DaerahFEATUREDKepolisianNewsRegionalTOP STORIES

Dukung Astra Cita Presiden, Polsek Tapung Hilir Sukses Panen 4 Ton Jagung Pipil

Kampar, MZK News – Polsek Tapung Hilir menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan Astra Cita Presiden di bidang ketahanan pangan. Upaya ini dibuktikan dengan keberhasilan panen raya jagung pipil di enam desa wilayah Kecamatan Tapung Hilir pada Selasa (12/5/2026).

Kapolsek Tapung Hilir, AKP Khairil, turun langsung ke lokasi di Desa Kota Bangun untuk memastikan kualitas hasil panen tersebut. Didampingi jajaran unit Intelkam, pengecekan ini dilakukan untuk menjamin distribusi pangan lokal berjalan dengan lancar.

Berdasarkan pencatatan di lapangan, total hasil panen dari enam desa tersebut mencapai angka yang impresif, yakni 4 ton jagung pipil. Desa Tapung Makmur menjadi penyumbang terbesar dengan total panen mencapai 1,2 ton.

Keberhasilan ini dicapai berkat kondisi bibit unggul dan pengolahan tanah yang sangat baik. Walaupun para petani sempat menghadapi kendala hama dan gangguan sapi liar, produktivitas jagung tetap terjaga secara signifikan.

“Hasil panen 4 ton ini bukti program ketahanan pangan yang kita laksanakan bersama memberi hasil nyata. Para petani mampu mengatasi kendala sapi liar dan hama dengan baik,” ujar AKP Khairil di sela-sela pengecekan.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para petani yang telah bekerja keras menjaga lahan. Menurutnya, koordinasi yang kuat antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama dalam meminimalkan gangguan di area pertanian.

Pihak Polsek Tapung Hilir juga berjanji akan terus memperkuat pengamanan lahan dan bantuan koordinasi pengendalian hama. Langkah ini diambil agar swasembada pangan di tingkat kecamatan dapat terus berkelanjutan secara mandiri.

“Kami terus koordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait agar kendala petani dapat diminimalkan di masa depan,” jelas AKP Khairil menambahkan.

Adapun rincian hasil panen meliputi Desa Tapung Makmur (1,2 ton), Desa Suka Maju (800 kg), serta Desa Kota Bangun, Sekijang, Tebing Lestari, dan Koto Aman yang masing-masing menghasilkan 500 kg.

Keseluruhan hasil panen ini akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga lokal. Selama proses pengecekan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan sangat aman, tertib, dan kondusif.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *