Perkuat Budaya Literasi, SMAN 1 Gaung Inhil Gandeng Pinus Foundation Gelar Workshop Guru
Indragiri Hilir, MZK News – SMA Negeri 1 Gaung, Indragiri Hilir (Inhil), terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidiknya melalui langkah nyata. Selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Mei 2026, sekolah ini menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memperkuat Literasi.
Kegiatan strategis ini terlaksana berkat kerja sama dengan Yayasan Puncak Ilmu Nusantara (Pinus Foundation). Workshop ini menjadi bukti kuat komitmen sekolah dalam melahirkan pengajar hebat demi mewujudkan pendidikan Riau yang lebih unggul.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah mengasah kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis literasi. Selain itu, para guru didorong untuk menciptakan strategi belajar kreatif serta menumbuhkan budaya baca-tulis di lingkungan sekolah.
Materi yang disajikan oleh tim Pinus Foundation dinilai sangat aplikatif bagi para peserta. Pembahasan meliputi penguatan literasi dalam kelas, strategi pembelajaran aktif, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung media ajar.
Kepala SMAN 1 Gaung, Ilfil Afriadi, S.Pd., menegaskan bahwa guru merupakan kunci utama dalam mencapai pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, literasi memiliki cakupan yang luas dan sangat krusial bagi perkembangan siswa.
“Literasi bukan hanya soal baca-tulis, tapi bagaimana peserta didik mampu berpikir kritis dan mengembangkan kreativitas. Kami ingin guru menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik,” ujar Ilfil Afriadi pada Selasa (12/5/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pinus Foundation yang telah konsisten mengawal kompetensi pendidik sejak tahun 2021. Kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memastikan mutu pendidikan di Riau semakin maju.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pinus Foundation menegaskan komitmen mereka dalam membangun kapasitas pengajar di Riau. Mereka percaya bahwa guru yang hebat akan melahirkan generasi yang juga luar biasa.
“Pinus Foundation hadir untuk memastikan para guru di Riau memiliki bekal literasi dan inovasi terbaik. Pendidikan di Riau harus menjadi barometer nasional,” ungkap perwakilan yayasan tersebut.
Salah satu peserta, Vina Permata, S.Pd., mengaku mendapatkan energi dan inspirasi baru setelah mengikuti rangkaian workshop ini. Ia merasa strategi yang diajarkan sangat relevan dengan kebutuhan siswa di kelas saat ini.
“Materinya sangat relevan dan memberikan solusi nyata untuk anak didik. Kami mendapatkan strategi literasi yang bisa langsung dipraktikkan di sekolah,” kata Vina dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Gaung berharap dapat mencetak guru-guru penggerak literasi yang profesional. Target akhirnya adalah menciptakan generasi muda Riau yang literat, kritis, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

