Geger! Penemuan Kerangka Manusia di Areal PT RAPP Kuansing, Diduga Warga yang Hilang
Kuansing, MZK News – Polsek Singingi Hilir bersama Satreskrim Polres Kuantan Singingi (Kuansing) tengah mendalami penemuan kerangka manusia di areal konsesi PT RAPP Estate Teso, Rabu (4/3/2026). Tulang belulang tersebut ditemukan berserakan di Blok Teso Barat, Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir.
Kapolsek Singingi Hilir, IPTU Alferdo Krisnata Kaban, mengonfirmasi bahwa laporan awal diterima dari pihak perusahaan pada Rabu dini hari. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Penemuan ini bermula saat sejumlah pekerja perusahaan sedang melakukan pembersihan gulma di sekitar aliran sungai kecil. Salah seorang pekerja terkejut melihat tulang belulang manusia yang tidak lagi utuh berada di semak-semak, yang kemudian dilaporkan ke manajemen PT RAPP.
Pihak perusahaan yang melakukan pengecekan awal menemukan satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa plat nomor terparkir tidak jauh dari lokasi. Kondisi motor tersebut cukup unik, dengan rantai yang digembok serta kepala busi yang sengaja dicabut.
“Jarak antara kerangka manusia dengan sepeda motor tersebut sekitar 300 meter. Di lokasi juga ditemukan papan asbuk PETI serta sehelai baju,” ujar IPTU Alferdo Krisnata Kaban menjelaskan temuan di lapangan.
Berdasarkan identifikasi awal dan keterangan saksi, motor tersebut diduga kuat milik warga Desa Bukit Raya berinisial T (47). Korban sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Polsek Singingi Hilir sejak pertengahan Februari 2026 lalu.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai pendulang emas dengan lokasi kerja yang berpindah-pindah di dalam hutan. Saat ini, kepolisian telah memasang garis polisi dan mengamankan seluruh barang bukti yang ditemukan di sekitar kerangka.
Guna memastikan identitas dan penyebab kematian, seluruh bagian tulang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau. Pemeriksaan forensik dan autopsi menjadi langkah kunci untuk mengungkap apakah ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.
Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Singingi Hilir menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi liar hingga hasil resmi tim dokter keluar.
Hingga saat ini, personel Satreskrim Polres Kuansing masih terus melakukan pendalaman saksi-saksi. Kepolisian berkomitmen mengungkap fakta di balik penemuan tragis ini agar memberikan kepastian hukum bagi pihak keluarga.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


