Disambut Gubernur Sumbar, Kloter PDG 01 Menjadi Pendaratan Kepulangan Perdana Jemaah Haji se-Indonesia

Foto: Jemaah haji Kloter PDG 01 yang tiba di Bandara Internasional Minangkabau (Foto: IST)

Padang, MZK News – Melantunkan Bismillah, Gubernur Sumatra Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat, Han Sastri, menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Padang (PDG 01) di Aula Makkatul Mukkaramah Asrama Haji Embarkasi Padang, Jumat (15/07/2022) malam.

Gelombang pertama pemulangan Jemaah Haji Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi. Diawali oleh Debarkasi SOC/Jateng, PDG/Sumbar, JKS/Jabar, JKG/DKI dengan masing-masing dari kloter pertama. Lalu dilanjutkan debarkasi SOC/Jateng dan JKS/Jabar dari kloter kedua.

Jemaah Haji Kloter PDG 01 yang mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 21.30 WIB ini, menjadi pendaratan kepulangan pertama Jemaah Haji se Indonesia. Setelah melalui proses imigrasi, Kloter PDG 01 ini tiba di Asrama Haji Padang tepat pukul 23.10 WIB.

Tercatat sesuai manifes, Kloter PDG 01 ini berjumlah 393 orang dengan rincian 389 Jemaah Haji dan 4 Petugas. Untuk Jemaah Haji terdiri dari 236 wanita dan 153 pria. Sementara untuk petugas terdiri dari 3 pria dan 1 wanita.

“Selamat datang kembali di Ranah Minang kepada seluruh jemaah Kloter PDG 01. Semoga dalam keadaan sehat walafiat,” ucap Han Sastri mengawali sambutannya.

Han juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh petugas kloter yang telah memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Katanya, pelayanan yang diberikan oleh petugas kloter tentu akan bernilai ibadah.

“Semoga segala layanan para petugas menjadi amal jariah dan dinilai ibadah disisi Allah. Kami mendoakan semoga jemaah serta petugas memperoleh haji yang mabrur. Amiin,” lanjut Sekda Prov Sumbar ini.

Han berpesan, ada 3 aspek yang harus terus dilaksanakan dalam menjaga kemabruran hajinya. Pertama, Aspek Kepribadian yang artinya hendaknya terus berupaya melestarikan amalan yang sudah dilaksanakan selama di Tanah Suci Mekkah.

“Aspek Ubudiyah, seperti meningkatkan kualitas salat fardhu, melaksanakan salat dan puasa sunnah, membiasakan tilawah Qur’an dan menumbuhkan sifat peduli terhadap fakir miskin. Serta yang ketiga Aspek Sosial, seperti membiasakan diri salat berjamaah, menyantuni anak yatim dan mendamaikan orang yang sedang berselisih,” jelasnya.

“Inti kemabruran haji adalah apabila dapat jamaah haji dapat membentuk kepribadian jadi lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter: Edo

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.