FRRAK Bogor Raya Akan Gelar Aksi di KPK

Foto: Para anggota FRRAK sedang koordinasi (Foto: IST)

Bogor, MZK News – Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK) Bogor Raya adalah front persatuan dari berbagai organisasi masyarakat Bogor Raya yang dibentuk pada  17 Mei 2022 di Markas Komando (Mako) Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Pendiri dari Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK) Bogor Raya adalah Doel Samson, Aliv Simanjuntak, Amir, Sugandi dan kawan-kawan.

Terbentuknya Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK) Bogor Raya disebabkan karena rasa kecewa serta rentetan peristiwa  terkait banyaknya pejabat yang bermasalah dengan hukum dan tertangkap tangan (OTT) oleh KPK, mulai dari Bupati, Ketua DPRD, Kepala SKPD dan beberapa Eselon lainnya. Oleh karena itu, FRRAK Bogor Raya mengajak kepada seluruh elemen untuk bisa mengawasi dan memberi masukan terkait persoalan tersebut kepada pejabat yang telah kita titipkan amanah untuk tidak menghianati kepercayaan masyarakat yang ada di Bogor.

Dalam wawancara singkat, Doel Samson selaku Kordinator Umum Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK) Bogor Raya, (18/05/2022), menyampaikan ucapan terima kasih dengan dibentuknya FRRAK Bogor Raya.

“Kita prihatin ya dengan kejadian maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan lain-lain, oleh karenanya kami berpikir perlu adanya sebuah gerakan moral bersama yang kita bentuk yaitu, Front Rakyat Anti  Korupsi Bogor Raya demi menyelamatkan pemerintahan Kabupaten Bogor itu sendiri. Dengan ini kami mengajak kita semua untuk menegakkan amar makruf nahi mungkar dan mari kita bersihkan birokrasi dari  Korupsi Kolusi dan Nepotime (KKN),” jelasnya.

Doel menyebutkan, dalam waktu dekat rencanaya dia akan melakukan aksi di KPK, terkait waktu akan dijadwalkan dalam waktu dekat ini dan perlu dipersiapkan terkait estimasi massa, sekitar ada 100 orang yang akan turun di KPK, insyaAllah aksi ini akan menggetarkan dan kita nyatakan perang terhadap korupsi.

“Pada aksi nanti yang akan disampaikan adalah tentang supremasi hukum, karena banyaknya permasalahan dan persoalan penanganan korupsi tidak pernah ada tindak lanjut ditingkat Kejaksaan Negeri Bogor, ini suatu teguran untuk Kajari Bogor, saya apresiasi kepada KPK terkait OTT Bupati Bogor,” ungkapnya.

Terakhir, Doel berharap, semoga Kabupaten Bogor kembali fitrah, kita baru selesai melaksanakan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri 1443 H/2022, FRRAK Bogor Raya mengajak kembali ke fitrah untuk Kabupaten Bogor tegar beriman.

Reporter: Basirun

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.