DaerahFEATUREDNewsRegionalTOP STORIES

Polsek Lubuk Dalam Tangkap 3 Pelaku Pencurian Toko Andin Setelah Buron 7 Bulan

Siak, MZK News – Tim Unit Reskrim Polsek Lubuk Dalam berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar “Toko Andin” di Kampung Empang Baru, Selasa (21/4/2026). Tiga orang pria diringkus di wilayah Koto Gasib setelah sempat buron sejak September 2025 lalu.

Peristiwa ini menimpa korban, IM (45), pada Sabtu, 13 September 2025 dini hari. Saat cuaca hujan lebat, para pelaku menyatroni toko sekaligus kediaman korban di RT 004 RW 001, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak.

Aksi pelaku baru disadari oleh suami korban, Sukamto, saat hendak melaksanakan sholat Subuh. Ia menemukan pintu belakang toko sudah dalam keadaan rusak akibat dicongkel dan area meja kasir berantakan.

Berdasarkan rekaman CCTV, salah satu pelaku terlihat menggunakan jilbab untuk menutupi wajah dan kamera pengawas saat beraksi di area kasir. Sementara itu, dua pelaku lainnya menunggu di luar menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil menggasak barang berharga senilai kurang lebih Rp40.000.000. Barang yang hilang meliputi 5 unit handphone berbagai merek, termasuk iPhone 15, serta 40 slop rokok bermacam merek.

Setelah penyelidikan panjang, Kapolsek Lubuk Dalam, Iptu Marhengky, S.Sos., M.H., mendapatkan informasi keberadaan pelaku di wilayah Kuala Gasib. Pada Minggu, 19 April 2026, tim bergerak cepat melakukan penyergapan dan mengamankan para tersangka.

Tiga pria yang ditangkap adalah J (29) dan ES (40) sebagai pelaku utama, serta HS (30) yang berperan sebagai perantara penjualan barang bukti. HS diketahui menerima bagian sebesar Rp800.000 dari hasil penjualan iPhone milik korban.

Polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Scoopy biru, beberapa unit handphone, serta jilbab yang digunakan pelaku untuk mengelabui CCTV. Saat ini para tersangka telah ditahan di Mapolsek Lubuk Dalam.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengapresiasi kinerja jajarannya dalam mengungkap kasus yang meresahkan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Ini bukti Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom. Kami berkomitmen memberikan rasa aman bagi warga,” ucap AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk mencari sisa barang bukti lainnya yang belum ditemukan. Gelar perkara juga akan segera dilakukan guna memproses keterlibatan pihak lain yang diduga berperan sebagai penadah.

“Kami masih melakukan pengembangan dan berencana melakukan gelar perkara untuk menetapkan pihak lain yang terlibat,” pungkas Iptu Marhengky.

Reporter: Rosbinner Hutagaol
Editor: Martha Syaflina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds