DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Hilir Cek Lahan Jagung di Desa Sungai Simpang Dua

Kampar, MZK News – Polsek Kampar Kiri Hilir (KKH) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui inisiatif “Polisi Cinta Petani”, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simpang Dua, Bripka Andri Ramon, turun langsung mengecek lahan jagung milik masyarakat pada Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini menyasar lahan milik Kelompok Tani Rukun Sentosa. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung pipil yang diprediksi akan memasuki masa panen pada Juni mendatang tetap dalam kondisi optimal.

Tanaman jagung jenis Jakarin 1 tersebut ditanam di lahan seluas 0,5 hektare dengan metode tumpang sari. Saat ini, tanaman telah memasuki usia 70 hari setelah mendapatkan bantuan bibit sebanyak 5 kilogram dari Dinas Pertanian setempat.

Selama pengecekan, Bripka Andri Ramon bersama pemilik lahan, Bapak Kastami, memeriksa setiap rumpun jagung dengan teliti. Hasil pemeriksaan menunjukkan pertumbuhan yang sangat memuaskan tanpa kendala hama maupun penyakit yang berarti.

“Kondisi tanaman sangat memuaskan, daun hijau segar dan tongkol jagung mulai terbentuk dengan baik. Ini hasil kerja keras seluruh anggota kelompok tani,” ujar Bapak Kastami dengan nada optimis.

Bripka Andri Ramon menjelaskan bahwa pengawasan rutin ini merupakan bagian dari tanggung jawab kepolisian untuk menjaga stabilitas pangan di tingkat desa. Pihaknya tidak hanya fokus pada keamanan lahan, tetapi juga memberikan dukungan teknis dan moral kepada petani.

“Kami selalu mengawasi perkembangan pertanian di wilayah hukum kami. Kondisi jagung kali ini sangat baik dan kami harapkan hasilnya melimpah Juni nanti,” jelas Bripka Andri Ramon mewakili Kapolsek KKH, AKP Era Maifo.

Dukungan dari kepolisian ini mendapat sambutan hangat dari para anggota kelompok tani. Mereka merasa lebih termotivasi karena merasa diperhatikan dan didampingi selama proses budidaya berlangsung di lapangan.

“Kami sangat termotivasi dengan dukungan kepolisian. Semoga hasil panen ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan meningkatkan pendapatan anggota,” ungkap salah seorang petani.

Masa panen raya diperkirakan akan berlangsung pada awal Juni 2026 mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan lahan tersebut berjalan dengan lancar, tertib, serta dalam situasi yang sangat kondusif.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *