Dukung Lapas Bersih Narkoba, Datuk Seri Afrizal Cik Ajak Warga Binaan Tatap Hidup Baru
Selatpanjang, MZK News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selatpanjang menggelar kegiatan Konferensi Pers serta Apel dan Ikrar Bersama Pemasyarakatan Bersih pada Jumat (8/5/2026). Agenda ini menjadi momentum penting untuk mendeklarasikan lingkungan penjara yang bersih dari penggunaan handphone ilegal, peredaran narkoba, dan praktik penipuan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, hadir langsung untuk memberikan nasihat adat kepada para warga binaan. Kehadiran tokoh adat ini bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual dan moral bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman.
Dalam pesan adatnya, Datuk Seri Afrizal Cik mengimbau agar seluruh warga binaan segera meninggalkan masa lalu yang kelam dan mulai berfokus pada kebaikan. Ia menegaskan bahwa setiap manusia bisa melakukan kesalahan, namun yang terpenting adalah kemauan untuk memperbaiki diri.
“Mari kita tatap masa depan dan berniat dalam hati untuk menjalankan hidup baru dengan adab yang baik, menghindari sekuat tenaga segala ajakan untuk melanggar hukum dan norma adat,” ungkap Datuk Seri Afrizal Cik di hadapan empat ratusan warga binaan.
Langkah serius dalam mewujudkan lingkungan bersih ini juga dibuktikan dengan adanya pelaksanaan tes urine bagi warga binaan guna mengantisipasi penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Kepala Lapas Kelas IIB Selatpanjang, Yopi Febrianda, serta perwakilan dari Polres Kepulauan Meranti, TNI, dan Satpol PP.
Datuk Seri Afrizal Cik menegaskan dukungannya terhadap ketegasan pihak Lapas yang tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap pelanggaran disiplin. Ia menyaksikan sendiri bagaimana upaya penegakan hukum dijalankan secara konsisten demi menjaga integritas lembaga pemasyarakatan tersebut.
Sebagai penutup, Datuk Seri Afrizal Cik mengapresiasi pola pembinaan di Lapas Selatpanjang yang dinilai sangat humanis dan memperlakukan warga binaan dengan baik. Ia berharap ikrar yang telah diucapkan dapat benar-benar diimplementasikan demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh “anak kemenakan” adat di sana.
Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

