Kompak NTB Menduga Pemkab Bima Gelapkan Tanah Eks Jaminan Woro

Foto: Ketua Komite Pemuda Anti Korupsi (Kompak NTB), Muh Yadin Faturrahman (Foto: IST)

Bima, MZK News – Ketua Komite Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK NTB), Muh Yadin Faturrahman menduga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menggelapkan tanah eks jaminan di Desa Woro, Kecamatan Madapangga selama bertahun-tahun.

Dugaan muncul, menyusul adanya nama-nama oknum yang menguasai tanah tersebut dengan Surat Tanda Pembayaran Pajak Tanah (SPPT) yang tanpa hak atas tanah berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah RI No 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah.

“Kami sudah mengantongi semua bukti penguasaan mereka tanpa hak atas tanah tersebut,” kata Jalu sapaan akrabnya kepada wartawan, Rabu (18/5/2022) malam.

Menurut dia, sejumlah objek tanah tersebut dikuasai oleh mereka tanpa melalui mekanisme dan prosedural pelelangan terlebih dahulu. Namun, dikuasai melalui seorang yang berprofesi advokad/pengacara yang berinisial SI asal Kota Bima.

“Saya sangat heran ko tanah aset daerah bisa dikuasai seenaknya begitu saja oleh orang yang tanpa haknya atas undang-undang dan ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Dia menduga juga peristiwa tersebut ada konspirasi antara inisial SI dan pihak Kabag Umum Setda Kab Bima yang mesti diusut tuntas. Pasalnya, setiap pengumuman pelelangan tanah oleh panitia atas seluruh aset daerah selama ini bahwa satu-satunya tanah yang tidak terdaftar di dalamnya adalah tanah eks jaminan di Desa Woro saja.

“Kami minta Sekda untuk mengobservasi kembali atas objek tanah tersebut agar klir masalahnya,” pungkas Jalu.

Sementara itu, pihak-pihak yang berkompeten di dalam berita ini belum dikonfirmasi dan masih membutuhkan informasi yang akurat.

Reporter: Muhtar Habe

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.