DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Wawako Azhar Hamzah Pantau Penertiban Pasar Tanjung Bajure, Fokus Relokasi Pedagang Ayam

Sungai Penuh, MZK News – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, turun langsung memantau proses penertiban kawasan Pasar Tanjung Bajure pada Rabu (25/3/2026). Didampingi Sekretaris Daerah Alpian dan dinas terkait, penataan ini difokuskan untuk mengembalikan fungsi jalan publik.

Sasaran utama penertiban kali ini adalah para pedagang yang masih menggunakan badan jalan di sepanjang Jalan M. Yamin. Selain lapak pedagang, pemerintah juga menata bangunan ruko yang terbukti memanfaatkan bahu jalan secara ilegal.

Pemerintah Kota memberikan imbauan tegas namun persuasif kepada pemilik toko untuk membongkar bagian bangunan yang melanggar secara mandiri. Langkah ini diambil agar estetika dan aksesibilitas jalan di pusat ekonomi tersebut kembali normal.

Tak hanya penertiban fisik, pemerintah juga mulai merealisasikan relokasi pedagang ke area yang lebih representatif. Pedagang ayam kini dipindahkan ke lantai dua pasar, sementara pedagang ikan diarahkan menempati los khusus yang telah disediakan.

Wawako Azhar Hamzah menegaskan bahwa penataan ini adalah komitmen besar pemerintah untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi. Kenyamanan pengunjung dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama dalam kebijakan ini.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menata ulang wajah Pasar Tanjung Bajure agar lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Azhar Hamzah di sela-sela pemantauan.

Selama proses berlangsung, petugas di lapangan tetap mengedepankan komunikasi dua arah yang humanis. Pemerintah berupaya membangun pengertian dengan para pedagang agar proses pemindahan barang berjalan kondusif tanpa adanya gesekan.

Di sisi lain, pendataan terhadap pedagang kaki lima (PKL) juga terus dilakukan oleh dinas terkait. Hal ini bertujuan untuk memastikan penempatan pedagang di masa depan lebih teratur, baik dari sisi lokasi maupun administrasi.

Melalui upaya menyeluruh ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kawasan pasar tidak lagi menjadi sumber kemacetan. Aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat tumbuh lebih sehat di lingkungan yang bersih dan teratur.

Keberlanjutan program penataan ini akan terus diawasi secara berkala agar hasil yang telah dicapai tidak kembali semrawut. Dukungan dari masyarakat dan pedagang menjadi kunci suksesnya transformasi Pasar Tanjung Bajure menjadi pasar yang representatif.

Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds