Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Didampingi Direktur RSUD Lahat Jenguk Korban Penyiraman Cuka Parah

Foto: Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, didampingi Direktur RSUD Lahat, beserta Rombongan saat mengunjungi Yunita Korban Penyiraman Cuka Parah (Foto: IST)

Lahat, MZK News – Ketua TP PKK Kabupaten Lahat Ny. Lidyawati Cik Ujang, S.Hut., M.M., didampingi Direktur RSUD Lahat, Dr. Hj Erlinda ZA, M.Kes., beserta rombongan mengunjungi Yunita (33), korban penyiraman Cuka Parah.

Kini, Yunita bersama suaminya bisa tersenyum. Pasalnya kedatangan Ketua TP PKK, Kamis (15/09/2022) untuk menjenguk Yunita dikontrakannya di Desa Manggul, Kabupaten Lahat, guna memberikan sejumlah bantuan agar Yunita bisa berobat ke rumah sakit di Palembang.

Ny. Lidyawati Cik Ujang, bersama rombongan mendatangi kontrakan Yunita. Usai berbincang, Istri Bupati Lahat ini langsung mengarahkan Yunita, Kamis malam berangkat ke Kota Palembang untuk mendapatkan perawatan.

“Malam ini langsung kita berangkatkan ke Palembang. Kalau ditunda-tunda, kasihan lihatnya. Jika ada dermawan lain yang ingin bantu, bisa nyusul. Alhamdulillah bisa kita tolong, mudah-mudahan cepat sembuh,” ujar Lidyawati.

Foto: Ketua TP PKK Lahat, Lidyawati Cik Ujang, S.Hut., M.M., memberikan Motivasi kepada Yunita Korban penyiraman air Cuka Parah.

Saat berbincang, sesekali suara Lidyawati terdengar tersendat, prihatin atas musibah yang menimpa Yunita. Ia baru mengetahui ada warganya dalam kondisi seperti ini. Sembari memberikan bantuan uang, sembako dan kain, Lidyawati terus memberikan motivasi agar Yunita bisa tegar menghadapi musibah ini. Selama perawatan di Palembang, Lidyawati mengatakan, Yunita tidak perlu gusar, sudah disiapkan rumah singgah untuk suami dan anak Yunita menginap.

“Pemerintah daerah akan berupaya maksimal untuk kesembuhan Yunita. Apalagi anaknya masih kecil, kasihan dengan psikologis anaknya,” ucap Lidyawati, didampingi Direktur RSUD Lahat, Dr. Hj Erlinda ZA., M.Kes.

Yunita mengucapkan terima kasih, kepada Ketua PKK Kabupaten Lahat secara langsung melihat kondisi dirinya. Pasalnya sejak pasca kejadian Minggu (31/7/2022) pukul 06.25 WIB lalu, ia bersama suaminya sudah tidak lagi bisa mencari rezeki. Setiap hari suaminya terpaksa membantu merawat dirinya dan anaknya.

“Terima kasih ibu, semoga ibu selalu diberikan kesehatan. Kedatangan ibu, akan terus saya kenang,” ucap Yunita, dengan nada yang lirih,” ucap Yunita.

Reporter: Ujk/Heri

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.