DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Krenova Batang 2026: Fokus Ketahanan Pangan dan Peningkatan Partisipasi Pelajar

Batang, MZK News – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026. Ajang bergengsi ini berlangsung di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Selasa (28/4/2026).

Lomba tahun ini mengusung tema besar mengenai penguatan ketahanan pangan. Fokus tersebut mencakup ketersediaan, akses, hingga pemanfaatan pangan yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah maupun Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Batang, Dwi Yanti, menjelaskan bahwa kompetisi ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni kategori umum dan pelajar. Kategori pelajar sendiri mencakup siswa tingkat SMP hingga SMA sederajat di wilayah Batang.

“Tema yang diusung adalah penguatan ketahanan pangan. Ini juga selaras dengan fokus lomba Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah di bidang pertanian dan pangan,” ujar Dwi Yanti di sela acara.

Dwi mencatat adanya perkembangan menggembirakan pada tahun ini, terutama meningkatnya partisipasi dari jenjang SMP. Sebanyak sembilan tim dari tingkat SMP tercatat ikut ambil bagian, sebuah kemajuan dibanding tahun sebelumnya yang nihil peserta SMP.

Secara keseluruhan, terdapat enam sektor utama inovasi yang dilombakan. Sektor tersebut meliputi pertanian, energi, kesehatan, pendidikan, teknologi informasi, hingga industri kreatif yang menjadi pilar percepatan pembangunan daerah.

“Tahun ini partisipasi pelajar SMP cukup menggembirakan. Melalui Krenova, kami ingin mendorong masyarakat terus berinovasi untuk akselerasi pembangunan di Batang,” terangnya.

Para peserta tidak hanya memperebutkan piagam penghargaan dari Bupati Batang, tetapi juga total hadiah uang tunai mencapai Rp31 juta. Selain itu, pemenang terbaik akan dipilih untuk mewakili Kabupaten Batang dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Pemkab Batang berkomitmen memberikan dukungan lanjutan bagi inovasi yang potensial. Fasilitasi tersebut mencakup bantuan pengurusan hak kekayaan intelektual, seperti hak paten dan hak cipta, agar karya masyarakat terlindungi secara hukum.

“Para pemenang juga berkesempatan mengikuti pameran tingkat nasional dan dijembatani untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi,” tandas Dwi.

Melalui langkah strategis ini, diharapkan hasil inovasi masyarakat tidak berhenti di tahap kompetisi saja. Pemerintah ingin setiap ide kreatif dapat diterapkan secara nyata demi memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat Batang.

Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Pemkab Batang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

Enable Notifications OK No thanks