DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Ketua KI Riau Tatang Yudiansyah Motivasi Siswa SMAN Plus: Jangan Kalah dari Sekolah di Jawa!

Pekanbaru, MZK News – Suasana khidmat menyelimuti halaman SMA Negeri Plus Provinsi Riau pada Senin (11/5/2026) pagi. Sebanyak 400 siswa berdiri tegap mengikuti upacara bendera yang dihadiri oleh sosok spesial sebagai pembina upacara.

Kali ini, mic pembina upacara dipegang oleh Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, S.HI. Kehadirannya memberikan warna baru dalam rutinitas pagi sekolah unggulan tersebut.

Tatang membuka amanatnya dengan membakar semangat para siswa agar memiliki kepercayaan diri yang tinggi di level nasional. Ia menekankan bahwa kualitas pelajar Riau tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Anak-anak SMA Negeri Plus ini jangan mau kalah sama sekolah di Jawa. Kita di Riau juga bisa jadi juara,” tegas Tatang yang langsung disambut tepuk tangan riuh para siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Tatang mengapresiasi kebijakan sekolah yang tidak hanya mengejar nilai rapor semata. Ia menilai SMAN Plus konsisten dalam membuka ruang bagi prestasi akademik maupun non-akademik.

“Saya dengar di sini ada yang lolos OSN, ada juga yang juara desain nasional. Itu baru betul. Talenta jangan dipaksa seragam,” ujar Tatang menambahkan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Rusnani, M.Pd., membenarkan bahwa sekolah memfasilitasi 21 ekstrakurikuler, mulai dari robotik hingga tahfiz. Sinergi antara kurikulum, kesiswaan, humas, hingga alumni (IKA Plus) menjadi kunci utama prestasi gemilang.

“Asrama kita siap mendampingi anak sesuai minatnya,” kata Rusnani menjelaskan sistem pendampingan intensif di sekolah tersebut.

Tak hanya soal prestasi, Tatang juga menyelipkan pesan penting mengenai literasi digital. Ia meminta para siswa sebagai generasi cerdas informasi untuk berani melawan penyebaran hoaks.

“Kalau dapat info di WA, cek dulu. Jangan langsung sebar. Kalian generasi cerdas informasi,” pesan Tatang kepada seluruh peserta upacara.

Salah satu siswa kelas 11, Fahmi Rizaq Jaswar, mengaku sangat terkesan dengan materi upacara kali ini. Menurutnya, pembahasan mengenai etika informasi di ruang publik sangat relevan dengan keseharian mereka.

“Baru kali ini pembina upacara bahas hoaks. Biasanya soal disiplin saja,” ungkap Fahmi sambil tertawa kecil usai upacara.

Kepala SMAN Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, M.Pd., menyebut kunjungan pejabat publik seperti Ketua KI Riau memberikan energi tambahan bagi ekosistem pendidikan. Ia ingin mencetak lulusan yang tidak hanya pintar, tapi juga kritis dan bertanggung jawab.

“Kami tidak mau anak sekadar pintar. Harus juga paham hak dan etika sebagai warga digital,” pungkas Edi menutup rangkaian kegiatan tersebut.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *