Lion Club Gelar Kegiatan Solidaritas untuk Sesama, Sehat Tubuhnya, Sukses Usahanya

Foto: Para Peserta seminar (Foto: IST)

Tangerang, MZK News – Lion Club menggelar acara Seminar Kesehatan Daun Kelor dan Diabetes diselenggarakan di Rumah Sakit Bethsaida, Pakulonan Barat, Kelapa Dua. Kabupaten Tangerang.

Acara tersebut dihadiri oleh Steven Jansen atau President Lion Club, Prof. Dr. Tualar Simamarta, Guru Besar Unpad, Dona Yurike Sidabutar, S.S.,MSi., Ketua DPP Masayarakat Indonesia Maju, Theresia Megawati, Anggota DPRD Kota Tangerang, dr. Rochismandoko, Sp.PD, Dokter Specialis Diabets, Drs. Alexander Prabu. MPd.,M.H., Ketua Fraksi PSI DPRD Tangsel, Emanuella Ridayati. S.Pd., Anggota Fraksi PSI DPRD Tangsel, Nancy Wulandari, Ketua UMKM Bersinar Tangerang, dan ratusan para peserta yang hadir, Sabtu (28/01)

Steven Jansen, Ketua Panitia, dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang para peserta dan selamat menikmati kegiatan yang harus diikuti sampai dengan selesai, dimana acara ini dengan yel yel ” Solidaritas Untuk Sesama, Sehat tubuhnya Sukses Usahanya”.

“Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah berjibaku atas terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Selain itu, Budi Haryono, General Manager RS Bethsauda, menjelaskan, bahwa diakhir acara nanti ada presentasi dari Narasumber yang bisa dinikmati, seperti diketahui, baru saja RS Betshaida berulang tahun yang ke-10, dimana RS Betshaida terpilih dari BPPJ, sebagai salah satu Rumah Sakit dengan Pelayanan Prima.

“Semoga keberadaan Rumah Sakit ini
bermanfaat buat kita semua,” harapnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, dimana Visi dan Misi Rumah Sakit Betshaida, adalah Rumah Sakit Betshaida Menjadi Rumah Sakit Unggulan Pertama. Sementara Misi adalah Melayani Pelayanan Terbaik dalam pelayanan masyarakat.

“Ini terbukti RS Betshaida pada Tahun 2012 memdapat Rumah Sakit Bintang Lima dan sudah Terakreditasi, dimana unggulannya adalah penyakit Jantung dengan sarana prasarana 200 kamar tidur pasien,” jelasnya.

Sedangkan, Dona Yurike Sidabutar, Ketua Umum DPP MIM, dengan ucapan banyak terima kasih kepada semua pihak, dimana pihaknya sangat bangga. Dimana ini merupakan satu terobosan bagi Lion Club dalam upaya menjaga kesehatan.

“Kita sehat kita bisa lakukan apa saja. Jadi pihaknya, (MIM) saat ini ada di 23 Provinsi di seluruh Indonesia, di mana seluruh pengurus dan anggota sudah terpagari, aman dan Kondusif,” ucap Dona.

Dimana pihaknya, lanjutnya, juga akan menyoroti kinerja Pemerintah akan nasib masyarakatnya. Karena masyarakat itu yang memberi gaji pemerintah melalui pajak yang dibayar dan rencana lonucing MIM untuk DPD Jawa Tengah pada bulan Maret 2023.

Adapun Guru besar Unpada, Prof. Dr. Tualar Simamarta mengatakan bahwa bagaimana badan sehat, perlu makanan, perlu dari pertanian, semua dari pertanian, kini pertanian ada di Perkotaan dan semua masyarakat harus bisa berpatisipasi, dengan pemanfaatan Matahari sangat berguna sekali.

“Tanaman kelor sebagai tanaman ajaib. Banyak kegunaannya, untuk tanaman ini bisa ditanam dimana saja, baik di taman, di rumah, di kebun dan dimana saja, tidak memerlukan lahan yang luas. Dimana tanaman ini asli dari Indonesia,” kata Tualar Sumamarta.

Lanjutnya, UMKM bisa berbasis Daun Kelor, dimana daun kelor harus dijual mahal, ketika ia tahu daun kelor itu kemanfaatannya ada 38 macam kegunaannya. Jadi segala bidang ada di dalamnya, makanya ia dinamakan tanaman Ajaib.

Kemudian, Dr. Rochismandoko, Sp.PD., Kemb. Finansim Face, menjelaskan tentang masalah penyakit Diabets, di mana diabet itu adalah ibu dari segala penyakit, dan penyakit Diabets pengobatannya dilakukan seumur hidup.

“Tanda-tanda penyakit ini sering kencing terus. Pada tahun 1954-1956, Charles Beatrixe, mengatakan, bahwa calon Diabets dapat dipastikan akan meninggal dunia, maka cara pengobatannya menggunakan Insuline, kalau di Indonesia anatara 1-10 orang dalam usia 10 tahun s/d 15 tahun, dipastikan kena Diabets, dan terbanyak adalah kaum perempuan, yang ironis ada pada pegawai PNS/TNI/Polri. Penyakit Diabets itu sangat berat, 50% gangguan mata, gangguan ginjal, dan stroke (Sering Kencing).(rilis).

Reporter: Linna

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *