
Ketua DPRD Hutri Randa Apresiasi Digitalisasi Legalitas Kotak Amal di Kota Sungai Penuh
Sungai Penuh, MZK News – Penguatan transparansi dan keamanan tata kelola dana filantropi Islam terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh. Langkah taktis ini digulirkan guna memberikan rasa aman bagi warga saat menyalurkan donasi sekaligus menutup potensi penyalahgunaan dana publik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., merealisasikan dukungannya terhadap perbaikan sistem tersebut dengan menghadiri peluncuran digitalisasi legalitas kotak amal. Agenda kolaboratif hasil kerja sama Pemkot Sungai Penuh dan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri ini digelar di Aula Kantor Walikota, Selasa (26/5/2026).
Melalui terobosan berbasis QR Barcode ini, setiap kotak amal yang beredar di tengah masyarakat akan dilengkapi identitas digital resmi. Mekanisme ini memudahkan otoritas terkait serta publik untuk memantau legalitas lokasi pendaftaran dan alokasi penyaluran dana secara terbuka.
Program digitalisasi ini diposisikan sebagai langkah preventif Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama pemerintah daerah dalam meredam potensi penyalahgunaan dana amal untuk kegiatan ilegal. Selain itu, inovasi ini bertujuan mendidik warga agar berdonasi lewat sarana yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran sistem digitalisasi legalitas tempat ibadah dan fasilitas umum tersebut. Pihak legislatif menilai bahwa keterbukaan informasi publik dalam penghimpunan donasi sangat vital untuk menjaga kepercayaan kedermawanan warga.
“Digitalisasi legalitas kotak amal ini merupakan langkah maju yang sangat positif. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam berdonasi, juga menjadi upaya bersama dalam menjaga keamanan serta mencegah penyalahgunaan,” ujar Hutri Randa.
Perwakilan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menjelaskan bahwa masyarakat cukup memindai kode QR pada kotak amal menggunakan ponsel pintar untuk memverifikasi keabsahan lembaganya. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan iklim donasi yang akuntabel, aman, serta tepat sasaran di Kota Sungai Penuh.
Reporter: Regi Idarto
Editor: Martha Syaflina
