DPRD Sumbar Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Muhidi Tekankan Evaluasi Konkret
Padang, MZK News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat resmi menyerahkan rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. Penyerahan dilakukan dalam rapat paripurna di ruang sidang utama kantor DPRD Sumbar, Selasa (28/4/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, didampingi Wakil Ketua Evi Yandri Rajo Budiman. Sementara itu, pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Wakil Gubernur Vasko Ruseimy beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Muhidi menegaskan bahwa pembahasan LKPJ ini merupakan instrumen penting untuk mewujudkan transparansi pemerintahan. Rekomendasi yang diberikan adalah hasil pendalaman materi secara bertahap, mulai dari tingkat komisi hingga Panitia Khusus (Pansus).
“DPRD membahas LKPJ dan memberikan rekomendasi sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan,” ujar Muhidi saat membuka paparan poin rekomendasi.
Secara umum, DPRD menilai kinerja Pemprov Sumbar tahun 2025 berjalan cukup baik meski dihantam tantangan berat. Beberapa indikator makro ekonomi daerah dilaporkan berhasil mencapai target, bahkan melampauinya di tengah efisiensi anggaran.
Namun, apresiasi tersebut dibarengi dengan catatan kritis pada sejumlah sektor strategis. DPRD menyoroti pengelolaan keuangan daerah yang belum optimal serta target pendapatan daerah yang gagal tercapai secara maksimal.
Sektor pendidikan, pekerjaan umum, pertanian, hingga pariwisata juga tidak luput dari evaluasi. Muhidi meminta agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan nyata pada program-program yang tidak terlaksana di tahun lalu.
“Kami berharap tindak lanjut tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar konkret agar permasalahan yang sama tidak terulang,” tegas Muhidi di hadapan jajaran eksekutif.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengakui masih adanya celah kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan. Ia menyebut tantangan tahun 2025, termasuk bencana alam, menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah.
Vasko menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, hingga dunia usaha untuk memperbaiki kinerja. Ia optimis rekomendasi dari legislatif akan mempercepat perwujudan kesejahteraan masyarakat Sumbar.
“Berbagai tantangan yang dihadapi menjadi pembelajaran penting untuk perbaikan ke depan melalui kerja sama yang semakin erat,” ujar Vasko menutup sambutannya.
Reporter: Novrianto
Editor: Martha Syaflina


