisik, penggunaan borgol standar, hingga verifikasi data jumlah tahanan untuk menghindari kesalahan administrasi.

Tahanan kemudian diberangkatkan menggunakan kendaraan khusus dengan pengawalan berlapis di sepanjang jalur Bangkinang-Pekanbaru. Sistem pengamanan terkoordinasi ini mencakup pengaturan lalu lintas oleh Sat Lantas guna mengantisipasi kemacetan maupun gangguan keamanan di jalan raya.

Seluruh rangkaian proses pergeseran ini dilaporkan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif hingga tiba di tujuan. Polres Kampar menegaskan bahwa tindakan tegas ini diharapkan mampu memberikan efek jera serta memutus rantai peredaran narkoba di wilayah Riau.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *