DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Produksi Sampah di Aceh Barat Naik Hampir 6 Ton per Hari Selama Ramadan

Meulaboh, MZK News – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat mencatat adanya lonjakan signifikan volume sampah selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Peningkatan ini terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir dibandingkan dengan periode sebelum memasuki bulan puasa.

Kepala DLH Aceh Barat Dr. Kurdi, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa rata-rata produksi sampah harian saat ini telah menembus angka 31,94 ton. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 5,94 ton dari kondisi normal yang biasanya hanya berkisar di angka 26 ton per hari.

“Berdasarkan pemantauan empat hari terakhir, terjadi kenaikan cukup besar. Jika sebelumnya hanya sekitar 26 ton per hari, selama Ramadan jumlahnya mendekati 32 ton per hari,” kata Kurdi saat memberikan keterangan, Senin (23/2/2026).

Lonjakan tersebut dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat, terutama saat momen berburu takjil menjelang berbuka dan aktivitas dapur setelah sahur. Meningkatnya konsumsi rumah tangga menjadi faktor utama di balik bertambahnya timbulan sampah di berbagai sudut kota.

Guna mengantisipasi penumpukan, DLH langsung mengoptimalkan pengoperasian armada pengangkut sampah. Sebanyak 11 unit truk dikerahkan mulai dini hari hingga siang, disusul 10 unit tambahan yang beroperasi sore hingga malam hari setelah salat tarawih.

Secara teknis, DLH menyiagakan total 12 unit truk dengan jadwal 21 kali ritasi setiap harinya. Operasional intensif ini didukung penuh oleh 33 tenaga sopir profesional yang bertugas secara bergantian untuk menjaga kebersihan kota.

Tidak hanya truk besar, pemerintah setempat juga menurunkan lima unit arm roll untuk mempercepat proses pengangkutan. Selain itu, empat unit becak motor dioperasikan khusus untuk menjangkau kawasan permukiman padat yang sulit dilalui kendaraan besar.

Dr. Kurdi pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan dengan mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan. Hal ini sangat penting agar alur kerja petugas di lapangan tetap berjalan efektif dan efisien.

Selain disiplin jadwal, masyarakat juga diimbau untuk mulai menekan penggunaan barang sekali pakai, seperti plastik pembungkus makanan. Langkah kecil ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

“Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif, membuang sampah sesuai waktu yang ditentukan, serta menekan penggunaan bahan sekali pakai agar volume sampah tidak terus meningkat selama Ramadan,” pungkasnya.

Reporter: M. Akbar
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *