DPRD Barito Utara Dukung Pembangunan IPA Baru 2026 Guna Atasi Keluhan Air Keruh
Muara Teweh, MZK News – Rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru pada tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis bagi pelayanan publik di Barito Utara. Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi konkret atas persoalan distribusi air yang selama ini dikeluhkan oleh para pelanggan.
Peningkatan infrastruktur pengolahan air tahun ini diharapkan mampu menjawab keluhan klasik terkait air yang sering keruh dan aliran yang tidak merata. Penambahan kapasitas produksi menjadi kunci utama agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Anggota Komisi II DPRD Barito Utara, Gun Sriwitanto, S.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang diambil pihak PDAM tersebut. Menurutnya, langkah ini adalah jawaban atas penantian panjang masyarakat yang mendambakan kualitas air standar kesehatan.
Sebagai legislator yang membidangi pembinaan BUMD, Gun menilai pembangunan IPA sangat mendesak untuk segera direalisasikan. Keterbatasan infrastruktur lama selama ini menjadi pemicu utama tersendatnya distribusi, terutama saat memasuki musim penghujan.
“Kami dari Komisi II sangat mengapresiasi rencana PDAM membangun instalasi pengolahan air baru. Ini langkah tepat yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ucap Gun Sriwitanto, Selasa (20/1/2026).
Nantinya, penggunaan teknologi pengolahan yang lebih modern pada IPA baru diharapkan mampu menghasilkan air yang lebih jernih. Hal ini penting agar air baku yang diolah tetap memenuhi standar kelayakan meskipun kondisi sumber air sedang menurun.
Persoalan distribusi yang tidak lancar ke sejumlah wilayah layanan juga menjadi perhatian serius pihak legislatif. Dengan peningkatan kapasitas produksi, diharapkan seluruh pelanggan di wilayah pelosok sekalipun dapat merasakan aliran air yang stabil.
“Distribusi yang tersendat dan air keruh adalah keluhan klasik. Dengan adanya IPA baru, kami berharap kapasitas produksi meningkat dan bisa langsung dirasakan pelanggan,” tambah politisi PPP tersebut.
Komisi II DPRD Barito Utara menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah PDAM, baik dari sisi penganggaran maupun pengawasan. Dukungan ini bertujuan agar proyek strategis ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif maupun teknis.
Gun juga menekankan pentingnya proses perencanaan yang matang dan transparan dalam pengadaan proyek ini. Studi kelayakan yang komprehensif harus menjadi dasar utama agar fasilitas yang dibangun dapat berfungsi maksimal dalam jangka panjang.
“Semoga perencanaan pembangunan IPA dilakukan secara matang melalui studi kelayakan yang komprehensif serta proses pengadaan yang transparan,” pungkas Gun menutup keterangannya.
Reporter: Carli Silitonga
Editor: Martha Syaflina


