
Piala Dunia 2026: Prancis Menang 2-0, Rabiot Bidik Spanyol di Semifinal Demi Balas Dendam
Massachusetts, MZK News – Keunggulan taktis dan kematangan mentalitas bertanding kembali ditunjukkan oleh raksasa sepak bola Eropa di panggung tertinggi dunia. Langkah mantap ini sukses membawa mereka melaju ke babak empat besar sekaligus menegaskan dominasi atas wakil benua Afrika.
Timnas Prancis berhasil mengunci tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Timnas Maroko dengan skor meyakinkan 2-0, Kamis (9/7/2026). Kemenangan solid di babak perempat final ini membuat skuad asuhan Didier Deschamps tinggal menunggu pemenang antara Belgia dan Spanyol.
Di balik kemenangan tersebut, salah satu pilar lini tengah Prancis membeberkan fakta mengejutkan mengenai jalannya laga harian itu. Gelandang andalan Prancis, Adrien Rabiot, menilai sang lawan tampil jauh di bawah ekspektasi timnya.
Sindir Taktik Aneh Singa Atlas
Adrien Rabiot mengaku sangat terkejut dengan pendekatan strategi yang diterapkan oleh tim Singa Atlas sepanjang sembilan puluh menit jalannya laga. Skuad Prancis pada awalnya mengira wakil Afrika tersebut akan tampil lebih berani dan agresif dalam menyerang.
Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya, di mana lini pertahanan Maroko terlihat canggung dan mudah tertekan oleh kreativitas lini tengah Prancis. Skuad Les Bleus dengan mudah memprovokasi area belakang lawan dan memenangi keunggulan fisik sejak awal laga.
“Kami tidak memiliki apa pun yang perlu ditakuti dari tim ini, itulah kesan yang kami rasakan selama bertanding. Bahkan saat mereka menguasai bola, kami tidak merasakan ancaman apa pun karena kami lebih unggul dalam segala aspek teknis dan taktis,” ujar Adrien Rabiot dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sorotan Penurunan Performa dan Misi Balas Dendam
Kesan kurang meyakinkan dari performa Maroko ternyata juga dirasakan oleh jajaran internal manajemen tim juara dunia dua kali tersebut. Rabiot mengungkapkan adanya diskusi khusus dengan petugas humas timnas Prancis, Rafael Raymond, yang membandingkan kekuatan Maroko saat ini dengan edisi empat tahun lalu.
Berdasarkan analisis internal tersebut, performa Maroko pada turnamen kali ini dinilai sedikit kurang kuat jika dibandingkan dengan kejutan yang mereka buat pada edisi 2022. Penurunan intensitas tekanan dari tim lawan mempermudah Prancis mengamankan kemenangan tanpa hambatan berarti.
Kini, fokus penuh langsung dialihkan Rabiot untuk menatap laga krusial di fase empat besar yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Gelandang berpengalaman ini secara terbuka berharap agar Timnas Spanyol yang keluar sebagai pemenang dalam laga melawan Belgia, Jumat malam ini.
“Tentu saja saya berharap demikian, karena kami ingin membalas dendam kepada mereka dan kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,” kata Rabiot menegaskan target siber dan ambisinya.
Reporter: Martha Syaflina
Editor: Khoirul Anam
Sumber: Goal
