Joni Anwar: Brandingkan Mentawai Sebagai Tujuan Dunia, Jangan Takut Datang ke Mentawai!

Foto: Kegiantan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga (Foto: IST)

Tua Pejat, MZK News – Salah satu usaha Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai membrandingkan pariwisatanya adalah melalui Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan Desa Wisata, Homestay, Kuliner, Souvenir dan Fotografer yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Olahraga Kepulauan Mentawai, di Tua Pejat, Rabu (8/6/22).

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Mentawai, Joni Anwar mengungkapkan, bahwa untuk membrandingkan Mentawai itu sebenarnya sudah tercipta melalui ombaknya yang sudah mendunia di kalangan para surfer, dimana para pemain surfing tidak merasa klop ke Indonesia kalo belum mencoba ombaknya Mentawai.

“Namun, hal itu jangan malah menjadi bumerang bagi kita wisatawan lokal untuk berkunjung ke Mentawai karena ombak besar itu hanya ada diwaktu-waktu tertentu saja. Dan sekarang juga sudah didukung oleh kemudahan transportasi kapal cepat, yang bisa menembus jarak tempuh 3 jam dari kota padang, jadi jangan takut datang ke Mentawai,” ucap Joni.

Oleh karena itu, Joni mengajak masyarakat untuk ikut mengangkat pariwisata di Kepulauan Mentawai melalui kreasi dan inovasi produk pariwisata unggulan.

Senada dengan itu, Direktur IT BPPD Sumbar, sekretaris Sumbar kreatif forum, Riswandi Sudarso (kiwi) menyebut, Mentawai punya brand yang sudah dikenal sejak dulu untuk budaya dan surfingnya.

“Jadi yang perlu di persiapkan sekarang adalah database literasi tentang Budaya Mentawai yang belum dikemas dengan baik. Pendukung brand seperti peta destinasi dan budaya yang dilengkapi dengan literasi yang menarik perlu disiapkan dengan pelatihan digital ini, diharapkan kita dapat memetakan kembali potensi desa wisata yang ada serta mencari tim kreatif di pokdarwis yang bisa mensupport data digital untuk informasi brand mentawai kedepannya,” harap Riswandi yang akrab dipanggil Kiwi.

Reporter: Novrianto

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.