Ponpes Al-Zaytun Terima Kunjungan Aliansi PEREKAD Disaat Banyaknya Sorotan Negatif

Foto: Kunjungan Aliansi PEREKAD di Pondok Pesantren Al-Zaytun (Foto: IST)

Indramayu, MZK News – Maraknya sorotan negative tentang Pondok Pesantren Al-Zaytun bertentangan dengan Azas Idiologi Pancasila, dengan tuduhan, membangun idiologi tertentu yang bertentangan dengan Idiologi Pancasila justru malah menerima kunjungan ormas Kristiani.

Pondok Pesantren Al-Zaytun di Indramayu Jawa Barat juga menerima kunjungan dari Aliansi Perdamaian dan Keadilan (PEREKAD) seperti, Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia, Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur (PMKIT), Vox Point Indonesia (VPI) dan Persatuan Indonesia Mandiri (PIM) pada Kamis (12/05) siang pukul 11.00 WIB.

“Adapun kunjungan ini selain untuk silaturahmi Idul Fitri, kami ingin mengetahui hal yang sebenarnya terjadi di Pondok Pesantren Al-Zaytun,” terang Yusuf Mujiono, Ketua Umum PEWARNA Indonesia.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum seperti Pdt. Harsanto Adi (API), Urip Dwi Premono (PIM), Yohanes Handoyo (VPI) bersama rombongannya masing–masing.

Menurut Abdul Halim, salah satu pengurus Ponpes Al-Zaytun, rombongan yang datang kali ini merupakan tamu terbanyak yang pertama yang berjumlah 23 orang.

“Duduk seperti ini saja sudah toleran,” ujar Syaikh Dr. (H.C.) Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang Pimpinan PonPes Al-Zaytun yang turut membuka suara di meja besar bersama rombongan menikmati jamuan makan siang.

Kecurigaan masyarakat terhadap Ponpes. Al-Zaytun, sikap Pdt. Harsanto mengatakan, bahwa dengan duduk bersama dan berkomunikasi seperti yang sekarang ini dilakukan oleh dirinya dan teman-teman lainnya merupakan kunci untuk menghilangkan kecurigaan.

“Melihat apa yang dikerjakan oleh Syaikh Panji Gumilang merupakan karya nyata Ponpes Al-Zaytun yaitu, membangun 50 buah kapal yang dipusatkan di Eretan Wetan Indramayu adalah upaya menjaga kedaulatan negara, menggerakkan ekonomi terutama pemberdayaan nelayan sebagai ciri khas bangsa Indonesia yaitu seorang pelaut, sangat jelas warna nasionalis kebangsaan yang dimiliki oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Syaikh,” terang Pendeta pensiunan TNI terdengar tegas.

Reporter: Denny Zakhirsyah

Editor: Khoirul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.