Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kepulauan Meranti Gandeng Lembaga Adat Melayu
Selatpanjang, MZK News – Jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjungan silaturahmi ke Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) di Jalan Dorak, Selatpanjang, Rabu (22/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi terkait agenda pendataan nasional.
Kepala BPS Kepulauan Meranti, Desi Ratna Sari, S.ST., M.Ec.Dev., memimpin langsung rombongan tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Muhammad Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pengurus adat.
Dalam pertemuan tersebut, Datuk Seri Afrizal Cik mengapresiasi langkah BPS yang merangkul tokoh adat. Ia menegaskan bahwa peran BPS sangat vital dalam memotret kondisi sosial dan ekonomi masyarakat secara akurat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Desi ke Balai Adat ini. Semoga ini menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara lembaga adat dan penyedia data negara,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.
Datuk Seri Afrizal juga menjelaskan peran strategis LAMR sebagai penjaga kearifan lokal. Menurutnya, lembaga adat siap membantu menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar program pendataan berjalan tanpa hambatan.
Sementara itu, Desi Ratna Sari menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari perkenalan diri usai dilantik Februari lalu. Ia secara khusus memohon dukungan para pemangku adat untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dimulai Mei mendatang.
Fokus utama Sensus Ekonomi tahun ini adalah mendata seluruh jenis usaha, mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar. Dukungan dari tokoh adat dinilai sangat efektif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kejujuran data.
“Kedatangan kami untuk meminta dukungan sosialisasi dari Datuk dan Puan pengurus LAMR. Kami akan mendata seluruh jenis usaha untuk memetakan kekuatan ekonomi daerah,” ungkap Desi Ratna Sari.
Selain persiapan sensus, Desi menambahkan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data potensi desa. Data ini mencakup infrastruktur, kesehatan, hingga lembaga keuangan yang nantinya akan menentukan indeks kesulitan geografis sebuah wilayah.
Indikator tersebut sangat krusial karena menjadi dasar penentuan alokasi dana desa agar sesuai dengan kebutuhan pembangunan di lapangan. Oleh karena itu, sinergi dengan tokoh adat diharapkan dapat meningkatkan validitas data yang dikumpulkan petugas.
Pertemuan ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan dan sesi foto bersama. Ketua Umum DPH LAMR bersama pengurus juga melakukan pembuatan video dukungan resmi demi suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Reporter: Rosbinnner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina


