Rayakan HUT Lahat ke-157, 187 Pelaku UMKM Meriahkan Festival Pasar Kuliner
Lahat, MZK News – Sebanyak 187 pelaku usaha kuliner dan UMKM dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lahat memadati Lapangan Seganti Setungguan, Rabu (13/5/2026). Kehadiran mereka merupakan bagian dari Festival Pasar Kuliner dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Lahat ke-157.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H. Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif bagi para pelaku usaha lokal di Bumi Seganti Setungguan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lahat, Limra Naupan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa festival ini menjadi sarana pembinaan agar UMKM di daerahnya bisa bersaing secara nasional. Target utamanya adalah mendorong produk lokal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.
“Peserta pameran berjumlah 187 pelaku usaha. Kami berharap dengan adanya festival ini, UMKM di Kabupaten Lahat bisa naik kelas dan menciptakan inovasi produk yang khas,” ujar Limra Naupan dalam laporannya.
Widia Ningsih menambahkan bahwa konsep festival tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika dulu pameran lebih banyak diikuti oleh jajaran OPD, kini pemerintah daerah sepenuhnya memfasilitasi pelaku UMKM mandiri.
Pemerintah Kabupaten Lahat menyediakan tenda khusus di area MTQ agar unit usaha lokal bisa berjualan sekaligus mempromosikan produk unggulan mereka. Hal ini dilakukan untuk memastikan perputaran ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat kecil.
“Tahun ini kita libatkan langsung pelaku UMKM. Kita menargetkan produk lokal agar mereka bisa memamerkan kekhasan Lahat dan meningkatkan omzet penjualan,” jelas Widia Ningsih saat membuka acara.
Selain aspek ekonomi, Widia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama acara berlangsung. Ia memberikan instruksi tegas kepada dinas pengawas agar memastikan area festival bebas dari sampah dan berjalan tertib hingga hari terakhir.
“Saya meminta OPD pengawas untuk menjaga agar jangan sampai banyak sampah. Petugas yang ditunjuk wajib mengawasi jalannya festival, baik di area depan maupun belakang,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak hari pertama pembukaan. Beragam kuliner, mulai dari makanan tradisional hingga kreasi modern, menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang datang dari berbagai pelosok daerah.
Melalui festival ini, identitas budaya Lahat diharapkan semakin kuat melalui sektor kuliner. Pemerintah optimis kegiatan ini mampu memperluas pasar produk lokal sekaligus memberikan hiburan yang produktif bagi masyarakat dalam memeriahkan HUT daerah.
Reporter: Heri Susanto
Editor: Martha Syaflina

