DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Doni Harsiva Yandra Dorong Pemda Sumbar Optimalkan Anggaran Perbaikan Jalan

Padang, MZK News – Ketua Komisi VI DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan berbagai sumber pembiayaan guna mempercepat perbaikan infrastruktur. Fokus utama diarahkan pada penanganan jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Saat ini, skema pembiayaan perbaikan infrastruktur masih sangat bergantung pada program R3P. Namun, program tersebut lebih difokuskan untuk penanganan pascabencana sebagai upaya pemulihan daerah terdampak secara terstruktur.

“R3P ini memang diperuntukkan bagi daerah terdampak bencana, sebagai upaya pemulihan dan pembangunan kembali secara terstruktur,” ujar Doni pada Minggu (3/5/2026) di Padang.

Doni mengingatkan bahwa persoalan jalan rusak di Sumatera Barat sebenarnya sudah terjadi jauh sebelum bencana melanda. Ia menekankan bahwa masalah ini adalah pekerjaan rumah yang belum tuntas dan bukan semata-mata dampak bencana alam.

Berdasarkan data yang ada, kondisi jalan di Sumbar terdiri dari 59,6 persen dalam kondisi baik dan 10,9 persen sedang. Namun, terdapat 7,5 persen jalan rusak ringan dan 22 persen dalam kondisi rusak berat yang memerlukan perhatian serius.

“Artinya, sebelum bencana pun kita sudah menghadapi persoalan infrastruktur. Jadi ini bukan semata dampak bencana, tapi memang ada pekerjaan rumah yang belum tuntas,” tegas Doni yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar.

Keterbatasan kemampuan fiskal daerah diakui menjadi kendala utama lambatnya perbaikan. Mengingat biaya perbaikan jalan sangat besar, Doni menyebut pemerintah daerah harus memiliki skala prioritas yang tepat dalam penggunaan anggaran.

Sebagai solusi nyata, Doni mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memanfaatkan program Inpres Jalan Daerah. Program yang digagas pemerintah pusat ini dinilai menjadi peluang besar untuk mempercepat perbaikan jalan tanpa hanya bergantung pada APBD.

“Kami mendorong agar pemerintah daerah bisa lebih aktif memanfaatkan dan mengoptimalkan program Inpres Jalan Daerah,” kata Doni. Menurutnya, dukungan dari pusat sangat penting untuk membantu daerah mengatasi keterbatasan biaya infrastruktur.

Doni berharap pemerintah daerah segera menyiapkan perencanaan dan pengusulan program yang lebih matang. Dengan kesiapan yang optimal, peluang pendanaan dari pemerintah pusat tidak akan terlewatkan begitu saja.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat menciptakan perbaikan infrastruktur yang merata. Doni optimistis, melalui perencanaan yang baik, pembangunan jalan di Sumatera Barat akan berjalan lebih berkelanjutan.

Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *